Awas, Sering Minum Minuman Bersoda Ternyata Bisa Sebabkan Batu Ginjal

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 03/12/2019 . 3 mins read
Bagikan sekarang

Memang menyegarkan rasanya menyeruput soda terutama di hari yang panas. Namun sudah bukan rahasia umum lagi bahwa minuman bersoda berdampak buruk bagi kesehatan. Selain dapat meningkatkan risiko diabetes, banyak penelitian yang melaporkan bahwa kebanyakan minum minuman bersoda bisa meningkatkan risiko pen-yakit batu ginjal. Kok bisa?

Minuman bersoda sulit diproses oleh ginjal

Pada dasarnya, setiap cairan yang masuk ke dalam tubuh akan diproses oleh ginjal melalui tiga tahapan. Pertama-tama, cairan itu akan terlebih dulu disaring untuk memisahkan mana zat yang bermanfaat untuk tubuh dan mana yang harus dibuang. Setelah melalui proses penyaringan, zat-zat yang lolos tahapan tersebut akan dioper oleh ginjal menuju aliran darah untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Tahap terakhir adalah proses pengeluaran untuk membilas bersih zat-zat yang tidak terpakai oleh tubuh dan juga mungkin beracun, lewat urin.

Lain dengan air putih biasa yang bisa diproses langsung oleh ginjal tanpa masalah, minuman bersoda tinggi kandungan fruktosa (pemanis buatan) dan asam fosfat atau asam nitrat. Macam-macam senyawa tambahan ini memaksa ginjal bekerja lebih keras untuk mengolah minuman soda tersebut. Pada akhirnya, komponen-komponen ini malah terkumpul menjadi satu dan membentuk gumpalan batuan kalsium yang nantinya dapat menyumbat ginjal. Inilah cikal bakal penyakit batu ginjal dari kebanyakan minum minuman bersoda. Selain batu ginjal, konsumsi soda secara rutin juga dapat menyebabkan penyakit ginjal kronis.

Harus minum soda berapa banyak sampai bisa menyebabkan penyakit batu ginjal?

Penelitian menunjukkan bahwa setidaknya konsumsi 1 gelas soda per hari dapat meningkatkan risiko batu ginjal sebanyak 23% dibandingkan orang yang mengonsumsi soda hanya 1 gelas per minggu. Risiko ini dilaporkan dapat meningkat seiring dengan bertambahnya porsi minuman soda yang Anda tenggak. Terlebih, risiko Anda bisa semakin meningkat apabila Anda memiliki riwayat keluarga serupa.

Penyakit batu ginjal biasanya tidak menunjukkan gejala

Penyakit batu ginjal tidak selalu menunjukkan gejala atau menyebabkan rasa sakit, apalagi jika ukuran batu masih tergolong kecil atau terselip di area ginjal terdalam. Batu ginjal bervariasi dalam ukuran dan bentuk. Batu mungkin bisa sekecil butiran pasir atau sebesar mutiara. Beberapa batu bahkan sebesar bola golf.

Bila sudah timbul gejala, keluhan yang umum dialami penderita batu ginjal adalah nyeri di daerah pinggang bawah yang muncul tiba-tiba dan sangat sakit. Rasa nyeri ini dapat menjalar ke bagian tubuh depan atau belakang. Gejala lainnya yang menyertai meliputi mual, muntah, nyeri saat berkemih, atau kencing berdarah.

Batu ginjal bisa menimbulkan komplikasi kesehatan yang berbahaya jika tidak ditangani dengan baik.

Kapan saya harus menghubungi dokter?

Anda harus menghubungi dokter jika Anda memiliki salah satu dari hal berikut:

  • Rasa sakit yang hebat di punggung atau perut bagian bawah yang tidak hilang
  • Adanya darah dalam urin Anda
  • Demam dan menggigil
  • Muntah
  • Urin yang berbau tidak sedap atau terlihat kabur
  • Sakit ketika buang air kecil

Masalah-masalah ini mungkin menandakan Anda memiliki penyakit batu ginjal atau kondisi lain yang lebih serius.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Air Kelapa Bisa Mengatasi Penyakit Batu Ginjal?

Dikenal memiliki banyak manfaat, katanya air kelapa juga bisa mengatasi penyakit batu ginjal. Benarkah? Simak penjelasannya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

6 Pilihan Makanan Sehat untuk Pasien Penyakit Ginjal

Berbagai bahan makanan ini aman dan tentunya sehat dikonsumsi untuk pasien penyakit ginjal. Yuk, ketahui selengkapnya di sini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Kanker Ginjal Pada Anak dan Orang Dewasa Itu Tidak Sama, Ini 4 Perbedaannya

Tahukah Anda jika kanker ginjal yang menyerang anak dan orang dewasa itu berbeda? Yuk, cari tahu perbedaannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 16/08/2019 . 4 menit baca

Mengapa Dada Terasa Sakit Setelah Minum Soda?

Minum soda memang terasa nikmat, bahkan dapat memberikan sensasi segar dan menyenangkan. Namun, kenapa tiba-tiba dada terasa sakit setelah minum soda?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 15/07/2019 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

arti kedutan

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15/06/2020 . 5 menit baca
fungsi air untuk ginjal

Fungsi Penting Air Putih untuk Menjaga Kesehatan Ginjal

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 02/06/2020 . 3 menit baca
vaksin untuk pasien ginjal

Mengapa Pasien Ginjal Perlu Diberikan Vaksin Tertentu? Ini Penjelasannya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 01/05/2020 . 4 menit baca
pengobatan kanker ginjal

Berbagai Pilihan Pengobatan Efektif untuk Kanker Ginjal

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 27/02/2020 . 5 menit baca