Mungkinkah Mencegah Hamil Setelah Berhubungan Seks?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17/03/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda melakukan hubungan seks tanpa pengaman, padahal belum siap untuk hamil? Berbagai situasi dan kondisi dapat menyebabkan wanita “tidak siap” dengan risiko dari aktivitas seks yang dilakukannya. Namun, bukan berarti kehamilan tidak bisa dicegah jika Anda telanjur melakukan hubungan seks tanpa pengaman. Lalu, mungkinkah ada cara mencegah hamil setelah berhubungan?

Kontrasepsi untuk mencegah hamil setelah berhubungan seks

Untuk mencegah hamil setelah berhubungan seks, ada beberapa pilihan alat kontrasepsi yang bisa Anda gunakan. Berikut adalah beberapa pilihan kontrasepsi yang cukup efektif mencegah hamil setelah hubungan seks tanpa pengaman, di antaranya:

1. Pil kontrasepsi darurat

Pernahkah Anda mendengar mengenai kontrasepsi darurat? Ini adalah salah satu pilihan kontrasepsi yang Anda gunakan untuk mencegah hamil setelah berhubungan seks. Kontrasepsi darurat ini berupa pil yang harus Anda konsumsi sesegera mungkin setelah berhubungan intim dengan pasangan.

Semakin cepat Anda menggunakan kontrasepsi darurat ini, semakin efektif pil ini membantu Anda mencegah hamil setelah berhubungan seks. Pil kontrasepsi ini dapat membantu Anda mencegah kehamilan hingga 72 jam setelah aktivitas seks tanpa pengaman tersebut.

Namun, Anda tidak bisa menggunakan kontrasepsi darurat ini sebagai metode kontrasepsi utama yang Anda gunakan sehari-hari. Pasalnya, sesuai dengan namanya, alat kontrasepsi ini digunakan untuk kondisi darurat saja. Hanya saja, Anda sudah tidak bisa menggunakannya lagi jika Anda sudah terlanjur hamil.

Kontrasepsi darurat ini dapat membantu Anda melakukan pencegahan terhadap kehamilan dengan cara mencegah terjadinya ovulasi dan fertilisasi atau pembuahan setelah Anda melakukan hubungan intim. Namun, Anda perlu memperhatikan efek samping kontrasepsi darurat, seperti mual, rasa lelah, sakit kepala, hingga nyeri pada payudara.

2. Pil KB biasa

Rupanya, tidak hanya pil kontrasepsi darurat saja yang dapat membantu Anda mencegah hamil setelah berhubungan. Melansir Emergency Contraception Website yang dikelola oleh Princeton, pil KB biasa yang harusnya digunakan untuk kontrasepsi sehari-hari juga bisa membantu Anda mencegah kehamilan setelah seks tanpa pengaman.

Namun, tidak semua jenis pil KB berfungsi sebagai pil kontrasepsi darurat. Maka itu, Anda perlu mencari tahu jenis pil KB apa saja dan dari merek mana saja yang bisa digunakan sebagai pil kontrasepsi yang sifatnya darurat ini. Akan tetapi, saat Anda menggunakan pil KB biasa untuk pencegahan kehamilan setelah berhubungan, ketersediaan pil KB mungkin tidak cukup untuk digunakan sebagai pil KB sehari-hari.

Artinya, Anda mungkin harus menggunakan kontrasepsi cadangan seperti kondom saat berhubungan seks lagi dengan pasangan Anda, hingga Anda mengalami menstruasi. Baru setelah itu, Anda bisa menggunakan pil KB sebagai metode kontrasepsi reguler dengan pack yang baru.

3. IUD tembaga

Alat kontrasepsi lain yang bisa Anda gunakan sebagai cara mencegah hamil setelah berhubungan adalah IUD tembaga. Alat yang dimasukkan ke dalam rahim ini bisa efektif mencegah hamil setelah seks tanpa pengaman. Anda tidak disarankan untuk memasangnya sendiri.

Anda membutuhkan bantuan dokter untuk memasukkannya ke dalam rahim melalui vagina. Hanya saja, Anda harus segera melakukannya. Artinya, setelah Anda melakukan hubungan seks, Anda harus sesegera mungkin pergi ke rumah sakit atau tempat praktik dokter kandungan.

Pasalnya, metode kontrasepsi ini mungkin hanya akan efektif jika dimasukkan ke rahim dalam kurun waktu lima hari setelah seks tanpa pengaman. Pasalnya, jika Anda memasang IUD tembaga setelah lima hari, dikhawatirkan metode ini sudah tidak efektif lagi mencegah hamil setelah berhubungan.

IUD tembaga adalah KB spiral yang terbuat dari bahan plastik berbentuk T, lalu dilapisi tembaga pada tubuhnya. Metode kontrasepsi ini bekerja dengan cara melepas tembaga yang dapat mengentalkan lendir serviks. Saat lendir serviks mengental, sel sperma yang masuk ke dalam vagina akan kesulitan berenang ke dalam rahim.

