Tips Aman dan Sehat Menggunakan Sex Toy

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Perihal seksualitas saat ini bukanlah lagi hal yang tabu untuk diperbincangkan. Belakangan ini bahkan muncul topik baru mengenai sex toy. Apakah Anda sudah menonton “Fifty Shade of Grey”? Ya, topik ini bahkan lebih banyak lagi didiskusikan setelah film tersebut resmi dirilis. Sex toy adalah alat bantu yang bisa dipakai dalam berhubungan seksual. Sex toy biasa digunakan untuk menciptakan hal yang berbeda antara Anda dengan pasangan. Namun, apakah penggunaan sex toy aman bagi kesehatan? Simak penjelasannya berikut ini agar Anda tetap sehat menggunakan sex toy.

Sex toy seperti apa yang aman bagi kesehatan?

Keamanan penggunaan sex toy bagi kesehatan bergantung dari bagaimana Anda memakainya dan merawatnya. Berikut beberapa hal yang seorang seksolog sarankan untuk Anda lakukan, guna menjaga keamanan penggunaan sex toy bagi kesehatan Anda:

  • Mengecek bahan-bahan pembuatnya, karena beberapa sex toy ditemukan terbuat dari phthalates, suatu bahan kimia berbahaya yang membuat plastik terasa lembut dan fleksibel. Bahan ini merupakan karsinogen bagi manusia. Sex toy yang terbuat dari bahan spons juga berisiko lebih besar untuk mengandung bakteri.
  • Mencium aromanya, karena sex toy dengan aroma menyengat, patut dicurigai dan diwaspadai berbahaya bagi kesehatan.
  • Menilai desainnya. Sex toy yang aman, seharusnya terasa lembut, tidak mudah rusak dan mudah untuk dibersihkan.
  • Mudah untuk dilepas. Hal ini ditujukan untuk mencegah insiden apabila sex toy yang Anda gunakan terselip atau sulit dicabut dari salah satu organ reproduksi Anda atau pasangan.

Tips aman menggunakan sex toys agar tak tertular penyakit kelamin

Guna terhindar dari penularan penyakit kelamin, berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan:

  • Gunakan bahan pembersih yang memang didesain untuk membersihkan sex toy, seperti air hangat dan sabun dengan kandungan yang ringan (mild soap).
  • Sebaiknya jangan berbagi sex toy Anda dengan orang lain bila Anda tidak dapat menjamin kebersihannya. Hal ini justru bisa menjadi sarana penularan penyakit menular seksual.
  • Sebaiknya jangan gunakan sex toy untuk seks anal dan seks oral seks secara berkelanjutan tanpa dibersihkan terlebih dulu.
  • Sebaiknya tetap gunakan kondom untuk menutupi sex toy yang melibatkan penetrasi seperti vibrator, serta ganti kondom tersebut dengan yang baru setiap kali Anda menggunakannya.
  • Jangan berbagi sex toy yang berpotensi melukai hingga ada darah. Jika terdapat luka kecil pada organ reproduksi Anda atau pasangan Anda, hal ini berpotensi untuk menularkan infeksi seperti hepatitis B, hepatitis C, dan HIV.

Selain itu, dalam membersihkan sex toy Anda usai digunakan, Anda juga perlu memperhatikan terbuat dari bahan apa sex toy Anda serta apakah terdapat bagian yang tak dapat dibersihkan pada sex toy Anda.

Sebaiknya, bersihkan sex toy Anda sesuai panduan yang ada. Sex toy dari produsen terpercaya biasanya menyertakan panduan cara membersihkan produknya pada kemasannya. Anda juga perlu untuk memeriksa sex toy Anda secara rutin untuk mengecek apakah terdapat kerusakan pada sex toy Anda. Hal ini dikarenakan sex toy yang rusak, berpotensi menjadi media yang nyaman untuk bakteri hidup. Segera konsultasikan pada dokter Anda bila Anda mencurigai sesuatu terjadi pada kesehatan reproduksi Anda.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

7 Pantangan Penderita Hepatitis yang Penting Dihindari

Penderita hepatitis perlu mengindari beragam pantangan agar penyakit yang dideritanya tidak semakin parah. Berikut adalah pantangan bagi penderita hepatitis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Gangguan Pencernaan, Health Centers 03/04/2020 . 4 menit baca

Berbagai Bahaya yang Ditimbulkan Akibat Melakukan Aborsi Sendiri

Tahukah Anda, bahwa melakukan aborsi sendiri dapat menyebabkan munculnya penyakit ganas pada sang ibu? Itulah penyebab utama dari kematian ibu di dunia.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Melahirkan, Kehamilan 01/04/2020 . 6 menit baca

Pasien Kedua yang Dinyatakan Sembuh dari HIV, Ini Faktanya

Obat untuk menyembuhkan pasien HIV memang belum ditemukan. Namun, untuk kedua kalinya dalam sejarah ada pasien yang dinyatakan sembuh dari HIV.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Berita Luar Negeri, Berita 14/03/2020 . 6 menit baca

Wajarkah Berat Badan Naik Saat PMS?

Ada beragam keluhan wanita menjelang menstruasi sebagai gejala premenstrual syndrome (PMS). Naik berat badan saat PMS menjadi salah satunya. Apa alasannya?

Ditulis oleh: Nita Azka Nadhira, S.Gz
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 08/03/2020 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

cara membersihkan vibrato mainan seks sex toys

Begini Cara yang Benar Membersihkan Vibrator

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 05/05/2020 . 4 menit baca
efek samping pakai vibrator terlalu sering

Kalau Terlalu Sering Pakai Vibrator, Apa Efek Samping yang Ditimbulkan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020 . 4 menit baca
temulawak obat hepatitis

Benarkah Temulawak Bisa Dijadikan Obat Hepatitis?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 15/04/2020 . 3 menit baca
seks memperlambat menopause

Rutin Berhubungan Seks Bisa Memperlambat Datangnya Menopause

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 03/04/2020 . 4 menit baca