6 Manfaat Daun Ubi Jalar, Dari Kesehatan Mata Hingga Jantung

Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 02/03/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Daun ubi jalar adalah daun yang terdapat pada tanaman umbi-umbian yang buahnya berwarna keunguan, atau yang sering disebut dengan ketela. Selain fungsi ketela yang bermanfaat sebagai bahan pangan alternatif, ternyata daun dari ubi ketela ini memiliki banyak manfaat. Biasanya daun ini dikonsumsi dengan cara dimasak melalui tumisan atau sebagai lalapan. Apa aja sih manfaat daun ubi jalar ini bagi kesehatan? Yuk simak penjelasannya di bawah ini.

Manfaat daun ubi jalar yang baik bagi kesehatan

1. Dapat mengurangi risiko penyakit jantung

Daun ubi jalar ini tidak disangka ternyata memiliki khasiat yang sangat luar biasa. Daun ini mengandung vitamin B6 yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Kandungan nutrisi dalam daun ubi jalar terbukti 3 kali lipat lebih besar dari sayuran hijau lainnya, 5 kali lipat jumlah vitamin C, dan juga riboflavin sebanyak 10 kali lipat.

2. Membantu kepadatan tulang

Vitamin K pada daun ubi jalar nyatanya membantu tubuh mempertahankan kalsium pada tulang dan mengurangi kemungkinan terserang osteoporosis. Studi menunjukkan, bahwa asupan tinggi vitamin K dapat mencegah kehilangan tulang pada pasien osteoporosis. Vitamin K sangat penting untuk pertambahan kalsium saat membentuk tulang. Vitamin K pada daun ubi jalar ini dapat meningkatkan kesehatan tulang dan menurunkan kemungkinan patah tulang pada wanita pasca menopause.

Beberapa bukti juga menunjukkan bahwa vitamin D dan vitamin K bekerja sama untuk meningkatkan kepadatan tulang. Vitamin K memiliki efek positif pada keseimbangan kalsium. Konsumsi makanan kaya vitamin K saat ada luka atau cedera tubuh dapat membantu mencegah pemulihan patah tulang.

3. Meredakan sakit pada saat haid

Dari banyaknya vitamin K pada daun ubi jalar, hal ini sangat berfungsi mengatur fungsi hormon saat meredakan nyeri haid. Vitamin K juga berguna membekukan darah dan mencegah perdarahan yang berlebihan saat menstruasi. Nah, terlebih jika tubuh kekurangan vitamin K, nyeri kram saat haid akan lebih sakit daripada orang yang tidak kekurangan vitamin K.

4. Membantu pembekuan darah

Manfaat daun ubi jalar yang ini baik bagi Anda yang memiliki konidsi tubuh hemofilia. Mengapa daun ketela ini dikatakan baik? Karena pada daun ubi jalar membantu proses pembekuan darah dengan didukung oleh 12  protein vitamin, salah satunya vitamin K. Vitamin K membantu pembekuan darah untuk memulihkan luka dan memar di kulit dengan cepat.

Ketika pembekuan darah tidak terjadi dengan benar maka orang bisa mengalami penyakit hemoragik saat baru lahir. Tak jarang bayi yang baru lahir haru segera disuntik HDN (Haemorrhagic Disease of the Newborn), agar tidak terjadi pendarahan.

5. Membantu meningkatkan kekuatan penglihatan

Selain vitamin K dengaan fungsi yang melimpah pada manfaat daun ubi jalar, ternyata terdapat pula kandungan vitamin A yang tak kalah bermanfaatnya. Vitamin A membantu mencegah degenerasi makula yang merupakan penyebab utama terjadinya kebutaan. Sebuah studi menunjukkan, bahwa asupan vitamin C, Vitamin A, zat besi, vitamin E, dan tembaga pada daun ubi jalar membantu mengurangi kemungkinan degenerasi makula sebesar 25%.

6. Membuat kulit dan rambut lebih sehat

Vitamin A pada daun ubi jalar penting untuk pertumbuhan regenerasi kulit dan untuk penyembuhan luka. Selanjutnya kandungan daun ubi ini, membantu dalam pembentukan glikoprotein yang merupakan kombinasi dari protein dan gula yang berguna mengikat sel pembentukan jaringan lunak di kulit Anda. Daun umbi-umbian ini juga menghasilkan produksi kolagen yang membantu memberikan kau dan kilau sehat dan kuat pada rambut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Mimpi buruk bisa datang kapan saja di setiap malam Anda. Ini bisa sangat mengganggu Anda jika sering terjadi. Temukan cara mengatasi mimpi buruk di sini.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 02/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Banyak mitos membuat infeksi cacing menjadi hal sepele. Cek fakta seputar cacingan yang berbahaya jika dibiarkan, seperti menghambat pertumbuhan anak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit