8 Penyebab Leher Anda Sering Terasa Pegal

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Anda mungkin pernah merasakan pegal di leher ataupun pundak yang menyebabkan rasa nyeri, kaku, dan tegang. Hal ini jelas sangatlah menyebalkan. Pasalnya, kekakuan yang terjadi di bagian leher membuat Anda tidak bisa leluasa menggerakan kepala, dan butuh sedikit perjuangan bagi Anda untuk sekedar menengok. Tak jarang Anda harus memalingkan seluruh badan agar bisa melihat sekeliling.

Jika pegal di leher terjadi secara terus menerus dan tidak ditangani secara serius hal ini dapat menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius, lho!

Berbagai penyebab Anda sering merasakan pegal di leher

1. Cedera

Ketika Anda mengalami kecelakaan kendaraan bermotor, kecelakaan saat olahraga, atau jatuh, hal ini memungkinkan menyebabkan cedera pada leher. Tanpa disadari, akibat cedera, otot dan ligamen di leher mengalami kerusakan sehingga Anda yang mengalami kekakuan di bagian leher.

2. Osteoarthritis

Osteoarthritis atau pengapuran sendi adalah kondisi yang disebabkan dari nyeri sendi karena faktor usia. Kondisi ini dapat menyebabkan kekakuan dan gerakan terbatas di berbagai sendi, termasuk leher.

3. Radang sendi

Gangguan autoimun ini mempengaruhi sendi yang dapat merusak jaringan di leher Anda. Kerusakan ini dapat mengakibatkan sakit dan kekakuan pada bagian leher, biasanya di bagian atas leher.

4. Saraf terjepit

Saraf terjepit terjadi karena arthritis, yaitu penyempitan kanal tulang belakang, atau herniated disk. Jika Anda mengalami saraf terjepit, hal ini akan menyebabkan leher menjadi kaku bahkan kadang-kadang menjalar dari lengan sampai kaki Anda.

5. Stres

Ketika Anda sedang stres, otot-otot Anda menjadi tegang. Leher kaku sering kali merupakan sinyal awal bahwa Anda merasa stres.

6. Fibromyalgia

Fibromyalgia adalah kondisi yang membuat penderitanya merasakan rasa sakit yang teramat di sekujur tubuh. Kondisi ini berlangsung lama dan sering berulang dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Gejala utama pada penyakit ini adalah merasakan rasa nyeri dan sakit seperti ditusuk-tusuk.

7. Kejang otot

Kejang otot terjadi ketika saraf Anda mengirim pesan ke otot-otot Anda yang menyebabkan mereka berkontraksi. Ketika Anda mengalami kejang di bagian otot leher, hal inilah yang menyebabkan leher menjadi kaku.

8. Meningitis

Meningitis adalah infeksi yang serius dan berpotensi mengancam nyawa, yang menyerang cairan yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang. Mengalami demam, sakit kepala, dan leher kaku adalah gejala umum dari meningitis.

Bagaimana cara mengatasi pegal di leher?

1. Olahraga peregangan

Lakukan olahraga peregangan sederhana seperti menggerakkan kepala ke atas dan ke bawah ataupun dari sisi ke sisi, dan dari telinga ke telinga. Lakukanlah secara perlahan-lahan saat bangun tidur, di sela-sela Anda bekerja sebagai sarana rileksasi ataupun saat sebelum tidur.

2. Melakukan pijat

Anda bisa melakukan pijat ke tukang urut profesional ataupun dengan pasangan Anda. Lakukan pijatan dengan lembut pada bagian leher menggunakan minyak kelapa atau zaitun.

3. Memilih bantal yang tepat

Untuk mengurangi rasa nyeri leher, Anda harus memilih bantal yang tepat. Gunakanlah bantal yang memang didesain untuk leher Anda.  Jika diperbolehkan oleh dokter, cobalah untuk tidak memakai bantal dan tidur dengan posisi berbaring.

4. Terapi es ataupun panas

Gunakan es untuk meminimalisir rasa sakit ketika Anda mengalami gejala nyeri leher dan peradangan selama dua sampai tiga hari. Setelah gejela mulai reda, beralihlah menggunakan air panas yang dibungkus dalam wadah untuk diletakkan di bagian leher ataupun digunakan ketika mandi.

5. Konsultasi ke dokter

Jika Anda mengalami nyeri leher yang semakin memburuk atau tidak mulai membaik dalam satu sampai dua minggu, segeralah konsultasi ke dokter. Pasalnya dokter akan segera memberi tahu ketika Anda mungkin membutuhkan perawatan yang lebih khusus untuk meredakan gejala yang Anda alami.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca