Berbeda Dengan Pria, Ini Penyebab Utama Wanita Botak

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 31/08/2018
Bagikan sekarang

Rambut adalah mahkota bagi setiap orang, terutama untuk wanita. Maka itu, wanita tidak segan-segan menghabiskan sejumlah uang hanya untuk melakukan perawatan rambut di salon ternama. Meski telah dirawat sedemikian rupa, tapi tidak menutup kemungkinan akan timbul masalah rambut yang umumnya terjadi pada pria, yakni kebotakan. Sebenarnya apa, sih, yang memicu wanita botak?

Apa yang menyebabkan wanita botak?

Rambut yang rontok setiap hari sebenarnya normal terjadi. Namun, kalau helai rambut yang rontok sangat banyak bahkan hingga menyisakan kebotakan di area kepala Anda, tentu tidak bisa dianggap remeh.

Normalnya, helai rambut yang rontok seharusnya digantikan dengan pertumbuhan rambut baru. Namun, ada juga kebotakan yang sulit ditumbuhi rambut kembali padahal banyak yang rontok.

Sebagian besar kasus wanita botak disebabkan oleh alopecia androgenik. Alopecia androgenik adalah kondisi kebotakan pada wanita yang diwariskan secara turun-temurun karena faktor genetik. Gen kebotakan yang diturunkan pada wanita botak bisa didapat dari salah satu ataupun kedua orangtuanya. Sesuai namanya, hormon yang berperan dalam kondisi ini adalah hormon androgen.

Meski jumlah hormon androgen pada wanita tidak sebanyak dalam tubuh pria, tapi hormon ini memiliki berbagai fungsi penting dalam tubuh. Salah satunya dalam proses pertumbuhan rambut.

kebotakan rambut rontok setelah melahirkan

Kondisi medis juga bisa mengakibatkan kebotakan pada wanita

Penyebab wanita botak tidak melulu soal genetika saja. Kondisi medis yang Anda derita pun turut memegang andil sebagai faktor penyebab kebotakan lainnya. Terutama jika kondisi medis tersebut memengaruhi produksi hormon androgen dalam tubuh.

Munculnya tumor pada kelenjar pituitari dan ovarium, yang merupakan tempat dihasilkannya hormon androgen; serta serangan penyakit autoimun seperti alopecia areata, yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang folikel rambut juga bisa menjadi alasan lain wanita botak.

Di samping itu semua, efek samping dari konsumsi obat-obatan tertentu tak kalah sering menyebabkan kerontokan rambut parah yang dapat berujung pada kebotakan.

terkena kanker bertambah

Kebotakan pada wanita berbeda dengan pria

Kebotakan yang terjadi pada pria dan wanita tidak sama persis. Pada wanita botak, tanda awal yang muncul adalah jumlah helai rambut yang tidak setebal biasanya. Anda mungkin juga akan menyadari kalau kulit kepala bisa dengan mudah terlihat karena tidak tertutupi oleh rambut.

Uniknya, meski bisa dialami kapan saja, kebotakan pada wanita ini lebih sering terjadi ketika wanita sudah mulai memasuki usia paruh baya. Di sisi lain, ternyata faktor hormon akibat menopause juga bisa berkontribusi terhadap kebotakan pada wanita.

Fase pertumbuhan rambut baru pada wanita botak biasanya akan jauh lebih lambat. Tidak hanya itu, folikel rambut yang mengalami kebotakan umumnya akan berubah mengecil sehingga menyebabkan pertumbuhan rambut baru tidak sekuat rambut yang normal. Akhirnya, akan berdampak pada rambut yang mudah patah dan sulit untuk tumbuh kembali.

Yang perlu diingat, kebotakan pada wanita ini tidak terjadi di semua bagian kepala secara menyeluruh. Melainkan hanya menimbulkan kekosongan di beberapa area kulit kepala tertentu saja.

Maka itu, bila kerontokan rambut yang Anda alami tidak normal, segera periksa ke dokter. Apalagi jika mulai terlihat beberapa area kulit kepala yang botak. Nantinya dokter yang akan memeriksa apakah Anda mengalami kebotakan atau hanya kerontokan rambut biasa.

Untuk beberapa kasus, dokter biasanya akan meresepkan berbagai obat rambut rontok maupun tindakan medis lainnya guna merangsang pertumbuhan rambut baru. Semakin cepat kondisi Anda ditangani, maka akan semakin kecil pula dampak buruk yang mungkin Anda alami akibat kebotakan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Alopecia (kebotakan)

Alopecia atau kebotakan adalah kondisi medis. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, serta cara mengontrol dan mencegah kebotakan di Hello Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi

5 Tips Jitu Menumbuhkan Rambut Dengan Cepat dan Aman

Ada banyak hal yang bisa membuat rambut mudah rontok sehingga lama-lama menipis. Intip artikel ini untuk cari tahu cara menumbuhkan rambut dengan cepat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Bisakah Rambut Botak Karena Alopecia Tumbuh Kembali?

Kebotakan akibat alopecia bisa dialami siapa saja, bahkan anak-anak sekalipun. Lantas, apakah bisa menumbuhkan rambut botak setelah alopecia?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji

Hati-hati, Kebotakan di Usia Muda Bisa Jadi Tanda Pria Tak Subur

Rambut botak berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Namun kebotakan di usia muda juga berkaitan dengan dengan penurunan kualitas sperma

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. William

Direkomendasikan untuk Anda

mencegah kebotakan pada pria

Cara Mencegah Pattern Baldness, Kebotakan yang Umum Terjadi Pada Pria

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 08/01/2020
penyebab kebotakan

Katanya, Sering Pakai Topi Bisa Bikin Pria Cepat Botak. Benarkah?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 14/11/2018
obat penumbuh rambut

4 Jenis Obat Penumbuh Rambut, dari yang Kimiawi Hingga Alami

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 15/10/2018
garis rambut mundur sekitar dahi

Garis Rambut di Sepanjang Dahi Mundur? Hati-hati, Ini Tanda Anda Mulai Botak

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 26/09/2018