3 Cara Turunkan Berat Badan Tanpa Harus Diet Ketat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 03/07/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Konsep diet, terutama untuk mengurangi berat badan, lekat dengan keadaan tersiksa karena Anda harus menahan lapar. Padahal sebenarnya, inti dari diet adalah mengatur kalori yang masuk dan yang keluar. Salah satu caranya adalah dengan mengatur pola makan. Anda mungkin sedang mempertimbangkan untuk mengurangi porsi makan Anda, tapi bagaimana caranya agar Anda tidak merasa tersiksa saat menjalani diet?

1. Pilih jenis makanan yang rendah kalori

Jika Anda terbiasa mengonsumsi sepiring nasi uduk lengkap dengan gorengan untuk sarapan, Anda bisa mengganti menu tersebut dengan yang lebih rendah kalori. Cobalah mengonsumsi nasi putih biasa lalu kurangi lauk pauk yang digoreng. Kurangi porsi karbohidrat dan perbanyak porsi sayur serta buah. Jika Anda sedang makan di luar, pilihlah menu yang lebih rendah kalori, misalnya memilih ayam yang dikukus atau dibakar dibanding ayam yang digoreng, untuk memotong kalori yang berasal dari minyak. Atau memilih kentang panggang dibanding kentang goreng juga dapat menjadi alternatif pilihan menu yang lebih rendah kalori. Dengan cara ini, Anda bisa menikmati makanan dengan porsi yang sama namun kalori yang masuk lebih sedikit.

2. Makanlah lebih sering

Kebanyakan orang Indonesia memiliki pola makan yang sama, yaitu tiga kali makan besar (sarapan, makan siang, makan malam) lalu diselingi dengan snack di antara jeda waktu makan. Katakanlah Anda memutuskan untuk menghilangkan makan malam dari menu Anda, yang mungkin terjadi adalah keesokan paginya Anda akan merasa sangat lapar dan akhirnya cenderung makan lebih banyak dari biasanya. Atau jika Anda sengaja makan dengan porsi yang sangat sedikit, sebelum waktu makan yang berikutnya tiba Anda akan merasa kelaparan dan akhirnya ngemil keripik, cokelat, dan biskuit untuk mengganjal perut. Anda kemudian frustrasi karena Anda sudah merasa diet, tetapi berat badan Anda tidak kunjung turun. Ini bisa jadi disebabkan oleh kalori berlebih yang berasal dari snack. Jika hal ini terjadi, Anda bisa mencoba pola makan sedikit tapi sering.

Jangan heran jika dengan metode ini Anda dapat makan 6-7 kali dalam sehari. Kuncinya adalah membagi porsi makanan yang biasa Anda makan sebanyak tiga kali, menjadi 6-7 kali. Misalnya, Anda terbiasa mengonsumsi sereal, susu, roti, dan buah ketika sarapan. Anda dapat membaginya menjadi sereal dan susu terlebih dahulu yang Anda makan, barulah 1-2 jam kemudian Anda bisa mengonsumsi roti dan apel. Dengan melakukan hal ini, Anda bisa menjaga kadar gula darah Anda tetap stabil sehingga mencegah Anda dari snacking yang dapat menambah asupan kalori Anda. Namun pastikan makanan yang Anda makan tetap merupakan jenis makanan yang rendah lemak dan kalori.

3. Hati-hati dengan GGL (gula, garam, lemak) tersembunyi

Gula, garam, dan lemak yang tersembunyi dalam makanan bisa jadi merupakan salah satu musuh utama Anda dalam berdiet. Terkadang tanpa sadar, Anda mengonsumsi gula, garam, dan lemak dalam jumlah lebih dan kemudian menyebabkan asupan kalori Anda meningkat. Ada rumus yang bisa Anda ingat untuk membatasi konsumsi gula garam lemak, yaitu G4 G1 L5. G4 artinya batas maksimal konsumsi gula dalam sehari adalah 4 sendok makan, G1 yaitu batas konsumsi garam dalam sehari adalah 1 sendok teh, dan L5 berarti batas konsumsi lemak dalam sehari adalah 5 sendok makan. Namun ini bukan berarti Anda dapat menambahkan 4 sendok makan gula dalam kopi Anda lalu Anda tetap bisa makan roti dengan selai. Ingat, roti dan selai pun mengandung gula.

Sebagai contoh, jika Anda mengonsumsi satu potong donat cokelat dan segelas soda, Anda sudah menghabiskan jatah konsumsi gula Anda dalam sehari. Karena, dalam satu potong donat cokelat bisa mengandung 1,5 sendok makan gula dan dalam segelas soda terdapat 2,5 sendok makan gula.

Tentu saja Anda tidak mungkin menghitung kadar gula, garam, dan lemak setiap kali Anda hendak makan sesuatu. Lalu bagaimana cara menyiasatinya? Konsepnya tetap sama, Anda bisa memilih jenis makanan dan minuman yang rendah kalori. Misalnya, dibanding dengan memesan soda untuk menemani makan siang Anda, cobalah untuk mengonsumsi air putih saja atau jus buah tanpa gula. Anda juga bisa mengganti camilan Anda dengan buah-buahan. Dengan cara sederhana ini Anda dapat menghilangkan kalori tersembunyi yang berasal dari gula, garam, serta lemak.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Rambut kering memang bikin penampilan terlihat kusam. Mari simak cara mengatasi rambut kering menggunakan 5 bahan alami pada penjelasan di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Berat Badan Turun, Bukan Berarti Lemak Tubuh Berkurang

Meski timbangan menunjukkan berat badan Anda 3 kg lebih ringan, kalau dietnya salah, jangan-jangan jumlah lemak tubuh tidak berkurang sama sekali.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Nutrisi, Hidup Sehat 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit

Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

Wajar jika merasa khawatir terhadap ketidakpastian di tengah pandemi COVID-19. Yuk, cari tahu solusi menghadapi kecemasan di new normal di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
menghadapi kecemasan di new normal
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit

6 Dampak Buruk Akibat Makan Tidak Teratur

Memang benar makan tidak teratur bisa bikin Anda cepat gemuk. Tapi dari sisi kesehatan, ada banyak efek samping buruk lainnya. Apa saja?

Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Nutrisi, Hidup Sehat 03/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit
sering kencing di malam hari

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
nokturia adalah

Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
kesehatan kandung kemih

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit