5 Penyebab Ingin Buang Air Kecil Terus Menerus (Overactive Bladder)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19/10/2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Desakan ingin buang air kecil terus dikenal dengan kandung kemih overaktif atau overactive bladder (OAB). Kondisi ini cukup menyusahkan karena perasaan ingin kencing terus menerus tanpa mengenal situasi dan kadang tidak bisa kendalikan. Sebenarnya, apa saja yang menyebabkan kandung kemih jadi terlampau aktif dan sensitif? Cari tahu jawabannya pada ulasan berikut ini.

Kenapa saya ingin kencing terus menerus?

Kandung kemih adalah kantung tempat menyimpan urine yang dihasilkan oleh ginjal. Saat urine penuh, otot sekitar kandung kemih akan berkontraksi, merangsang saraf untuk mengirimkan sinyal pada otak. Kemudian, otak akan menerjemahkan sinyal tersebut dan memerintahkan Anda untuk segera bergegas ke kamar mandi.

Namun, pada orang dengan kondisi tertentu, kandung kemih sering bermasalah, yaitu sering berkontraksi tanpa sengaja. Padahal, urine yang terkumpul belum penuh dan siap didorong ke bagian uretra untuk dibuang. Kondisi inilah yang menggambarkan kandung kemih terlalu aktif sehingga membuat Anda ingin buang air kecil terus.

Dilansir dari laman Health Line, kontraksi otot kandung kemih yang tidak disengaja memang penyebab utama Anda ingin kencing terus menerus. Namun, beberapa kondisi juga bisa menyebabkan kandung kemih overaktif bagian dari gejalanya, seperti:

1. Kelainan sistem saraf (gangguan neurologis)

Beberapa masalah pada saraf yang menyebabkan OAB, antara lain:

  • Penyakit Parkinson (gangguan progresif pada sistem saraf yang memengaruhi kemampuan gerak)
  • Multiple Sclerosis (masalah sistem imun yang memengaruhi sel saraf dalam otot dan tulang belakang)
  • Stroke (terganggunya fungsi otak akibat asupan darah yang terhambat atau tidak tercukupi)

2. Kerusakan saraf

Beberapa kondisi yang menyebabkan rusaknya saraf sehingga OAB bisa terjadi, meliputi:

  • Komplikasi diabetes yang sudah merusak saraf (neuropati diabetik)
  • Anak yang lahir dengan cacat tabung saraf
  • Adanya infeksi di otak atau sumsum tulang belakang
  • Trauma pada tuang belakang, panggul, atau perut akibat cedera atau operasi

3. Infeksi saluran kemih (ISK)

ISK dapat meningkatkan aktivitas otot kandung kemih sehingga memicu rasa ingin kencing terus menerus. Gejala lain yang meliputi adalah rasa nyeri dan sensasi terbakar saat buang kecil.

4. Penyumbatan di kandung kemih

Adanya batu, pembesaran prostat, atau tumor pada kandung kemih bisa merangsang kontraksi otot kandung kemih. Hal ini menyebabkan perasaan ingin buang air jadi lebih sering, namun aliran urine yang dikeluarkan sangat lambat atau lemah.

5. Kehamilan dan menopause

Adanya janin pada rahim membuat tekanan pada kandung kemih. Tekanan tersebut merangsang otot kandung kemih untuk berkontraksi dan mendorong urine keluar. Kondisi menyebabkan ibu hamil jadi sering buang air dan kadang tidak bisa dikendalikan.

Selain ibu hamil, wanita yang mengalami menopause juga akan mengalami OAB. Tingkat hormon estrogen yang menurun menyebabkan otot kandung kemih dan uretra melemah. Kondisi ini menyebabkan desakan ingin buang air tanpa bisa dikendalikan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Punya Diabetes Jadi Bikin Lebih Sering Buang Air Kecil?

Selain sering kehausan, para diabetesi juga terganggu dengan hasrat ingin buang air kecil terus. Ini alasannya kenapa diabetes bikin sering buang air kecil.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Diabetes, Health Centers 06/02/2019 . Waktu baca 4 menit

Endometriosis Bikin Perempuan Lebih Sering Bolak-Balik Pipis. Kenapa?

Gejala endometriosis biasanya ditandai dengan nyeri haid yang sakitnya minta ampun. Namun yang lainnya malah jadi lebih sering pipis. Kenapa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Tips Sehat 17/11/2018 . Waktu baca 4 menit

Panduan Diet Sehat Bagi Anda yang Sering Kebelet Kencing Tiba-tiba

Kandung kemih overaktif (OAB) membuat seseorang kebelet pipis terus. Nah, orang dengan kondisi ini harus menjaga pola makan. Intip diet sehatnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 05/11/2018 . Waktu baca 4 menit

Mulai Usia Ini, Pria Wajib Konsultasi ke Dokter Urologi Secara Berkala

Di usia yang bertambah tua, pria dianjurkan untuk rutin ke dokter urologi untuk memeriksakan kesehatan sistem kemih dan reproduksinya. Kenapa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Tips Sehat 30/10/2018 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

toilet training

Anak Sering Buang Air Kecil, Mungkinkan Tanda Kandung Kemih Overaktif?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 01/10/2019 . Waktu baca 6 menit
pantangan untuk kandung kemih overaktif

5 Pantangan Penderita Overactive Bladder Agar Tak Terus Bolak-balik ke Toilet

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 21/09/2019 . Waktu baca 4 menit
gejala diabetes insipidus

3 Gejala Paling Khas Diabetes Insipidus yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 26/08/2019 . Waktu baca 4 menit
komplikasi diabetes insipidus adalah

Sering Dikira Penyakit Gula, Hati-hati Dengan Komplikasi Diabetes Insipidus

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 26/07/2019 . Waktu baca 3 menit