Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya
ask-doctor-icon

Tanya Dokter Gratis

Kirimkan pertanyaan atau pendapatmu di sini!

9 Cara Mudah Merawat Jenggot Pria agar Tetap Rapi dan Sehat

    9 Cara Mudah Merawat Jenggot Pria agar Tetap Rapi dan Sehat

    Jenggot bisa tumbuh sehat dan lebat asalkan Anda merawatnya dengan benar. Perawatan jenggot ketika mulai tumbuh bahkan saat makin lebat terbilang sama. Berikut ini adalah beberapa cara yang perlu Anda perhatikan dalam merawat jenggot.

    Ragam cara merawat jenggot pria

    Kebanyakan orang menumbuhkan jenggot untuk meningkatkan penampilan atau sebagai sarana kebebasan berekspresi bagi pria. Meski begitu, Anda juga perlu berkomitmen dalam merawatnya.

    Jenggot akan terawat bila Anda menjaganya tetap sehat dan rapi. Hal ini sekaligus membuat Anda terbebas dari sejumlah masalah, seperti jenggot gatal hingga berketombe.

    Untuk merawat jenggot dengan baik, di bawah ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan dengan mudah.

    1. Biarkan jenggot tumbuh lebat

    jenggot pada pria

    Para pemula biasanya melakukan kesalahan dalam merawat jenggot yaitu terlalu terburu-buru mencukurnya. Akibatnya, jenggot tidak bisa tumbuh sempurna dan Anda membutuhkan waktu lebih lama lagi untuk memanjangkannya.

    Maka dari itu, biarkan jenggot tumbuh selama sebulan pertama dan hindari cepat-cepat membentuk dan mencukur jenggot jadi lebih rapi. Sebaiknya Anda menunggu beberapa bulan sebelum membentuk jenggot.

    Para pakar merekomendasikan untuk membiarkan jenggot tumbuh liar terlebih dahulu. Saat jenggot sudah tumbuh 1–1,5 cm atau lebih, Anda baru bisa mulai membentuknya.

    2. Lawan rasa gatal

    Selama Anda menerapkan berbagai cara merawat jenggot, mungkin akan ada masanya jenggot atau bagian kulit di sekitarnya tiba-tiba terasa gatal.

    Kondisi tersebut dapat menjadi pertanda bahwa kulit menjadi kurang nyaman karena lebatnya pertumbuhan rambut wajah.

    Untungnya, Anda bisa mengatasi masalah jenggot gatal ini. Mencuci jenggot dan memberinya pelembap akan membuat kulit Anda terasa lebih nyaman.

    3. Cuci wajah dan jenggot secara rutin

    Pria cuci muka

    Sama dengan perawatan pada umumnya, pria juga perlu rutin mencuci wajah dan jenggot. Anda sebaiknya membersihkan jenggot dua kali sehari untuk menghilangkan kotoran, minyak, dan sel kulit mati.

    Anthony Rossi, MD, seorang dokter kulit dari American Academy of Dermatology Association menjelaskan pria harus memilih sabun muka yang lembut sesuai jenis kulitnya.

    Pria berjenggot lebat perlu mencuci jenggot dengan sampo setidaknya dua kali seminggu. Hal ini bisa mencegah penumpukan kotoran yang menyebabkan jenggot berketombe.

    4. Gunakan pelembap dan kondisioner

    Pelembap dan kondisioner akan membantu melembapkan kulit di bawah jenggot Anda agar tidak terasa kering, gatal, hingga bersisik.

    Oleskan pelembap ke kulit wajah dan jenggot setelah mencuci wajah. Lakukan juga pijatan lembut agar pelembap sampai ke bagian kulit di bawah rambut wajah Anda.

    Untuk merawat jenggot yang cukup tebal, Anda bisa menambahkan kondisioner atau minyak jenggot secukupnya agar tidak kasar dan lebih mudah diatur.

    5. Pangkas jenggot secara teratur

    Cara merawat jenggot yang tidak boleh Anda lewatkan adalah untuk memangkas secara teratur agar tampilannya tidak berantakan.

    Sikat atau sisir jenggot setiap hari untuk mencegah kusut. Kemudian, Anda perlu memangkas jenggot sesuai kebutuhan untuk mencapai gaya yang Anda inginkan.

    Gunakan alat pangkas elektronik daripada pisau cukur untuk menghindari iritasi kulit. Untuk bagian yang lebih tebal, sebaiknya pakai gunting rambut terlebih dahulu.

    6. Konsumsi makanan sehat

    ragam makanan pembentuk otot gizi olahraga

    Tidak ada makanan khusus yang bisa secara langsung meningkatkan pertumbuhan jenggot. Meski begitu, Anda tetap perlu mengonsumsi makanan bergizi seimbang sebagai cara merawat jenggot.

    Bagaimanapun konsumsi makanan akan memengaruhi kerja hormon testosteron. Kadar testoteron yang rendah bisa menghambat pertumbuhan jenggot.

    Nah, beberapa zat gizi yang dapat membantu menjaga kadar testosteron, meliputi:

    • protein tanpa lemak, seperti ayam dan ikan,
    • lemak sehat, seperti alpukat dan kacang-kacangan,
    • zat besi, seperti hati ayam atau sapi,
    • zinc, seperti buncis, tiram, dan jamur, serta
    • vitamin, seperti buah dan sayuran.

    Selain itu, Anda perlu menjaga tubuh agar tidak mengalami obesitas. Hal ini karena secara tidak langsung bisa menurunkan kadar testosteron Anda.

    7. Makan dengan hati-hati

    Apabila Anda memiliki kumis dan jenggot lebat yang sampai menutupi mulut, sebaiknya perlu lebih berhati-hati saat makan.

    Anda perlu melahap makanan perlahan agar tidak berceceran dan mengotori rambut wajah. Cobalah juga untuk meminta serbet tambahan saat Anda makan di restoran.

    Segera mencuci jenggot setelah selesai makan juga dapat mencegah kotoran menumpuk.

    8. Olahraga rutin

    Olahraga rutin juga merupakan cara penting yang tak boleh ketinggalan dalam merawat jenggot. Berolahraga dapat meningkatkan aliran darah di area sekitar wajah sehingga merangsang pertumbuhan folikel rambut.

    Para pakar umumnya merekomendasikan olahraga kekuatan dan angkat beban yang bisa meningkatkan kadar testosteron dalam tubuh.

    Meski begitu, Anda juga perlu mengimbangi latihan kekuatan otot dengan kombinasi olahraga kardio lain, misalnya jogging, lari, berenang, atau bersepeda.

    9. Tidur cukup

    Tidur cukup untuk merawat kulit

    Studi dalam Journal of the American Medical Association (2011) menemukan pembatasan jam tidur selama satu minggu bisa menurunkan kadar testosteron pada pria muda sehat.

    Berdasarkan fakta ini, tentunya kurang tidur atau jam tidur yang tidak cukup bisa memperlambat pertumbuhan jenggot yang Anda inginkan.

    Jadi, dalam merawat jenggot agar tetap sehat dan lebat, penting untuk tetap menjaga waktu tidur yang ideal, yakni sekitar 7–9 jam setiap malamnya.

    Perawatan jenggot lainnya

    Sebagian orang juga melakukan perawatan dengan menambahkan obat penumbuh jenggot yang diklaim ampuh untuk menumbuhkan rambut wajah Anda.

    Di samping itu, mereka juga menambahkan suplemen, seperti biotin dan vitamin B kompleks untuk membantu memperkuat rambut.

    Namun tetap saja, hingga saat ini belum ada bukti klinis yang kuat terkait penggunaan obat dan vitamin penumbuh jenggot.

    Sebaiknya, selalu konsultasikan dengan dokter sebelum Anda menggunakan obat atau suplemen harian apa pun untuk merawat jenggot.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Moore, T. 5 Beard Growing Tips for Men. Men’s Journal. Retrieved 18 January 2022, from https://www.mensjournal.com/style/5-beard-growing-tips-for-men/

    Hebebrand, K., & Ratini, M. (2021). Beard Care: 7 Tips for a Healthy Beard. WebMD. Retrieved 18 January 2022, from https://www.webmd.com/beauty/features/beard-care-tips

    A Dermatologist;s Top Tips for a Healthy Beard. American Academy of Dermatology Association. Retrieved 18 January 2022, from https://www.aad.org/public/everyday-care/skin-care-secrets/face/healthy-beard

    Hu, T. Y., Chen, Y. C., Lin, P., Shih, C. K., Bai, C. H., Yuan, K. C., Lee, S. Y., & Chang, J. S. (2018). Testosterone-Associated Dietary Pattern Predicts Low Testosterone Levels and Hypogonadism. Nutrients, 10(11), 1786. https://doi.org/10.3390/nu10111786

    Leproult, R., & Van Cauter, E. (2011). Effect of 1 week of sleep restriction on testosterone levels in young healthy men. JAMA, 305(21), 2173–2174. https://doi.org/10.1001/jama.2011.710

    Vingren, J. L., Kraemer, W. J., Ratamess, N. A., Anderson, J. M., Volek, J. S., & Maresh, C. M. (2010). Testosterone physiology in resistance exercise and training: the up-stream regulatory elements. Sports medicine (Auckland, N.Z.), 40(12), 1037–1053. https://doi.org/10.2165/11536910-000000000-00000

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Satria Aji Purwoko Diperbarui Jan 25
    Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
    Next article: