Waktu Terbaik Minum Suplemen Berdasarkan Jenis Vitaminnya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Ada yang bilang kalau mengonsumsi suplemen itu bisa dilakukan kapan saja, Namun, ada juga yang beranggapan kalau mengonsumi suplemen itu harus pada waktu-waktu tertentu, misalnya pagi hari, atau setelah makan. Hmmm… lantas, sebenarnya kapankah waktu terbaik untuk minum suplemen? Ketahui jawabannya dalam artikel ini.

Kapan waktu terbaik minum suplemen?

Pada dasarnya, waktu terbaik untuk minum suplemen bergantung pada kebutuhan Anda dan jenis suplemen yang Anda konsumsi. Pasalnya ada beberapa suplemen yang sangat baik jika dikonsumsi setelah makan dan, ada pula yang harus dikonsumsi sebelum makan. P

erbedaan ini sebenarnya didasari karena tidak semua suplemen dapat dicerna dalam tubuh dengan cara yang sama. Itu sebabnya, ada harus mengetahui kapan waktu terbaik untuk minum suplemen berdasarkan jenis suplemen yang dikonsumsi agar memberi manfaat yang optimal dan sesuai kebutuhan tubuh Anda.

Berikut ini waktu terbaik minum suplemen berdasarkan jenis suplemen yang dikonsumsi:

1. Suplemen kehamilan

Suplemen kehamilan umumnya berisi multivitamin yang mencangkup beragam vitamin, kalsium, zat besi, dan asam folat yang dibutuhkan ibu selama masa kehamilan. Ada beberapa wanita yang mengaku mual ketika minum suplemen sebelum makan, ada pula yang sebaliknya.

Jika rasanya mengonsumsi suplemen pada pagi hari atau sebelum makanan membuat Anda mual, cobalah meminumnya pada malam hari sebelum Anda tidur. Pada dasarnya, manfaat suplemen kehamilan bersifat kumulatif, jadi yang terpenting adalah Anda meminumnya setiap hari. Tidak berpengaruh pada waktu meminumnya, asalnya dikonsumsi secara teratur hal ini akan lebih baik.

2. Suplemen vitamin A, K, E, dan D

Vitamin A, K, E dan D merupakan jenis vitamin yang larut dalam lemak. Nah, waktu yang optimal untuk minum suplemen tersebut adalah setelah makan. Dengan mengonsumsi suplemen tersebut setelah makan, maka Anda bisa mendapatkan manfaat yang optimal dari kandungan vitamin dalam suplemen tersebut.

Selain itu, karena vitamin tersebut merupakan jenis vitamin yang larut bersama lemak, maka Anda bisa mengonsumsinya bersamaan dengan makanan-makanan yang mengandung lemak tidak jenuh atau minyak untuk membantu Anda menyerapnya. Misalnya, susu, mentega, telur, daging, dan lemak yang berasal dari nabati ataupun lemak hewani lainnya.

3. Suplemen vitamin C, B, dan asam folat

Vitamin C, asam folat, dan semua jenis vitamin B merupakan jenis vitamin yang mudah larut dalam air atau darah. Selain itu waktu kerjanya pun hanya bertahan selama beberapa jam saja di dalam darah. Maka dari itu, untuk mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin C, B dan asam folat lebih baik dilakukan secara berulang untuk bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Jadi, Anda bisa mengonsumsi suplemen tersebut dalam porsi kecil di dua hingga tiga waktu, yaitu di pagi hari, saat 30 menit sebelum makan, atau dua jam setelah makan.

Yang tidak boleh dilakukan saat minum suplemen

Suplemen vitamin bisa memberikan manfaat bagi kesehatan Anda secara keseluruhan. Namun, sebelum Anda mengonsumsi suplemen, sebaiknya pikirkan dengan baik apakah Anda benar-benar perlu untuk mengonsumsi suplemen tersebut? Pasalnya, mengonsumsi suplemen yang tidak tepat malah akan berbahaya bagi kesehatan.

Jika Anda sedang mengonsumsi obat tertentu, Anda harus perhatikan adanya kemungkinan kontraindikasi antara vitamin dan obat yang sedang Anda pakai. Misalnya, Anda sebaiknya tidak menggabungkan suplemen vitamin K dengan obat warfarin atau pengencer darah. Selain itu, jangan mengkonsumsi lebih dari jumlah suplemen vitamin yang disarankan karena ini akan menyebabkan efek samping kesehatan tertentu.

Itu sebabnya, Anda disarankan untuk selalu berhati-hati atas apapun yang akan konsumsi. Terlebih jika Anda sedang hamil dan menyusui. Hal ini dikarenakan ada beberapa suplemen yang mungkin saja tidak baik untuk keselamatan Anda selama masa-masa tersebut.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Agustus 13, 2017 | Terakhir Diedit: September 5, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca