Jenggot Berketombe Bikin Tidak Nyaman? Atasi Dengan 4 Kiat Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 17/03/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Ketombe adalah masalah kulit yang paling sering dikeluhkan. Bukan hanya pada kulit kepala, ketombe juga bisa muncul di jenggot. Serpihan putih dan gatal pada jenggot ini pasti membuat Anda sangat terganggu dan minder. Lantas, bagaimana harus mengatasinya? Yuk, simak kiat mengatasi jenggot berketombe pada ulasan berikut ini.

Kenapa jenggot bisa berketombe?

Hampir semua orang memiliki jamur Malassezia globosa di kulitnya. Jamur ini biasanya ada di sekitar kulit yang memiliki banyak kelenjar sebaceous (kelenjar minyak), seperti kulit kepala dan wajah. Tugas utama jamur ini membantu memecah sebum (minyak) yang diproduksi kelenjar sebaceous sehingga merangsang pergantian sel-sel kulit baru.

Normalnya, siklus pergantian sel kulit membutuhkan waktu sekitar 30 hari. Sayangnya, jumlah jamur yang tidak seimbang bisa menyebabkan regenerasi sel kulit jadi lebih cepat, menumpuk, dan menimbulkan ketombe. Nah, jenggot berketombe tidak seperti ketombe di kulit kepala karena serpihan kulit yang mengelupas biasanya lebih sedikit.

Kiat mengatasi ketombe pada jenggot

mencuci jenggot dan kumis

Mengatasi jenggot berketombe berarti mengangkat sel-sel kulit mati di sekitar dagu dan mengendalikan ekstra minyak. Tindakan yang umumnya dilakukan adalah membersihkan, melembabkan, dan pengelupasan kulit secara teratur. Supaya lebih jelas, perhatikan penjelasan membersihkan ketombe pada jenggot berikut ini.

1. Potong jenggot Anda

Cara paling mudah untuk mengatasi ketombe pada jenggot adalah mencukur jenggot. Ini membantu Anda mempermudah perawatan kulit dagu Anda. Jika Anda tetap ingin mempertahankan jenggot tersebut, cukup rapihkan supaya lebih mudah dibersihkan.

2. Lakukan eksfoliasi

Eksfoliasi adalah teknik mempercepat pengelupasan sel kulit mati. Selain diaplikasikan pada wajah, teknik ini juga bisa menjadi perawatan jenggot berketombe. Caranya, siapkan scrub untuk eksfoliasi dan sikat khusus untuk jenggot yang lembut. Selain menghilangkan kulit mati yang menumpuk, menggunakan sikat jenggot juga membantu mengendalikan minyak di dagu.

Pakai dan oleskan scrub pada jenggot Anda. Kemudian, ratakan dengan sikat dan pijat dengan lembut. Ingat jangan terlalu keras menggosok sikat ke dagu supaya tidak memperburuk ketombe. Lalu, bersihkan jenggot dengan air mengalir.

2. Rutin dibersihkan

Jika Anda punya janggut, Anda perlu merawatnya seperti rambut Anda. Perawatan harus dilakukan dengan rutin dengan sampo yang biasa untuk keramas rambut. Namun, supaya lebih ampuh mengatasi jenggot berketombe carilah sampo yang mengandung beberapa bahan berikut:

  • Tea tree oil
  • Coal tar
  • Selenium sulfida
  • Pyrithione zinc

Basahi jenggot Anda air bersih. Kemudian, tuangkan sampo ke atas dan gosok hingga berbusa. Pijatkan sampo jenggot dan pastikan mencapai kulit dagu Anda. Diamkan satu hingga dia menit dan bilas hingga bersih. Hindari menggunakan sampo terlalu banyak supaya kulit dagu Anda tida kering.

3. Rutin pakai pelembap

Serpihan putih di jenggot Anda bisa disebabkan oleh kulit kering. Supaya kulit dagu lebih lembap, maka rajinlah untuk melembapkan jenggot Anda.

Namun tunggu dulu, melembapkan jenggot tidak seperti melembapkan kulit dengan losion. Pelembap kulit ini bisa meninggalkan banyak residu dan membuat jenggot berketombe semakin memburuk. Jadi, pilih minyak esensial yang memang dikhususkan untuk jenggot, seperti minyak argan.

Setelah jenggot selesai dibersihkan, keringkan dengan handuk. Lalu teteskan satu atau dua kali minyak esensial pada tangan, gosok, dan pijatkan ke kulit dagu hingg ke ujung jenggot.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sebenarnya Apa Saja Penyebab Ketombe di Rambut?

Memiliki ketombe tentu sangat menjengkelkan. Sayangnya banyak orang yang tidak tahu penyebab kemunculannya. Lantas, apa penyebab ketombe?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Tips Sehat 15/10/2018 . Waktu baca 3 menit

4 Kiat Rahasia yang Ampuh Mencegah Ketombe Balik Lagi

Sudah mencoba berbagai cara tapi ketombe masih saja datang lagi? Tenang, ikuti empat langkah jitu ini yang ampuh mencegah ketombe menyebalkan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Tips Sehat 13/10/2018 . Waktu baca 3 menit

4 Pilihan Obat yang Ampuh Menyingkirkan Ketombe Membandel

Ketombe pasti membuat Anda jengkel, karena rasa gatal atau serpihan putih yang mengotori rambut Anda. Yuk, atasi dengan pilihan obat ketombe berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 12/10/2018 . Waktu baca 4 menit

6 Masalah Kulit Kepala yang Paling Umum, Mulai dari Ketombe Hingga Psorasis

Ketombe jadi masalah kulit kepala yang paling umum terjadi. Namun, bukan cuma itu saja, lho! Apa saja penyakit yang menyerang kesehatan kulit kepala?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 11/10/2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

serai untuk ketombe

3 Cara Ampuh Atasi Ketombe Menggunakan Minyak Serai

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 05/12/2019 . Waktu baca 4 menit
alis berketombe

4 Cara Mencegah Sekaligus Mengatasi Ketombe di Alis

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 11/07/2019 . Waktu baca 4 menit
ketombe parah

Ketombe Parah Bikin Rambut Anda Rontok, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 07/03/2019 . Waktu baca 4 menit
ketombe di alis

Alis Gatal Karena Ada Ketombe? 4 Hal Ini Mungkin Jadi Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/12/2018 . Waktu baca 3 menit