Daftar Makanan Tinggi Omega-3 yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Paru

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Manfaat omega 3 untuk menjaga kesehatan jantung dan otak sudah tidak perlu diragukan lagi. Namun asam lemak sehat yang banyak ditemukan dalam ikan berminyak seperti salmon ini ternyata juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan paru. Berikut penjelasan lengkapnya, serta berbagai sumber makanan tinggi omega-3 lainnya yang bisa Anda masukkan ke dalam menu makan sehari-hari.

Apa itu omega-3?

Omega-3 merupakan asam lemak tak jenuh jamak (polyunsaturated) yang dibutuhkan oleh tubuh untuk pembentukan sel dan mengendalikan peradangan. Manfaat omega 3 pun dibagi lagi berdasarkan jenisnya masing-masing, di antaranya:

  • Eicosapentaenoic acid (EPA) – fungsinya menghasilkan senyawa kimia eicosanoid dalam tubuh yang berperan menjaga kekebalan tubuh dan mengendalikan peradangan. EPA juga diketahui membantu meringankan gejala depresi.
  • Docosahexaenoic acid (DHA) – merupakan salah satu komponen utama yang membangun 8% dari berat otak, sehingga jenis asam lemak ini sangat diperlukan dalam pertumbuhan dan perkembangan otak. DHA tidak hanya dibutuhkan oleh anak-anak pada masa perkembangan, namun juga pada lansia untuk mencegah kerusakan otak seperti demensia. DHA juga berperan dalam membantu menjaga kesehatan retina.
  • Alpha-linolenic acid (ALA) – karena bentuknya yang paling sederhana diantara ketiga asam lemak omega-3, ALA dapat dibentuk kembali menjadi DHA ataupun EPA, namun sebagian besar ALA digunakan sebagai penghasil energi.

Bila tubuh kekurangan omega-3, maka Anda akan lebih rentan mengalami peradangan, gangguan jantung, dan peningkatan risiko Alzheimer. Ibu hamil yang tidak mencukupi kebutuhan omega-3 hariannya juga berisiko menyebabkan janin mengalami gangguan tumbuh kembang.

Manfaat omega 3 untuk menjaga kesehatan paru

Dalam kondisi rileks, paru-paru yang sehat bisa membantu Anda bernapas hingga 30 ribu kali setiap harinya. Namun pola hidup yang buruk, terutama kebiasaan merokok, dan berbagai kondisi lain dapat menyebabkan munculnya gangguan pada paru.

Penyakit yang terkait dengan paru dan pernapasan seperti kanker paru, pneumonia, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) seperti bronkitis kronis dan emfisema, hingga asma dapat membatasi kemampuan paru-paru untuk menghirup udara. Akibatnya, organ dalam tubuh bisa tidak mendapatkan cukup aliran darah segar beroksigen sehingga tidak dapat berfungsi dengan optimal.

Beberapa penyakit paru kronis diketahui dapat dipicu atau disebabkan oleh peradangan pada jaringan dan bagian paru tertentu. Misalnya, infeksi bakteri penyebab pneumonia yang menyebabkan peradangan pada pleura, selaput yang melapisi dinding rongga dada yang menjadi “rumah” bagi paru-paru Anda. Asma juga dapat terjadi karena adanya peradangan pada bronkus, sehingga mengakibatkan penyempitan jalur napas yang memicu gejala asma.

Di sinilah peran manfaat omega 3 yang Anda dapat dari variasi makanan sehat untuk membantu memperbaiki kondisi paru. Seperti yang telah dijelaskan di atas, omega 3 berfungsi sebagai agen anti peradangan dan membantu meningkatkan sistem imun, baik pada orang dewasa maupun anak-anak.

Berbagai penelitian melaporkan bahwa konsumsi makanan tinggi omega-3 dapat membantu menurunkan peradangan dalam paru sehingga mempercepat masa penyembuhan pneumonia. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Mickleborough, et al. manfaat omega 3 dari makanan pada orang-orang yang memiliki asma dapat membantu mengurangi kekakuan pada bronkus akibat peradangan, terutama setelah berolahraga dan berakitivitas fisik yang melelahkan.

Daftar makanan tinggi omega-3 yang baik untuk kesehatan paru

Banyak organisasi kesehatan dunia yang merekomendasikan asupan omega-3 minimal 250-500 mg setiap hari untuk orang dewasa sehat. Ingat bahwa tubuh tidak bisa memproduksi omega-3 sendiri, sehingga harus Anda dapatkan dari makanan.

Berikut daftar makanan yang tinggi omega-3:

  • Halibut
  • Ikan haring
  • Ikan kembung
  • Tiram
  • Salmon
  • Sarden
  • Trout
  • Tuna (segar)
  • Teri
  • Susu, telur, mentega, margarin, sereal dan jus yang diperkaya dengan Omega-3
  • Susu dan kacang kedelai
  • Yogurt
  • Selai kacang
  • Bubur havermut (oatmeal)
  • Selai kacang
  • Kenari
  • Chia seed
  • Kubis
  • Bayam
  • Brokoli
  • Kembang kol
  • Minyak nabati (canola, biji rami, kedelai, kenari)
  • Bubuk protein
  • Suplemen minyak ikan

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Poliuria membuat Anda sering buang air kecil sehingga bisa mengganggu kegiatan sehari-hari. Ini cara mudah mengatasi sering buang air kecil akibat poliuria.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Anyang-anyangan alias infeksi saluran kencing membuat Anda sering kebelet dan terasa sakit saat buang air kecil. Apa saja penyebab infeksi saluran kencing?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Urologi Lainnya 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

Nokturia adalah kondisi yang membuat Anda sering kencing pada malam hari. Pelajari gejala, penyebab, dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bibir gatal

7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 3 menit
rileksasi tubuh

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit
mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit