Apakah Ukuran Penis Berpengaruh Terhadap Kepuasan Seksual?

Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Hubungan seks pada dasarnya saling membutuhkan kepuasan satu sama lain baik dari pria maupun wanita. Pada satu sisi, terkadang ukuran penis pria dijadikan tumpuan dalam faktor kepuasan seksual. “Semakin besar ukuran penis pria, semakin hebat kepuasan seks yang dihasilkan,” begitu jargonnya.

Ketika orang berbicara tentang ukuran penis, mereka biasanya mengacu pada panjang penis. Jika, seorang pria memiliki penis pendek tetapi lebar, dirinya mungkin  menganggap  sebagai pria dengan penis kecil. Bagaimanapun, tebal penis merupakan hal yang dapat dijadikan kepuasan tersendiri dalam berhubungan seks, meskipun biasanya jarang diakui dalam tolak ukur kepuasan seksual.

Apakah tebal dari penis berkontribusi terhadap kepuasan seksual? Apakah penis yang panjang lebih penting? Atau mungkin, ukuran penis tidak berhubungan dengan kenikmatan seksual? Simak beberapa penjelasan berikut.

Ukuran penis bukan tolak ukur kepuasan seksual

Penelitian medis yang dilakukan oleh The Journal Sex of Social Medicine menjelaskan, tidak semua wanita bisa terpuaskan oleh penis yang panjang. Berdasarkan  kesimpulan penelitian tersebut, studi fisiologis menjelaskan, bahwa vagina pada dasarnya menyesuaikan ukuran pada saat penis masuk, karena sifat vagina yang fleksibel ketika dipenetrasi oleh penis.

Peneliti Stuart Brody menyatakan, “Pria yang cemas dengan ukuran penisnya itu adalah dampak dari stereotip yang dibangun masyarakat, yang menyatakan bahwa pria penis kecil bukan pria  yang maskulin.” Sementara itu, Barry Komisaruk dari Rutgers University yang tidak terlibat dalam penelitian, tidak begitu sependapat dengan Brody. Menurutnya, ukuran penis mungkin memang berpengaruh bagi wanita yang suka mencapai orgasme vaginal, namun tidak semua kepuasan dan orgasme dapat dicapai dengan cara itu.

BACA JUGA: Berapa Panjang Ukuran Penis Normal di Seluruh Dunia?

Kenapa penis tebal lebih disukai wanita?

Dilansir dari BMC Women Health, 45 dari 50 wanita merasakan kepuasan seksual dari tebal penis. Hal ini tidak jelas mengapa penis tebal lebih disukai dari penis yang ukuran  panjang, namun kesimpulannya diambil dari tebal  penis, karena penis tebal pada dasarnya memberikan rangsangan kepada klitoris yang lebih besar ketika penis tersebut berada di dalam vagina. Artinya, penis lebar tampaknya akan menawarkan kepuasan yang lebih besar untuk mencapai orgasme vagina, khususnya pada bagian klitoris. Jika ini benar, maka ukuran penis bukan menjadi tolak ukur kepuasan seks.

Menurut Ian Kenner, Ph. D, seorang ahli seksologi dan penulis buku “She Comes First” menyatakan, wanita yang mengeluhkan penis pasangannya kecil adalah wanita yang tidak bisa mencapai orgasme. Para wanita pada dasarnya tidak akan mempermasalahkan tentang ukuran, karena setelah mereka mencapai orgasme, maka ukuran penis tidaklah lagi penting.

BACA JUGA: Apakah Kelainan Penis Kecil (Micropenis) Mengurangi Kesuburan?

Bagaimana jika pasangan Anda minder dengan ukuran penisnya ?

Banyak pria yang bangga dengan ukuran penis yang gagah, namun ada juga pria yang minder dengan ukuran penisnya. Jika Anda memiliki pasangan yang minder mengenai penis yang dimilikinya, ada beberapa hal yang dapat Anda katakan kepada pasangan Anda untuk dapat membangkitkan kepercayaan dirinya kembali, serta meyakinkan pasangan Anda bahwa ukuran penisnya tidak memengaruhi hubungan seksual Anda dan pasangan.

  1. Kembali ingatkan pasangan anda, bahwa ukuran penisnya, bukan hal yang utama dalam mencapai kepuasan seksual bersama.
  2. Beri tahu pasangan Anda, bahwa kepuasan Anda dalam berhubungan seks, tidak didasarkan pada ukuran penisnya. Kepuasan seks yang sejatinya didasarkan pada cinta, keintiman, dan kasih sayang yang ditujukan kepada masing-masing individu, sebelum dan sesudah Anda berhubungan seksual.
  3. Ingatkan juga bahwa Anda mencintai pasangan Anda untuk isi kepalanya yang besar, bukan kepala “junior”-nya.

BACA JUGA: Benarkah Ada Cara Membesarkan Penis yang Efektif?

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Awas, Pria yang Kecanduan Pornografi Malah Berisiko Alami Impotensi

Berapa kali Anda menonton pornografi dalam seminggu? Hati-hati, lho. Para ahli menguak kalau kecanduan pornografi berdampak pada risiko disfungsi ereksi.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 11 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Manfaat Senam Kegel untuk Stamina Seks Pria dan Cara Melakukannya

Meski senam kegel sudah lama dikenal efektif untuk mengencangkan vagin.Namun, ternyata senam kegel juga memiliki manfaat untuk stamina seks pria.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Seks & Asmara 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Gejala Penyakit Urologi, Dari Nyeri Buang Air Kecil Hingga Impotensi

Gejala penyakit urologi kerap berhubungan dengan proses kencing yang tidak normal seperti kesulitan atau malah terlalu sering. Apa gejala lainnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Urologi 7 September 2020 . Waktu baca 10 menit

Apa Akibatnya Jika Melakukan Seks Terlalu Sering?

Hubungan seks adalah salah satu faktor terpenting dalam keharmonisan rumah tangga. Namun apakah ada risikonya jika melakukan seks terlalu sering?

Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Hidup Sehat, Seks & Asmara 2 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kanker penis

Kanker Penis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 8 menit
penis sehat

8 Makanan Wajib untuk Menjaga Kesehatan Penis

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Alergi Sperma

Memiliki Alergi Terhadap Sperma, Mitos atau Fakta?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 8 menit
Suami Istri Jarang Berhubungan Intim

Lakukan Hal Ini Saat Pasangan Menolak Berhubungan Seks

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 4 menit