Dengan begitu, sel sperma akan kesulitan bertemu dengan sel telur. Hal ini tentu membantu Anda mencegah terjadinya fertilisasi, sehingga kemungkinan hamil setelah berhubungan seks semakin kecil.

Hal lain yang perlu dilakukan untuk mencegah hamil setelah berhubungan seks

Selain upaya mencegah hamil setelah berhubungan di atas, ada beberapa hal yang juga perlu Anda lakukan, misalnya:

1. Cek kehamilan

Anda mungkin saja mengusahakan yang terbaik dengan berupaya mencegah hamil setelah berhubungan. Namun, Anda tetap harus waspada dengan melakukan pemeriksaan kehamilan. Hal ini bisa Anda lakukan kurang lebih dua minggu setelah melakukan hubungan seks tanpa pengaman.

Sebelum Anda melakukan cek kehamilan di rumah maupun di rumah sakit, setidaknya pastikan bahwa Anda memang tidak mengalami menstruasi dalam kurun waktu tersebut. Pastikan Anda tidak melakukan cek kehamilan terlalu cepat. Pasalnya, tubuh Anda mungkin “belum selesai” membangun hormon hCG, sebagai hormon yang menunjukkan tanda-tanda saat pemeriksaan kehamilan.

2. Segera rencanakan kontrasepsi

Setelah berhasil mencegah agar tidak hamil setelah berhubungan seks tanpa pengaman, mungkin Anda menjadi lebih berhati-hati. Artinya, Anda mungkin mulai memikirkan apakah Anda membutuhkan pengaman di kemudian hari. Khususnya jika Anda merasa ada kemungkinan untuk melakukan hal yang sama lagi di masa depan.

Anda bisa mulai merencanakan penggunaan kontrasepsi jangka panjang, jika Anda memang tidak ingin hamil hingga waktu yang telah Anda tentukan. Jika demikian, daripada Anda terus-menerus mencegah kehamilan setelah berhubungan, Anda mungkin bisa mulai merencanakan penggunaan kontrasepsi reguler.

Ada banyak pilihan kontrasepsi yang bisa Anda gunakan, mulai yang jangka pendek seperti kondom. Namun, ada juga pilihan kontrasepsi jangka panjang seperti pil KB, IUD hormonal, suntik KB, dan berbagai pilihan kontrasepsi lainnya.

Jika Anda hendak menggunakan kontrasepsi, Anda bisa bertanya kepada dokter, mana jenis kontrasepsi yang paling sesuai untuk kondisi kesehatan Anda. Tentu saja, Anda disarankan untuk memeriksakan kondisi kesehatan Anda, Hal ini dilakukan demi memastikan bahwa Anda dalam kondisi sehat dan tidak ada masalah kesehatan tertentu.

Anda tidak disarankan menggunakan metode kontrasepsi, khususnya jangka panjang, tanpa pengawasan dari dokter. Jika Anda merasa tidak cocok dengan alat kontrasepsi yang telah Anda gunakan, Anda juga bisa mengganti alat kontrasepsi dengan metode lain yang mungkin lebih cocok untuk Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Prinsip Menjaga Kesehatan Reproduksi Bagi Pria dan Wanita

Menjaga kesehatan sistem reproduksi bukan cuma urusan wanita. Sama penting bagi pria untuk memelihara organ reproduksinya agar bisa mendapat keturunan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 09/07/2019 . Waktu baca 6 menit

Lupa Minum Pil KB? Ini yang Harus Anda Lakukan

Minum pil KB harus rutin sesuai jadwal agar efeknya maksimal. Namun, bagaimana kalau lupa minum pil KB? Apa yang harus dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kontrasepsi, Seks & Asmara 02/05/2019 . Waktu baca 6 menit

Selain Pil KB, Alat Kontrasepsi Ini Juga Bisa Bikin Payudara Makin Besar

Ketika menggunakan alat kontrasepsi tertentu, payudara Anda mungkin tampak membesar. Lantas, bagaimana bisa alat KB bikin payudara membesar?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Fakta Unik 11/03/2019 . Waktu baca 3 menit

Intip Cara Kerja Gel Kontrasepsi, Terobosan Baru Alat KB untuk Pria

Baru-baru ini dikembangkan gel kontrasepsi pencegah kehamilan untuk pria. Namun, efektif dan amankah? Lantas, bagaimana cara menggunakannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kontrasepsi, Hidup Sehat, Seks & Asmara 08/03/2019 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

vasektomi dan tubektomi

Vasektomi dan Tubektomi, Sterilisasi untuk Mencegah Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 22/03/2020 . Waktu baca 6 menit
kb non hormonal

Pilihan Kontrasepsi Non Hormonal yang Bisa Anda Gunakan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 12/03/2020 . Waktu baca 6 menit
kb pandemi covid-19

Belum Pernah Hamil, Amankah Bila Pakai KB Suntik?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 06/01/2020 . Waktu baca 4 menit
minum morning after pill

Agar Tak Lupa, Bolehkah Minum Morning After Pill (KB Darurat) Sebelum Seks?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 26/08/2019 . Waktu baca 3 menit