Tak Cukup Sekali, Pahami Tahapan Operasi Bibir Sumbing dari Awal Hingga Akhir

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Bibir sumbing adalah salah satu masalah kesehatan yang lebih banyak dialami oleh bayi dan anak-anak. Kebanyakan kasus bibir sumbing dapat diketahui sesaat setelah bayi dilahirkan, bahkan sudah bisa dideteksi sejak usia kehamilan 13 minggu lewat USG. Kondisi ini umumnya ditangani lewat jalur operasi. Lantas, bagaimana operasi bibir sumbing tersebut dilakukan? Simak informasinya berikut ini.

Tujuan operasi bibir sumbing

Operasi bibir sumbing adalah pengobatan paling utama untuk menyatukan kembali celah bibir yang terbentuk pada mulut bayi. Bukan cuma membantu menormalkan kondisi fisik wajahnya, operasi bibir sumbing juga bertujuan untuk memudahkan anak saat makan, berbicara, dan mendengar.

Selain operasi bibir sumbing, anak juga akan diberikan perawatan lanjutan lainnya berupa terapi bicara dan perawatan kesehatan gigi dan mulut. Hal ini bertujuan supaya anak-anak dapat kembali berbicara dengan lancar dan beradaptasi dengan fisiknya yang jauh lebih normal pasca operasi.

Tahapan operasi bibir sumbing yang paling umum

operasi bibir sumbing

Tidak semua anak dengan bibir sumbing akan mendapatkan penanganan yang sama. Pasalnya, semua ini tergantung dari usia anak dan seberapa parah kondisi bibir sumbing yang dialami. Secara umum, berikut ini tahapan operasi bibir sumbing dilihat dari usia anak.

  • Lahir – 6 minggu: pemberian makanan, tes pendengaran, dan dukungan untuk orangtua
  • 3-6 bulan: operasi perbaikan celah bibir
  • 6-12 bulan: operasi perbaikan celah langit-langit mulut
  • 18 bulan: terapi bicara
  • 3 tahun: terapi bicara
  • 5 tahun: terapi bicara
  • 8-12 tahun: cangkok tulang pada celah gusi di sekitar bibir
  • 12-15 tahun: perawatan ortodontik dan memantau pertumbuhan rahang

Dilihat dari jadwal perawatan tersebut, pasien bibir sumbing membutuhkan setidaknya 1 sampai 2 kali operasi. Supaya lebih jelas, berikut jenis-jenis operasi bibir sumbing yang dapat dilakukan.

1. Operasi perbaikan celah bibir

Operasi perbaikan celah bibir merupakan jenis operasi bibir sumbing tahap pertama. Operasi ini umumnya dilakukan pada anak usia tiga bulan yang mengalami bibir sumbing.

Selama 1 sampai 2 jam, dokter akan melakukan operasi dengan menyatukan celah bibir dan menutupnya dengan jahitan. Begitu operasi selesai, anak Anda dianjurkan untuk rawat inap dulu selama 1 sampai 2 hari, setidaknya sampai jahitannya pulih.

Ya, anak Anda akan memiliki sedikit bekas luka pada bibirnya. Namun tenang dulu, ara ahli bedah akan berusaha menyamarkan bekas luka dengan garis-garis alami pada bibir sehingga bibir anak akan tampak senormal mungkin.

2. Operasi perbaikan celah langit-langit mulut

Setelah operasi perbaikan celah bibir selesai, dokter akan melakukan operasi bibir sumbing tahap dua berupa perbaikan celah langit-langit mulut. Jenis operasi ini biasanya dilakukan pada anak usia 6-12 bulan.

Pada operasi ini, dokter akan menutup celah sekaligus mengatur otot pada lapisan langit-langit mulut anak. Proses ini biasanya memakan waktu sekitar 2 jam sampai benar-benar selesai.

Sama seperti operasi bibir sumbing tahap pertama, si kecil dianjurkan untuk rawat inap 1-3 hari sampai kondisi kesehatannya benar-benar pulih. Bedanya, bekas jahitannya tidak terlalu tampak dari luar karena dilakukan pada bagian dalam mulut.

3. Operasi bibir sumbing tambahan

Pada beberapa kasus, anak yang mengalami bibir sumbing membutuhkan operasi tambahan. Hal ini tergantung dari kebutuhan masing-masing pasien dan seberapa parah efek bibir sumbing yang dialami pasien.

Sejumlah operasi bibir sumbing tambahan tersebut meliputi:

  • Operasi cangkok tulang untuk memperbaiki celah pada gusi, menstabilkan rahang atas, dan memudahkan pertumbuhan gigi permanen. Ini biasanya dilakukan pada anak usia 8-12 tahun.
  • Rhinoplasty, yaitu operasi memperbaiki bentuk hidung menjadi lebih sempurna.
  • Operasi perbaikan rahang. Beberapa anak dengan bibir sumbing cenderung memiliki rahang bawah yang lebih kecil daripada anak normal lainnya.
  • Operasi saluran telinga, dilakukan dengan memasang tabung berbentuk kumparan kecil pada gendang telinga. Hal ini bertujuan untuk mencegah penumpukan cairan telinga yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran pada anak.

Sama seperti jenis operasi lainnya, operasi bibir sumbing juga memiliki efek samping berupa perdarahan, infeksi, bekas luka, dan gangguan sementara atau permanen pada saraf, pembuluh darah, atau struktur tubuh lainnya. Maka itu, konsultasikan dulu ke dokter untuk mendapatkan saran jenis operasi bibir sumbing yang tepat untuk anak Anda.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca