Mengenal Kandungan Nutrisi dan Manfaat Singkong

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 12/12/2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Singkong adalah salah satu jenis umbi-umbian yang mengandung karbohidrat. Beberapa kota di Indonesia menjadikan singkong sebagai makanan pokok. Selain itu, singkong juga bisa menjadi camilan yang menyehatkan. Namun, tahukah Anda sebenarnya apa manfaat singkong? Apa saja yang terkandung dalamnya?

Kandungan nutrisi dan manfaat singkong

Singkong mengandung berbagai nutrisi penting untuk tubuh. Dalam 100 gram singkong rebus, ada 112 kalori yang 98 persennya berasal dari karbohidrat dan sisanya berasal dari protein serta lemak. Dalam takaran yang sama, singkong juga mengandung serat dan beberapa vitamin serta mineral.

Mari bahas lebih jauh seputar kandungan nutrisi dan manfaat singkong di bawah ini.

Karbohidrat

Setiap 100 gram singkong mengandung 38 gram karbohidrat. Inilah mengapa singkong menjadi sumber energi yang baik untuk Anda yang harus menjalani aktivitas fisik yang berat.

Aktivitas fisik akan menguras glikogen, yang merupakan bentuk glukosa yang disimpan di otot. Ketika Anda makan singkong, karbohidrat akan diubah menjadi glukosa, yang kemudian diubah menjadi glikogen dan disimpan dalam otot. Jadi, manfaat singkong untuk menambah energi tak bisa disepelekan.

Serat

Singkong mengandung serat pangan dalam jumlah yang cukup tinggi, sehingga dapat mencegah sembelit. Serat juga membantu Anda menurunkan berat badan karena bisa membuat Anda kenyang lebih lama.

Selain itu, kandungan serat mendatangkan manfaat singkong untuk menurunkan tekanan darah, mengurangi kadar kolesterol, menurunkan risiko obesitas, dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Manfaat singkong juga bisa didapatkan bagi Anda yang memiliki diabetes. Makan singkong dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Hal ini karena serat memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah.

Mineral

Singkong mengandung sumber mineral yang cukup banyak seperti kalsium, fosfor, mangan, zat besi, dan kalium. Mineral ini diperlukan untuk perkembangan, pertumbuhan, dan menjalankan fungsi jaringan tubuh.

Kalsium diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Zat besi membantu dalam pembentukan protein (hemoglobin dan myoglobin) yang membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh Anda.

Sementara itu, mangan membantu pembentukan tulang, jaringan ikat, dan hormon seks. Kalium diperlukan untuk sintesis protein dan membantu dalam pemecahan karbohidrat.

Selain itu, singkong juga mengandung magnesium dan tembaga yang cukup tinggi. Magnesium dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko osteoporosis. Tembaga menjaga fungsi saraf tetap sehat.

Vitamin

Singkong mengandung vitamin C, vitamin E, dan folat yang berlimpah dan memberikan banyak manfaat. Kandungan tersebut memberikan manfaat singkong yaitu melindungi dari kanker usus besar dan mengurangi risiko komplikasi selama kehamilan. Selain itu, vitamin C juga melindungi Anda dari penyakit jantung koroner dan beberapa jenis kanker.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Direkomendasikan untuk Anda

resep daun singkong

Sontek 3 Resep Daun Singkong Tanpa Santan yang Sehat dan Lezat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 17/04/2019 . Waktu baca 6 menit
singkong dan kentang

Singkong vs Kentang: Mana Sumber Karbohidrat yang Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2018 . Waktu baca 4 menit
makan singkong

Awas, Makan Singkong Mentah Bisa Sebabkan Keracunan Sianida

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 27/11/2017 . Waktu baca 4 menit
manfaat daun singkong

6 Manfaat Kesehatan Daun Singkong yang Perlu Anda Tahu

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 16/02/2017 . Waktu baca 3 menit