Benarkah Tidak Boleh Minum Susu Saat Pilek Atau Batuk?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019
Bagikan sekarang

Mitos yang bilang bahwa kita tidak boleh minum es saat flu sudah dibantah oleh dunia medis. Nah, pernahkah mendengar wejangan lainnya yang bilang minum susu saat pilek atau batuk itu juga tidak baik? Benarkah demikian? Simak penjelasannya berikut ini.

Minum susu saat pilek atau batuk, boleh tidak?

Kebanyakan kasus pilek dan batuk disebabkan oleh infeksi virus yang disebut rhinovirus. Infeksi virus ini dapat menyebabkan tubuh memproduksi lendir lebih banyak, sehingga Anda gampang ingusan dan rentan batuk berdahak.

Minum susu saat pilek atau batuk bisa membuat tekstur dahak lebih tebal sehingga tenggorokan terasa lebih gatal dan tidak nyaman daripada sebelumnya. Akan tetapi, minum susu tidak akan membuat tubuh semakin banyak memproduksi lendir. Hal ini juga diperkuat oleh pernyataan dari sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2005 terbitan Journal of the American College of Nutrition. Tim peneliti mengemukakan bahwa minum susu saat pilek atau batuk tidak terbukti membuat kondisi Anda semakin parah.

Meski demikian, kadang reaksi tidak nyaman yang ditimbulkan susu bisa disalahartikan sebagai alergi susu. Namun, alergi susu biasanya juga akan menyebabkan mual, perut kembung, atau diare.

Minum susu saat sakit justru banyak manfaatnya

Jika Anda tidak memiliki alergi atau intoleransi susu, sebenarnya sah-sah saja untuk minum susu kapanpun Anda mau. Termasuk saat sedang pilek atau batuk.

Faktanya, ada banyak manfaat yang bisa Anda raih dari minum susu selama Anda sedang sakit. Susu adalah sumber makanan tinggi vitamin, protein, dan kalori yang bisa memulihkan stamina tubuh kalau Anda tidak nafsu makan. Yogurt diperkaya dengan bakteri baik lactobacillus yang bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda.

Minum susu dingin atau bahkan eskrim saat pilek dan batuk pun bisa meredakan iritasi tenggorokan, ungkap James M. Steckelberg, M.D., dokter konsultan di Mayo Clinic. mengatakan bahwa susu yang disajikan dalam keadaan dingin dapat menenangkan sakit tenggorokan.

Jadi sebenarnya, manfaat minum susu saat pilek atau batuk masih lebih besar daripada risikonya. Jika masih ragu, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter yang menangani Anda.

Selain susu, apa yang bisa dikonsumsi saat pilek atau batuk?

Bila Anda tidak bisa mengonsumsi susu, Anda bisa mengonsumsi minuman lain yang bisa membantu meringankan kondisi pilek dan batuk, yaitu teh. Segelas teh hangat bisa meringankan hidung yang tersumbat karena pilek dan melegakan tenggorokan yang sakit akibat batuk. Anda juga bisa membuat campuran teh dengan jahe. Namun, pastikan juga bahwa Anda mengonsumsi cukup air putih agar lendir yang menebal menjadi lebih cepat mengencer dan tubuh Anda menjadi lebih cepat pulih.

Makanan yang juga direkomendasikan saat flu dan batuk adalah ikan salmon atau tuna yang kaya omega 3, buah jeruk atau buah beri yang mengatasi peradangan dan kaya antioksidan, serta jamur, wortel, dan ubi yang kaya akan betakaroten untuk memperkuat sisitem kekebalan tubuh.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Baik?

Susu almond dan susu kedelai merupakan alternatif susu sapi. Namun, apakah perbedaan dan kandungan nutrisi antara susu almond dan susu kedelai?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Nutrisi, Hidup Sehat 23/03/2020

7 Jenis Makanan yang Paling Sering Memicu Reaksi Alergi

Alergi bukan hanya karena makan telur atau kacang. Ada makanan lain yang juga sering menjadi penyebab kemunculan alergi, tapi mungkin tidak Anda sadari.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph

Jangan Asal Pilih Obat Batuk, Kenali Dulu 4 Gejala Ini

Cara memilih obat batuk yang tepat adalah dengan mengenali jenis dari batuk yang dialami karena obat batuk memiliki kandungan yang berbeda-beda pula.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Sakit Pilek Dua Minggu, Normal atau Ini Tanda Penyakit Tertentu?

Biasanya pilek akan sembuh dalam waktu 7 hari. Tapi dalam beberapa kasus, sakit pilek dua minggu. Apakah ini normal atau tidak? Berikut Penjelasannya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab hidung meler

Beragam Penyebab Hidung Meler Terus Padahal Tidak Sedang Flu

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020
manfaat susu kurma

Susu Kurma, Olahan Kurma yang Disebut Memiliki Segudang Manfaat untuk Tubuh

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 01/05/2020
penyebab hidung tersumbat

Apa Penyebab Hidung Tersumbat dan Bagaimana Mengatasinya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 15/04/2020
minum air putih mencegah flu

Rutin Minum Air Putih Bisa Mencegah Risiko Flu

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 11/04/2020