Atasi Sesak Napas yang Tiba-Tiba Datang dengan 3 Posisi Tubuh Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 04/11/2019 . 5 mins read
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda merasa sesak napas ketika melakukan suatu aktivitas dan bingung harus berbuat apa? Tak perlu panik, Anda bisa mengatasi masalah tersebut dengan mengubah posisi tubuh saat sesak napas. 

Berbagai posisi tubuh yang membantu saat Anda sesak napas

sesak napas saat berhenti merokok

Sesak napas atau dalam istilah medisnya, dispnea, merupakan sebuah kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan menghirup udara untuk bernapas. Walaupun kondisi ini termasuk umum, tentu dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan kepanikan, terutama ketika beraktivitas. 

Jika sesak napas yang Anda alami bukan pertanda dari suatu penyakit serius, Anda bisa mengatasi masalah ini dengan cara sederhana.

Hal ini dibuktikan melalui sebuah penelitian dari jurnal Multidisciplinary Respiratory Medicine, bahwa melatih pernapasan dan postur duduk dapat memengaruhi cara Anda bernapas. Selain itu, keduanya juga direkomendasikan sebagai pengobatan terapis pada penderita PPOK untuk meringankan dispnea mereka. 

Ini dia beberapa posisi tubuh yang dapat membuat Anda lebih relaks saat sesak napas. 

1. Posisi duduk

Menemukan posisi duduk yang lebih nyaman tentu dapat membantu Anda lebih rileks dalam mengatur napas. Terlebih lagi, ketika dispnea ini disebabkan oleh rasa cemas atau aktivitas yang berlebihan, posisi duduk biasanya cukup membantu meringankan gejalanya. 

a. Posisi duduk biasa

Sumber: Healthline

Posisi duduk yang satu ini cukup mudah dilakukan karena hanya memerlukan kursi sebagai tempat duduk dan membuat diri Anda lebih rileks ketika bernapas. 

  • Istirahatkan kaki Anda dan usahakan telapak kaki menginjak lantai. 
  • Condongkan dada sedikit ke depan. 
  • Letakkan siku di lutut. 
  • Sandarkan dagu ke arah tangan. 
  • Buat otot leher dan bahu Anda rileks atau tidak tegang. 
  • Ambil napas secara perlahan

b. Posisi duduk menggunakan bantal

Sumber: Healthline

Selain duduk biasa, Anda juga bisa melakukan posisi duduk dengan bantal agar napas lebih teratur. 

  • Mulailah dengan duduk di kursi di depan meja
  • Letakkan bantal di atas meja
  • Condongkan dada Anda sedikit ke depan. 
  • Usahakan agar telapak kaki Anda menyentuh lantai. 
  • Istirahatkan tangan Anda di atas meja
  • Buat leher dan bahu Anda lebih santai
  • Sandarkan kepala Anda di atas bantal 
  • Ambil napas secara perlahan. 

2. Posisi berdiri

Terkadang, saat sesak napas menyerang, tidak ada kursi yang bisa Anda pakai untuk melakukan posisi duduk untk meredakan gejala yang Anda alami. Apabila hal tersebut terjadi, Anda bisa melakukan dua posisi berdiri di bawah ini agar Anda bisa mengambil napas dengan benar. 

a. Menempelkan punggung ke dinding

Sumber: Healthline

Jika sesak napas datang tiba-tiba, hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah mencari dinding dan menempelkan punggung Anda. Selanjutnya, Anda bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini: 

  • Berdiri dengan melebarkan kaki selebar bahu. 
  • Dorong pinggul Anda ke dinding. 
  • Biarkan tangan bertumpu pada paha
  • Buat bahu lebih rileks
  • Condongkan tubuh sedikit ke depan
  • Ambil napas secara perlahan

b. Berdiri menggunakan meja atau perabotan lainnya

Sumber: Healthline

Selain dinding, Anda juga bisa memanfaatkan meja atau perabotan kokoh lainnya untuk membantu Anda menemukan posisi berdiri yang tepat saat Anda sesak napas. 

  • Cari perabotan yang tingginya di bawah bahu Anda, seperti meja. 
  • Berdiri di depan meja dan letakkan siku atau tangan Anda di sana. 
  • Condongkan tubuh Anda sedikit ke depan. 
  • Buat leher dan bahu lebih santai. 
  • Istirahatkan kepala di lengan Anda. 
  • Ambil napas secara perlahan.

3. Posisi tidur

Sumber: L-arginine Plus

Posisi tidur saat sesak napas sebenarnya sangat membantu mengatasi masalah yang menyebabkan ketidaknyamanan ini. Terlebih lagi, cara ini bisa Anda lakukan di rumah, terutama ketika baru bangun tidur dan mendapati diri Anda sulit mengambil napas. 

a. Posisi tidur menyamping

Posisi tidur menyamping memang menjadi favorit hampir semua orang dan dapat membantu mengatur napas ketika Anda kesulitan untuk menghirup udara. 

  • Berbaring dengan sisi kanan atau kiri, tergantung mana yang membuat Anda nyaman.
  • Letakkan bantal di antara kedua lutut. 
  • Buat kepala Anda lebih tinggi dengan satu atau dua bantal. 
  • Usahakan untuk membuat punggung Anda tetap lurus. 
  • Jangan lupa untuk santai dan ambil napas secara perlahan. 

b. Posisi tidur terlentang

Selain menyamping, posisi tidur yang baik saat Anda mengalami sesak napas adalah terlentang. 

  • Posisikan diri Anda untuk berbaring terlentang
  • Letakkan bantal di bawah lutut, sehingga lutut menjadi bengkok. 
  • Buat kepala Anda tinggi dengan satu atau dua bantal
  • Rileks dan ambil napas secara perlahan. 

Bagi beberapa orang mungkin melakukan posisi di atas saat mereka sesak napas cukup membantu. Akan tetapi, jika Anda telah mencoba cara di atas dan tidak berpengaruh apa-apa, sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Obat Sesak Napas yang Mudah Ditemukan di Apotek

Obat sesak napas untuk setiap orang tidak sama, tergantung dari apa penyebabnya. Lantas, apa saja obat yang tersedia di apotek untuk mengatasi sesak napas?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesehatan Pernapasan, Sesak Napas 11/11/2017 . 8 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengatasi sesak nafas napas

5 Cara Mengatasi Sesak Napas yang Terbukti Ampuh dan Cepat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15/11/2019 . 8 mins read
merasakan gejala covid-19

Sesak Napas Pada Malam Hari Mengganggu Anda? Atasi dengan 5 Cara Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 03/11/2019 . 4 mins read
sering sesak napas dispnea ppok

9 Gejala PPOK yang Harus Anda Waspadai

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 08/11/2018 . 8 mins read
manfaat Humidifier

5 Manfaat Humidifier (Pelembap Udara) Bagi Kesehatan Tubuh dan Lingkungan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 06/05/2018 . 4 mins read