Ganglion, Benjolan di Pergelangan Tangan, Apakah Bahaya?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Meski cukup lazim ditemukan, ganglion masih mengundang banyak misteri dan kebingungan di sana-sini.

Apa itu ganglion?

Ganglion adalah tumor atau pembengkakan non-kanker di atas sendi atau selubung penutup tendon (jaringan yang menghubungkan otot ke tulang). Ganglion paling umum ditemukan di bagian atas pergelangan tangan, sisi telapak pergelangan tangan, pangkal jari di sisi telapak, dan bagian atas sendi ujung jari.

Kista ganglion sering terasa seperti benjolan halus di bawah kulit dan penampilannya menyerupai balon air bertangkai. Benjolan kista berisi cairan bertekstur seperti gel kental lengket, tidak berwarna namun jernih. Ukuran benjolan bisa berkisar sekecil kacang polong hingga sebesar bola golf. Tergantung pada ukurannya, kista mungkin terasa padat atau kenyal.

Kista ganglion pada pergelangan tangan atas (sumber: American Society for Surgery of the Hand)

Ganglion adalah tumor jinak, tidak berbahaya dan tidak akan menyebar ke daerah lain. Jika ganglion tidak menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan, benjolan dapat dibiarkan sendiri dan dapat kempis tanpa pengobatan, meski prosesnya bisa bertahun-tahun. Kista dapat terasa menyakitkan jika posisinya menekan saraf di dekatnya. Kadang, wilayah di sekitar kista bisa merasa mati rasa. Gerakan persendian dan kekuatan genggaman di tangan yang memiliki kista juga dapat terpengaruh.

Apa penyebab kista ganglion?

Tidak ada yang tahu persis apa penyebab pertumbuhan ganglion. Benjolan tampaknya muncul ketika cairan sinovial (pelumas sendi atau tendon) bocor dan menggenang di dalam kantung.

Satu teori menduga bahwa trauma menyebabkan jaringan sendi jadi pecah sehingga membentuk kista-kista kecil yang kemudian bergabung menjadi sebuah massa yang lebih besar dan nyata. Teori yang paling mungkin melibatkan cacat dalam kapsul sendi atau selubung tendon yang memungkinkan jaringan sendi mennonjol keluar.

Namun, ada beberapa faktor risiko yang membuat beberapa orang bisa memiliki ganglion:

  • Usia dan jenis kelamin: ganglion dapat menyerang siapa saja, tapi paling sering ditemukan pada wanita berusia 20-30 tahunan.
  • Cedera: sendi atau tendon yang pernah terluka di masa lalu lebih mungkin untuk mengembangkan kista.
  • Aus karena penggunaan berlebih: orang-orang yang terlalu sering menggunakan sendi tertentu lebih mungkin untuk memiliki benjolan kista. Pesenam perempuan, khususnya, sangat rentan mengembangkan ganglion.
  • Osteoarthritis: orang yang memiliki arthritis pada persendian jari yang paling dekat kuku berada pada lebih risiko tinggi terkena kista di dekat persendian tersebut.

Apa ciri dan gejala ganglion?

Kista ganglion relatif mudah untuk didiagnosis.

  • Lokasi: selalu dekat persendian, paling sering di bagian luar pergelangan tangan. Lokasi yang paling umum berikutnya adalah pergelangan kaki dan kaki. Pada kasus yang lebih jarang, kista dapat muncul di daerah lutut.
  • Bentuk dan ukuran: benjolan cenderung oval atau bulat sempurna, diameter antara 1-3 cm, dan mungkin terasa lunak atau sangat keras saat disentuh. Beberapa kista bisa berukuran amat kecil sehingga tidak dapat dirasakan. Ukuran kista bisa berubah-ubah, seringnya membesar seiring penggunaan persendian yang berulang. Benjolan dapat timbul-tenggelam tiba-tiba, namun dapat kembali lagi di waktu lain.
  • Rasa sakit: tidak biasanya menyakitkan saat disentuh. Tetapi jika benjolan menekan saraf — bahkan jika kista terlalu kecil untuk membentuk benjolan — kista dapat menyebabkan nyeri, kesemutan, mati rasa, atau kelemahan otot.

Dokter biasanya akan menyinari benjolan untuk dapat melihat apakah isinya transparan atau buram. Cairan ganglion akan tampak jelas jernih dan kental. Metode pencitraan alternatif (rontgen, USG dan MRI) kadang digunakan jika ada keraguan dalam diagnosis. Tes ini akan mengesampingkan hasil yang lebih serius lainnya, seperti kanker atau arthritis.

Bagaimana cara mengobati ganglion?

Dalam banyak kasus, kista ini hanya dapat diamati, terutama jika benjolan tidak menimbulkan rasa sakit karena pada umumnya ganglion dapat mengempis spontan.

Jika kista menjadi menyakitkan, batasi aktivitas menggunakan persendian tersebut, atau jika rasa sakitnya luar biasa, ada beberapa pilihan pengobatan yang tersedia. Penggunaan splint (alat bantu ortopedi) dan obat antiperadangan dapat diresepkan dokter untuk mengurangi rasa sakit yang terkait dengan penggunaan sendi.

Prosedur medis biasanya hanya direkomendasikan jika kista menyebabkan rasa sakit atau jadi sangat membatasi gerak sendi. Dua pilihan pengobatan utama untuk kista adalah:

  • Pengeluaran cairan dari kista dengan jarum suntik — prosedur ini disebut aspirasi
  • Bedah pengangkatan kista. Prosedur bedah biasanya sukses, meski kadang kista bia kambuh muncul kembali.

Dokter dapat merekomendasikan pilihan pengobatan terbaik untuk Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sering Merasa Kebelet Pipis Saat Berhubungan Seks, Normalkah?

Mengompol bukan cuma dialami oleh bayi dan balita. Tak jarang ada orang dewasa yang tak sengaja ngompol, terutama saat seks. Apa penyebab ngompol saat seks?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Seks & Asmara 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Dari Mana Datangnya Intuisi? Dan Kenapa Harus Kita Turuti?

Setiap orang memiliki intuisi, sebagian mempercayai intuisinya dan sebagian lagi tidak. Sebenarnya, apa itu intuisi? Dan kenapa kita perlu mengikutinya?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Fakta Unik 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Mana yang Lebih Sehat Buat Payudara: Bra Biasa Atau Berkawat?

Saat memilih bra, Anda mungkin bimbang antara bra kawat atau bra biasa tanpa kawat. Yuk, simak pertimbangan dari para ahli berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Apa Bedanya Eksim Basah dan Eksim Kering?

Eksim adalah kondisi peradangan kulit yang membuat kulit gatal, memerah, dan pecah-pecah. Lantas, apa bedanya eksim kering dan eksim basah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Penyakit Kulit, Dermatitis 8 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat herbal dan alami untuk kanker prostat

Pedoman Memilih Suplemen dan Obat Herbal yang Aman Dikonsumsi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
tips menjaga kesehatan gigi dan mulut

11 Prinsip Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Sehari-hari

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
cara masturbasi wanita

Panduan Masturbasi Aman untuk Perempuan, Bagaimana Caranya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
persiapan naik gunung

7 Hal yang Harus Anda Persiapkan Sebelum Naik Gunung

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit