Cara Membedakan Flu Biasa dan Sinusitis

Oleh

Mata berair, bersin-bersin, dan hidung tersumbat bisa jadi tanda-tanda Anda terkena pilek biasa atau bahkan sinusitis. Jadi bagaimana cara membedakannya?

Tanda-tanda dan gejala flu atau pilek

Kalau Anda hanya terserang flu biasa, biasanya Anda perlu bersahabat akrab dengan tissue hanya untuk beberapa hari saja. Pada umumnya, pilek akan sembuh sendirinya setelah sepuluh hari atau bahkan kurang.

Berikut adalah tanda-tanda Anda terserang flu:

  • Sakit tenggorokan
  • Batuk-batuk
  • Sakit kepala
  • Hidung tersumbat
  • Bersin-bersin
  • Lemas
  • Hidung beringus
  • Bengkak pada rongga hidung
  • Demam

Flu biasanya dimulai dengan sakit tenggorokan, yang biasanya akan hilang setelah 1-2 hari. Suara sengau, hidung berair, hidung tersumbat, dan bersin-bersin atau batuk-batuk biasanya akan hilang setelah 4-5 hari. Pada orang dewasa, demam yang menyertai flu biasanya jarang terjadi. Lain ceritanya dengan anak-anak, biasanya anak-anak terkena demam yang disertai pilek.

Saat pilek, hidung Anda akan berair dipenuhi oleh cairan yang berasal dari sekresi rongga hidung hanya untuk beberapa hari. Setelah itu, cairan ini akan mengental dan warnanya menjadi lebih gelap. Ingus kental ini terjadi secara natural. Perlu diingat, ingus yang mengental tak selalu berarti Anda terkena sinusitis.

Tanda-tanda dan gejala sinusitis

Nah, kalau sampai lebih dari sepuluh hari pilek Anda belum sembuh juga, periksalah ke dokter. Bisa jadi Anda terjangkit sinusitis. Sinusitis adalah penyakit di mana sinus (lubang yang menghubungkan rongga hidung dan batok kepala) Anda terinfeksi. Infeksi ini cukup sulit untuk disembuhkan. Ada berbagai macam penyebab Anda terkena sinusitis, mulai dari akibat virus, bakteri, atau bahkan alergi.

Perlu diingat bahwa pilek biasanya bukan penyebab Anda terkena sinusitis. Akan tetapi, memang bisa jadi kebiasaan Anda saat pilek dapat menyebabkan sinusitis. Contohnya, saat Anda pilek, Anda mungkin sering sekali menyentuh hidung Anda, di mana mungkin saja bakteri-bakteri di tangan Anda masuk ke dalam sinus. Karena sinus Anda tidak bisa menyaring bakteri-bakteri ini, maka bakteri tersebut tinggal di hidung Anda dan berkembang biak.

Secara umum, berikut adalah tanda-tanda Anda terserang sinusitis:

  • Terasa ada tekanan di sinus (di belakang mata dan pipi)
  • Hidung berair yang terjadi lebih dari seminggu
  • Sakit kepala yang terasa makin parah
  • Demam
  • Batuk-batuk
  • Susah nafas
  • Ingus kental berwarna kuning atau hijau pada hidung Anda atau pada tenggorokan
  • Kelelahan
  • Berkurangnya kemampuan untuk mencium aroma

Flu bisa sembuh hanya dengan air putih dan istirahat

Penyebab flu biasanya adalah virus. Jadi, mengobati pilek dengan antibiotik sama sekali tidak membantu. Akan tetapi, obat-obatan jenis over-the-counter (obat-obatan yang dapat dibeli tanpa resep dokter) mungkin akan membuat Anda merasa lebih baik. Pengobatan yang Anda ambil harus ditargetkan untuk meringankan tanda-tanda kesehatan yang spesifik, misalnya untuk meringankan sakit kepala Anda, meringankan hidung tersumbat, atau meringankan demam Anda.

Selain itu, Anda disarankan untuk banyak minum air putih dan beristirahat. Nah, beristirahat inilah yang mungkin agak bermasalah. Kebanyakan orang tidak ingin meninggalkan pekerjaannya hanya karena pilek, sehingga terus memaksa bekerja dan kurang istirahat. Mungkin juga, Anda kesulitan tidur saat malam hari karena tidak nyaman akibat susah bernapas karena hidung Anda tersumbat.

Sinus irrigation juga bisa jadi menjadi salah satu metode alternatif untuk pengobatan. Dengan metode ini, cairan-cairan pada rongga hidung Anda akan dibantu dikeluarkan dengan bantuan campuran air bersih dan garam. Biasanya, orang-orang yang terserang pilek akan merasa lebih baik setelah melalui proses ini.

Pengobatan sinusitis biasanya membutuhkan antibiotik

Kalau Anda berpikir Anda terkena sinusitis, maka Anda perlu pergi ke dokter. Biasanya, infeksi ini akan hilang dengan sendirinya atau setelah Anda mengonsumsi antibiotik. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan metode sinus irrigation sebagai alternatif penyembuhan. Metode tersebut dapat membantu Anda meringankan tanda-tanda kesehatan yang mengganggu sambil antibiotik bekerja membunuh kuman-kuman penyebab sinusitis. Steroids, obat-obat penghilang hidung tersumbat, atau obat-obatan yang dapat dibeli tanpa resep dokter lain juga dapat membantu Anda mengatasi keadaan Anda. Akan tetapi, kalau sinusitis Anda tidak pergi juga setelah mengonsumsi antibiotik, datanglah ke dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT).

Ada orang yang terserang sinusitis berkali-kali. Biasanya risiko terkena sinusitis bertambah jika Anda memiliki alergi, atau bila Anda merokok. Dalam kasus-kasus serius (meskipun jarang terjadi), sinusitis yang akut bisa menjadi kronis bila tidak diobati dengan baik. Kalau sudah dalam tahap kasus sangat serius, di mana antibiotik atau pengobatan-pengobatan lain tidak mempan lagi, maka Anda mungkin memerlukan operasi sinus.

BACA JUGA:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca