Rontgen Ekstremitas

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu rontgen ekstremitas?

Rontgen ekstremitas adalah proyeksi gambar dari tangan, lengan, pergelangan tangan, kaki, lutut, telapak atau pergelangan kaki Anda. X-ray ini dilakukan jika dilaporkan adanya keluhan retak pada tulang atau dislokasi persendian. Tes ini juga dilakukan untuk memeriksa kemungkinan cedera atau kerusakan yang diakibatkan kondisi tersebut, seperti infeksi, arthritis, pertumbuhan abnormal tulang (tumor), atau masalah-masalah tulang lainnya, seperti osteoporosis.

Rontgen atau x-ray adalah bentuk dari radiasi, menggunakan energi sinar atau gelombang radio, yang memancarkan sinar, seperti sinar pada lampu senter. Sinar X-ray dapat menembus sebagian besar obyek, termasuk tubuh manusia. Cara kerjanya adalah dengan memindai menggunakan detektor yang akan mencetak sebuah film atau dipantulkan langsung ke komputer. Jaringan-jaringan tebal, seperti tulang, akan menyerap energi dari sinar x-ray dan terlihat putih pada proyeksi gambar. Jaringan lain yang lebih tipis, seperti otot dan organ tubuh, tidak akan menyerap banyak energi sinar x-ray dan akan membuatnya berwarna keabu-abuan pada proyeksi gambar. Sinar x-ray yang terpancar melewati udara, seperti melewati paru-paru, akan terlihat hitam.

Kapan saya harus menjalani rontgen ekstremitas?

Dokter Anda mungkin akan merekomendasikan prosedur rontgen ekstremitas untuk memeriksa kondisi-kondisi di bawah ini:

  • tulang yang retak atau patah
  • infeksi
  • arthritis
  • tumor tulang
  • dislokasi (persendian yang terdorong keluar dari posisi normal)
  • pembengkakan
  • penggumpalan cairan pada persendian
  • pertumbuhan abnormal pada tulang

Anda mungkin juga akan memerlukan X-ray untuk memastikan cedera, seperti patah lengan, pulih dengan benar.

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani rontgen ekstremitas?

Anda mungkin perlu bertanya pada dokter Anda mengenai kadar radiasi yang akan digunakan selama prosedur dan risiko-risiko terkait pada kondisi yang Anda keluhkan. Penting untuk selalu mengumpulkan dan menyimpan semua riwayat paparan radiasi, seperti gambaran-gambaran hasil X-ray terdahulu, agar Anda dapat mendiskusikannya dengan dokter Anda. Risiko yang berhubungan dengan paparan radiasi mungkin terkait dengan jumlah kumulatif riwayat pemeriksaan X-ray dan/atau terapi lainnya dalam jangka waktu lama.

Jika Anda sedang hamil atau akan hamil, Anda harus informasikan hal ini dengan dokter Anda. Paparan radiasi selama masa kehamilan mungkin berisiko cacat janin. Jika menurut dokter pemeriksaan X-ray diperlukan, tindakan pencegahan khusus akan dilakukan untuk meminimalisir efek paparan radiasi pada janin.

Kemungkinan akan risiko lain dapat terjadi tergantung dari kondisi kesehatan Anda saat menjalankan tes. Pastikan untuk selalu berdiskusi dengan dokter Anda sebelum prosedur.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani rontgen ekstremitas?

Informasikan dokter Anda jika Anda sedang dalam masa kehamilan. Lepaskan semua perhiasan yang ada pada sekitar area yang akan dipindai. Anda tidak perlu untuk melakukan apapun sebelum melakukan X-ray.

Bagaimana proses rontgen ekstremitas?

Prosedur dilakukan di bagian radiologi rumah sakit atau di ruangan dokter Anda oleh petugas radiologi. Anda akan diminta untuk melepas pakaian dan perhiasan pada bagian tubuh yang akan dipindai. Kemudian, Anda akan diminta untuk memposisikan bagian tubuh tersebut mendatar pada meja X-ray. Tidak dianjurkan untuk bergerak selama prosedur. Anda juga akan diminta untuk menahan napas sementara gambar dipindai agar hasil proyeksi tidak buram. Prosedur ini terbilang cepat dan tidak sakit.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani rontgen ekstremitas?

Khusus kasus gawat darurat, dokter akan langsung dapat mengetahui hasil awal dari X-ray dalam beberapa menit. Umumnya, petugas radiologis akan memberikan hasil tes sehari setelah prosedur.

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Hasil normal
Normal:Tulang, persendian, dan jaringan organ terlihat normal dan berfungsi baik. Tidak ditemukan partikel/benda asing, seperti pecahan besi atau kaca.
Tidak ditemukan infeksi dan tumor pada tulang.
Persendian berfungsi normal, tidak terdeteksi adanya dislokasi atau tanda-tanda arthritis.
Letak semua persendian berada di tempat yang seharusnya.
Hasil abnormal
Abnormal:Terdeteksi adanya keretakan pada tulang.
Ditemukan partikel/benda asing, seperti pecahan besi atau kaca.
Ditemukan tumor pada tulang.
Ditemukan tanda-tanda pendarahan atau infeksi, seperti penggumpalan darah, pus, atau gas.
Terdeteksi adanya dislokasi.
Tulang mungkin akan menunjukkan tanda-tanda kerusakan akibat penyakit, seperti osteoporosis, osteoarthritis, gout, Paget’s disease, atau arthritis rematoid pada telapak tangan atau kaki.
Adanya pembengkakan pada jaringan organ, walaupun tulang terlihat normal.
Terdapat infeksi, atau bagian-bagian yang longgar atau aus pada sendi buatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tiba-Tiba Susah Kentut? Tak Perlu Pusing, Begini Cara Mengatasinya

Pernah merasakan tidak bisa kentut? Tentu rasanya sangat mengganggu dan membuat perut terasa sakit. Tenang, atasi masalah susah kentut dengan cara alami ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

9 Cara Jitu untuk Mengusir Semut Bandel di Rumah

Setiap rumah pasti ada semutnya. Apalagi rumah yang kotor. Jangan panik dulu, air lemon ternyata bisa jadi cara mengusir semut di rumah yang terjamin ampuh.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Saat Anda sakit, makan dan minum apapun jadi tak selera. Hal ini karena mulut dan lidah terasa pahit. Nah, ini dia alasan dan cara ampuh mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

11 Ciri Bayi Tumbuh Gigi yang Perlu Diketahui Orangtua

Ada banyak tanda bayi tumbuh gigi yang dapat membuat si kecil rewel. Berikut berbagai tanda dan tips meredakan rasa tidak nyaman saat bayi tumbuh gigi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 25 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk

Cara-cara Ampuh Menghilangkan Bentol Merah Bekas Gigitan Nyamuk

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
gatal karena diabetes

5 Langkah Mudah Mengatasi Kulit Gatal Karena Diabetes

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
telinga kemasukan serangga

Pertolongan Pertama Ketika Telinga Kemasukan Serangga

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
cara membaca resep kacamata

Begini Cara Membaca Resep Kacamata dari Dokter dan Optik Anda

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit