7 Cara Efektif Membersihkan Paru-Paru Perokok Pasif

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 September 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Meski hanya kebagian menghirup asapnya saja, perokok pasif juga sama berisikonya dengan para perokok aktif. Maka jika Anda adalah satu dari sekian orang perokok pasif, ayo cari cara bagaimana membersihkan paru-paru dari asap rokok! Jangan sampai kesehatan Anda memburuk karena mengabaikan hal ini dan menganggapnya sepele.

Cara membersihkan paru-paru perokok pasif

paru-paru

Membersihkan paru-paru penting jika Anda merasa menjadi perokok pasif. Pasalnya, asap rokok bisa merusak paru-paru secara perlahan tapi pasti.

Perokok pasif berisiko tinggi mengalami berbagai masalah pernapasan kronis, dari mulai asma hingga penyakit paru obstruktif kronis. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), paparan polusi udara termasuk asap rokok mengakibatkan 4,2 juta kematian di seluruh dunia setiap tahunnya.

Untuk itu sebagai perokok pasif, jangan tunda lagi untuk membersihkan paru-paru dengan cara sebagai berikut:

1. Olahraga teratur

Olahraga teratur membantu meningkatkan kesehatan fisik dan mental seseorang. Selain itu, olahraga yang teratur juga mengurangi risiko banyak kondisi kesehatan, termasuk stroke dan penyakit jantung.

Olahraga memaksa otot untuk bekerja lebih keras yang bisa meningkatkan laju pernapasan tubuh. Dengan begitu, pasokan oksigen ke otot juga akan lebih besar.

Selain itu, olahraga juga membantu meningkatkan sirkulasi tubuh. Hal ini membuat tubuh mendapatkan cukup oksigen termasuk jantung, paru-paru, dan otot. Jika dilakukan dengan rutin, cara ini  bisa membantu membersihkan paru-paru para perokok pasif.

Lantas, apakah orang yang menderita masalah pernapasan kronis tetap perlu olahraga? Tentu saja! Justru olahraga teratur membantu meningkatkan kesehatan pernapasan. Akan tetapi, konsultasikan terlebih dahulu ke dokte rmengenai jenis olahraga yang boleh dan tidak boleh.

2. Menjaga kebersihan udara di rumah

Rumah menjadi tempat istirahat dan menghabiskan waktu yang paling lama. Oleh karena itu, menjaga udara di dalam ruangan tetap bersih menjadi hal penting yang perlu dilakukan.

Rutinlah memvakum atau menyapu ruangan. Jangan lupa untuk rajin mengepel ruangan satu hari sekali untuk memastikan tidak ada debu yang menumpuk.

Bersihkan juga semua ventilasi di rumah seperti yang ada di kamar dan kamar mandi. Jangan lupa juga untuk membersihkan AC dan kipas angin secara rutin agar udara yang keluar tetap bersih.

Usahakan untuk tidak menggunakan pewangi atau pengharum ruangan. Pasalnya, wewangian ini penuh dengan bahan kima berbahaya yang bisa mengiritasi paru-paru Anda. Selain itu yang tak kalah penting pastikan juga untuk melarang siapa pun baik keluarga maupun tamu untuk merokok di dalam rumah.

3. Sering-sering menghirup udara segar

Udara segar adalah udara yang kadar polusinya rendah dan biasanya terdapat di area hijau. Area atau lahan yang ditumbuhi pepohonan umumnya memiliki  kadar polusi yang lebih rendah dan lebih sehat untuk dihirup.

Menghirup banyak udara segar bisa membantu memperluas jaringan di paru-paru agar bekerja dengan baik.  Namun sayangnya, saat ini lahan terbuka hijau yang ada di perkotaan pun kerap memiliki kadar polusi yang tinggi.

Untuk mendapatkan udara yang masih segar, sesekali Anda bisa meluangkan waktu pergi ke daerah dataran tinggi atau pegunungan. Biasanya kualitas udara di pegunungan masih alami dan segar sehingga sehat untuk paru-paru. Cara ini akan membantu membersihkan paru-paru Anda sebagai perokok pasif.

4. Mengonsumsi antioksidan

Antioksidan adalah senyawa penangkal radikal bebas yang salah satunya bersumber dari asap rokok. Selain menangkal radikal bebas, antioksidan juga membantu mengurangi peradangan di dalam tubuh.

