3 Pilihan Obat Pilek yang Bisa Anda Beli di Apotek Terdekat, Tanpa Resep Dokter

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12/05/2020
Bagikan sekarang

Semua orang bisa kena pilek kapan saja. Pilek adalah infeksi saluran pernapasan bagian atas yang disebabkan oleh virus. Pilek sebenarnya bisa sembuh sendiri dengan banyak istirahat dan minum air putih. Namun jika hidung meler sampai mengganggu aktivitas, tidak ada salahnya untuk minum obat pilek yang dibeli di apotek.

Apa saja obat pilek yang tersedia di apotek?

Obat pilek banyak tersedia di apotek tanpa harus menebus resep dokter dulu. Pilihannya antara lain:

Dekongestan

Dekongestan (pseudoephedrine) membantu melegakan napas dengan mengencerkan lendir yang menyumbat hidung. Obat pilek ini juga bekerja mengecilkan jaringan hidung yang bengkak dan mengurangi produksi lendir.

Obat dekongestan tersedia dalam bentuk pil, sirup, serta semprotan hidung. Obat pilek dekongestan bisa Anda minum bersama antihistamin. Meski begitu, efek sampingnya dapat membuat jantung Anda berdebar dan sulit tidur.

Antihistamin

Antihistamin seperti diphenhydramine dapat digunakan untuk mengobati pilek dan bersin-bersin akibat alergi. Meski begitu, obat yang mengandung diphenhydramine bisa membuat Anda mengantuk.

Alternatifnya, Anda bisa beli obat pilek cetirizine di apotek. Cetirizine tersedia dalam bentuk tablet, sirup, dan tetes (drop). Obat ini tidak bikin ngantuk, tapi dapat membuat mulut kering.

Obat pereda nyeri

Jika pilek juga membuat Anda demam dan sakit kepala, Anda bisa membeli obat paracetamol atau ibuprofen di apotek.

Paracetamol hanya boleh diberikan pada bayi usia tiga bulan ke atas, sementara ibuprofen hanya boleh diberikan pada bayi usia enam bulan ke atas.  Selalu konsultasikan ke dokter mengenai dosis yang tepat untuk anak Anda.

Penting diingat sebelum minum obat pilek

Obat-obatan tersebut dapat meringankan gejala pilek untuk orang dewasa dan anak-anak usia 5 tahun ke atas. Obat-obatan pilek ini tidak boleh diberikan pada bayi usia dua bulan atau yang lebih muda.

Yang mana pun obatnya, minumlah obat sesuai petunjuk dosis yang tertera pada kemasan obat atau sesuai anjuran dokter. Jangan melebihkan dosis yang sudah ditentukan, karena tidak akan membuat pilek hilang dengan cepat.

Selagi berusaha menyembuhkan pilek dengan minum obat, jangan lupa untuk memperbanyak minum air putih dan istirahat, serta banyak makan makanan yang sehat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Tips Mudah Mengatasi Sakit Kepala Saat Pilek

Pilek tidak hanya menyebabkan hidung tersumbat, namun juga muncul gejala lainnya seperti sakit kepala. Lalu, bagaimana mengobati sakit kepala karena pilek?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah

5 Kiat Mudah Mengatasi Hidung yang Iritasi Saat Pilek dan Flu

Bukan hanya hidung tersumbat saja muncul saat pilek dan flu. Kalau tiba-tiba hidung mengalami iritasi karena pilek dan flu, bagaimana cara mengatasinya, ya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Pilek Tidak Kunjung Sembuh, Mungkin 4 Kondisi Ini Jadi Penyebabnya

Hidung pilek membuat aktivitas terganggu. Anda tentu memutuskan untuk minum obat. Namun, pilek tidak juga kunjung sembuh. Apa sebabnya, ya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

4 Penyebab Pilek yang Harus Dihindari, Tapi Sering Anda Anggap Remeh

Setiap orang pasti pernah kena pilek minimal 2-3 kali dalam setahun. Namun, tidak semua orang menyadari benar apa yang jadi penyebab pilek mereka.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab hidung tersumbat

Apa Penyebab Hidung Tersumbat dan Bagaimana Mengatasinya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 15/04/2020
minum air putih mencegah flu

Rutin Minum Air Putih Bisa Mencegah Risiko Flu

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 11/04/2020
pilek 2 minggu, wajarkah?

Sakit Pilek Dua Minggu, Normal atau Ini Tanda Penyakit Tertentu?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 04/02/2020
mengatasi pusing saat pilek

Bagaimana Cara Mengatasi Pusing Saat Pilek?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 27/12/2019