Apakah Wanita Usia Menopause Gairah Seksnya Pasti Akan Menurun?

Oleh

Gairah seksual antara satu wanita dengan wanita lainnya bervariasi dari hari ke hari berdasarkan pada kegiatan sehari-hari dan faktor kesehatan. Secara umum, gairah seksual akan menurun secara bertahap pada pria dan wanita, tapi wanita bisa sampai dua sampai tiga kali lebih terpengaruh dengan bertambahnya usia mereka. Gairah seksual berkurang umumnya terjadi pada perempuan di usia 40-an dan 50-an.

Ada beberapa wanita yang sudah mengalami menopause mengatakan bahwa mereka punya dorongan seksual yang lebih baik. Hal ini mungkin karena tidak ada lagi rasa takut akan hamil. Selain itu, pengaruh usia juga berbeda pada tiap individu. Ada beberapa wanita mengalami penurunan drastis dalam hasrat seksual yang dimulai pada usia tergolong masih muda, dan dari beberapa laporan ada juga orang yang justru merasakan peningkatan minat pada seks ketika memasuki usia paruh baya.

Wanita-wanita yang mengalami peningkatan gairah mungkin merasa lebih puas karena terbebas dari penggunaan alat konstrasepsi atau ada pula yang merasa lebih leluasa karena di rumah hanya tinggal berdua dengan suami, di mana anak-anak sudah tidak tinggal serumah lagi. Hal ini memungkinkan mereka untuk bersantai dan menikmati keintiman dengan pasangan.

Efek menopause pada gairah seksual wanita

Hilangnya estrogen dan testosteron saat masa menopause mampu menpengaruhi perubahan dalam tubuh wanita dan dorongan seksualnya. Wanita menopause mungkin menyadari bahwa mereka jadi tidak mudah terangsang, mereka juga merasa menjadi kurang sensitif saat disentuh atau dibelai.

Banyak wanita yang akan melalui atau telah melalui menopause mengeluh bahwa mereka memiliki masalah rangsangan, dan tidak bisa mencapai orgasme saat bercinta sesering dulu. Belum lagi perubahan suasana hati yang sering menyertai menopause, yang dapat menurunkan minat dalam seks.

Selain itu, tingkat estrogen yang lebih rendah dapat menyebabkan penurunan suplai darah ke vagina. Hal ini dapat mempengaruhi pelumasan vagina yang mampu menyebabkan vagina menjadi terlalu kering, sehingga membuat hubungan seks sakit dan tidak nyaman.

Faktor-faktor lain yang dapat menurunkan minat wanita pada seks selama menopause adalah karena menopause biasanya juga membawa serta berbagai masalah berikut ini:

Tips meningkatkan gairah seksual saat memasuki fase menopause

Jika Anda memasuki masa menopause, berikut adalah beberapa tips untuk menjaga dan meningkatkan gairah seks Anda:

1. Menjalani gaya hidup sehat

Makan makanan bergizi, menjaga berat badan yang sehat, tidak merokok, dan berolahraga secara teratur dapat meningkatkan mood dan kesegaran. Hal ini mampu secara langsung mempengaruhi dorongan seksual Anda.

2. Melakukan senam Kegel

Senam Kegel adalah gerakan yang ditujukan untuk mengencangkan otot panggul bawah. Aktivitas ini bermanfaat mengencangkan otot-otot di bawah rahim, kantong kemih, dan usus besar. Melatih otot-otot dasar panggul Anda dapat memperkuat otot-otot Anda selama seks dan meningkatkan intensitas orgasme Anda.

3. Cek kesehatan

Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung adalah sebuah keharusan.Pasalnya tiga penyakit tersebut merupakan penyakit umum yang seiring di derita seiring bertambahnya usia. Selain itu, dengan rutin melakukan cek kesehatan dapat meningkatkan kesehatan pembuluh darah Anda yang berguna untuk meningkatkan respon seksual Anda.

4. Bicarakan dengan dokter Anda

Jika Anda memiliki gejala-gejala menopause seperti kekeringan vagina, hot flashes alias munculnya perasaan panas yang bisa datang tiba-tiba pada bagian wajah, leher dan dada, atau hasrat seksual menurun, tanyakan kepada dokter Anda tentang perawatan atau perubahan gaya hidup yang dapat membantu meringankan gejala-gejala tersebut.

Tetap bugar dan sehat sampai usia tua tidak hanya akan meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan, tetapi juga akan meningkatkan kesempatan Anda agar mampu memuaskan gairah seks sepanjang hidup Anda.

Baca Juga:

Yang juga perlu Anda baca