Sebagai perokok pasif tanpa disadari mungkin paru-paru Anda mengalami berbagai masalah. Salah satunya yang ditandai dengan sulit bernapas sehingga dada terasa berat dan sesak. Untuk membantu meringankan peradangan di dalam tubuh, konsumsilah berbagai makanan dan minuman yang mengandung antioksidan seperti:

  • Teh hijau
  • Sayuran hijau
  • Kunyit
  • Kacang kenari
  • Minyak zaitun
  • Ceri
  • Stroberi
  • Apel

Mengatur ulang pola makan dengan cara makan makanan yang lebih sehat membantu membersihkan paru-paru perokok pasif. Cara ini juga membantu mencegah peradangan yang sudah ada agat tak semakin parah.

5. Minum banyak air

Minum banyak air akan membantu menghidrasi tubuh dan membuang racun serta zat kimia yang ada di dalam sel termasuk paru-paru. Selain itu, minum banyak air juga membantu Anda menjadi lebih energik.

Oleh karenanya, minumlah 8 sampai 12 gelas air per harinya. Anda bisa menambahkan perasan lemon atau jeruk nipis ke dalam air agar lebih nikmat dan manfaatnya lebih banyak.

6. Sering latihan pernapasan dalam

Untuk meningkatkan jumlah oksigen yang masuk ke paru-paru, cobalah lakukan latihan pernapasan dalam. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Chest menemukan bukti bahwa pernapasan dalam setelah operasi jantung membantu menyehatkan paru.

Teknik pernapasan yang satu ini membawa lebih banyak oksigen dan mempercepat penyembuhan. Mengampil napas panjang, lambat, dan dalam akan membantu menyehatkan paru. Tak hanya itu, teknik juga juga membantu menyalurkan darah yang kaya akan oksigen ke seluruh tubuh.

7. Taruh tanaman di dalam rumah

Menaruh tanaman di dalam rumah bisa jadi cara yang Anda coba untuk membersihkan paru-paru jika Anda adalah perokok pasif. Tanaman memproduksi oksigen, zat vital yang dibutuhkan manusia untuk bernapas. Tak hanya itu, tanaman juga membantu menyaring racun di udara yang ada di dalam rumah.

Namun, ketika menaruh tanaman di dalam rumah, pastikan ia mendapat cukup sinar matahari. Jika tidak, tanaman justru akan menghirup oksigen, bukan justru memproduksinya. Akibatnya, oksigen yang seharusnya Anda konsumsi akan berkurang karena tanaman ikut menghirupnya.

Menurut International Association of Certified Home Inspectors, sebuah penelitian di India menemukan bukti konkret menaruh tanaman di dalam ruangan dapat membantu mengurangi iritasi mata, masalah pernapasan, dan sakit kepala. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Menjadi Social Smoker Ternyata Sama Bahayanya dengan Perokok Aktif

Istilah social smoker yaitu sebutan bagi yang hanya merokok saat bersosialisasi. Namun, apa Anda tahu dampak kesehatannya sama saja seperti perokok aktif?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 13 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Manusia Hidup dengan Sebelah Paru, Kok Bisa?

Banyak sebab kerusakan pada paru yang haruskan manusia merelakan sebelah parunya dibuang dan ternyata masih bisa hidup dengan itu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Berita Luar Negeri, Berita 25 Maret 2020 . Waktu baca 5 menit

Benarkah Rokok Menyebabkan Penggumpalan Darah?

Salah satu bahaya rokok yang mungkin belum banyak diketahui yaitu rokok dapat menyebabkan penggumpalan darah. Bagaimana hal itu terjadi?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Tips Sehat 19 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

Fungsi Paru Berkurang Setelah Pasien COVID-19 Sembuh, Benarkah?

Ilmuwan melihat adanya perubahan pada pada kondisi paru pasien COVID-19 yang sudah sembuh, kondisi paru-paru mereka mengalami pelemahan fungsi.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 18 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kebugaran jantung

Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Cara menjaga kesehatan paru-paru salah satunya adalah dengan berhenti merokok.

6 Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Paru-Paru Anda

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 13 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
apa itu kolesterol

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
arti kedutan

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit