Cara Kerja dan Efek Samping KB Implan atau KB Susuk

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 09/05/2020
Bagikan sekarang

KB implan atau KB susuk adalah salah satu pilihan alat kontrasepsi yang bisa Anda pilih. Belakangan ini, metode KB susuk alias KB implan mulai naik daun di tengah popularitas KB spiral (IUD), pil KB, dan juga kondom. Bagaimana sebenarnya cara kerja KB implan dan apakah ada efek sampingnya?

Apa itu KB implan atau KB susuk?

Menurut sebuah artikel yang dimuat Mayo Clinic, KB implan adalah alat kontrasepsi jangka panjang yang bisa digunakan oleh wanita. DI Indonesia, KB implan ini juga disebut sebagai KB susuk.

Alat kontrasepsi ini adalah tabung plastik kecil dan fleksibel seukuran korek api, yang berisi hormon untuk mencegah kehamilan. Tabung ini (yang sering disebut susuk) akan dimasukkan (atau diimplan) ke dalam kulit lengan atas. Dengan pemakaian yang benar, sekali pasang KB susuk ini sudah dapat mencegah kehamilan selama tiga tahun.

Bagaimana cara kerja KB implan atau KB susuk?

Susuk yang sudah dimasukkan ke bawah kulit akan melepaskan hormon progestin dengan kadar rendah. Kemudian, hormon tersebut akan mencegah ovulasi (pelepasan sel telur dalam siklus bulanan). Jika seorang wanita tidak berovulasi, ia tidak bisa hamil karena tidak ada sel telur untuk dibuahi.

Progestin yang dilepaskan oleh KB implan juga akan menebalkan lendir di sekitar leher rahim atau serviks. Hal ini akan mencegah sperma untuk memasuki rahim.

Progestin juga akan menipiskan lapisan dinding rahim, sehingga jika ada sperma yang berhasil membuahi sel telur, telur tersebut akan sulit menempel pada dinding rahim untuk memulai kehamilan.

Apakah KB implan atau KB susuk ampuh mencegah kehamilan?

KB susuk adalah metode kontrasepsi yang sangat efektif mencegah kehamilan. Dalam jangka waktu satu tahun, hanya ada tak sampai 1 dari 100 pengguna KB implan yang tetap kebobolan hamil.

Kemungkinan hamil akan meningkat jika Anda menggunakan KB susuk selama 3 tahun tanpa diganti. Karena itulah, penting untuk mengingat dan mencatat kapan KB dipasang, dan kapan waktu paling telat bagi Anda untuk menggantinya. Jika Anda tak sempat mengganti KB implan tepat pada waktunya, gunakan alat KB tambahan seperti kondom.

Pada umumnya, efektivitas alat kontrasepsi bergantung pada banyak hal, dan ini termasuk apakah Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, atau sedang mengonsumsi obat-obatan dan herbal tertentu yang dapat mengganggu kerja alat KB. Sebagai contoh, obat herbal St. John’s wort dan beberapa antibiotik bisa menurunkan kinerja KB implan sehingga menjadi kurang ampuh.

Kemudian, alat KB yang paling efektif pun tidak akan ampuh mencegah kehamilan jika tidak digunakan dengan benar. Untuk dapat bekerja dengan baik, implan harus berada dalam posisi yang benar dan bekerja dengan baik, serta harus diganti jika sudah waktunya.

KB susuk tidak dapat mencegah Anda terkena penyakit menular seksual. Kondom adalah satu-satunya alat kontrasepsi pencegah kehamilan yang bisa melindungi pria dan wanita dari penularan penyakit kelamin.

Bagaimana cara pemasangan KB susuk?

KB implan hanya tersedia di klinik, puskesmas, atau rumah sakit, dan harus dipasang oleh dokter, bidan, dan petugas kesehatan yang sudah diberi training untuk memasang susuk KB. Dokter mungkin akan menunda pemasangan KB ini tergantung pada siklus menstruasi Anda, atau jika Anda sedang menggunakan metode kontrasepsi lain.

Proses pemasangan KB ini akan dimulai dengan memberi obat bius pada bagian lengan yang akan dimasukkan susuk, supaya Anda tidak merasa sakit. Dokter kemudian akan menggunakan jarum kecil untuk memasukkan tabung susuk di bawah kulit yang sudah dibuat baal tersebut.

Keseluruhan prosesnya hanya berlangsung beberapa menit saja. Setelah susuk dipasang, Anda dianjurkan untuk tidak mengangkat barang berat dulu selama beberapa hari.

Anda harus kembali datang ke dokter/klinik/puskesmas untuk mengganti susuk dengan yang baru, setelah 3 tahun atau sesuai dengan anjuran dokter. Saat sudah lewat masanya, susuk akan berhenti berfungsi dan tidak lagi melindungi Anda dari kehamilan.

Untuk mengeluarkan susuk, kulit Anda akan dibius lagi, kemudian dibuat sayatan kecil untuk menarik keluar susuk. Anda sebenarnya tak perlu menunggu sampai tiga tahun untuk mengganti atau mengeluarkan KB implan, sehingga kapanpun Anda ingin melepasnya, ini bisa dilakukan. Namun ingat, jangan pernah mencoba untuk melepas KB susu ini sendiri. Prosedur ini harus dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Siapa yang cocok menggunakan KB implan?

KB implan atau KB susuk adalah metode kontrasepsi yang cocok untuk wanita yang sering lupa minum pil KB setiap hari, atau yang ingin mencegah kehamilan dalam jangka panjang.

Tentunya tak semua wanita bisa menggunakan KB susuk. Dalam beberapa kasus, kondisi kesehatan yang Anda miliki akan membuat KB ini tak efektif, atau lebih berisiko. KB ini tidak disarankan bagi wanita yang memiliki pembekuan darah, penyakit liver, perdarahan vagina yang tidak diketahui penyebabnya, dan beberapa jenis kanker.

Anda juga perlu konsultasi dulu pada dokter kalau mau memasang KB implan namun memiliki salah satu penyakit berikut, yaitu diabetes, sakit kepala migrain, depresi, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi (hipertensi), masalah kandung empedu, kejang-kejang, penyakit ginjal, dan penyakit lainnya termasuk alergi.

Jika Anda sedang hamil atau curiga Anda sedang hamil, Anda tak boleh memasang KB susuk ini.

Efek samping yang perlu diwaspadai

Efek samping KB susuk yang paling lazim adalah perubahan pada siklus menstruasi. Berikut ini adalah beberapa efek samping yang mungkin terjadi.

  • Haid menjadi tidak teratur, atau tidak haid sama sekali.
  • Darah haid menjadi lebih banyak, atau malah menjadi lebih sedikit.
  • Flek/bercak darah yang keluar saat sedang tidak haid.
  • Berat badan bertambah.
  • Sakit kepala.
  • Jerawat.
  • Payudara nyeri.
  • Rasa sakit, infeksi, dan bekas luka di kulit tempat susuk dimasukkan (diimplan).
  • Depresi.

Jangan khawatir, tidak semua pengguna KB implan akan mengalami efek samping. Bahkan, efek samping ini basanya akan membaik dan lama-lama menghilang seiring waktu. Namun, jika Anda seorang perokok, risiko Anda mengalami efek samping akan meningkat. Inilah alasan dokter sering menyarankan pada wanita pengguna KB susuk untuk berhenti merokok.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mungkinkah Mencegah Hamil Setelah Berhubungan Seks?

Anda mungkin pernah melakukan hubungan seks tapi lupa menggunakan pengaman. Lalu, bagaimana cara mencegah hamil setelah berhubungan?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari

Pilihan Kontrasepsi Non Hormonal yang Bisa Anda Gunakan

Tidak hanya KB hormonal, ada berbagai pilihan KB non hormonal yang juga tak kalah efektif dalam mencegah kehamilan. Ketahui pilihannya di sini.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari

KB Alami, Mencegah Kehamilan Tanpa Alat Kontrasepsi

Pernahkah Anda mendengar istilah KB alami? Ya, Anda memang bisa mencegah kehamilan secara alami tanpa bantuan alat. Tahukah Anda bagaimana caranya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari

Belum Pernah Hamil, Amankah Bila Pakai KB Suntik?

KB suntik biasanya digunakan untuk menunda kehamilan pada wanita yang sudah pernah hamil. Mungkinkah bila KB suntik dipakai saat belum pernah hamil?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Kontrasepsi, Hidup Sehat Januari 6, 2020

Direkomendasikan untuk Anda

bolehkah suntik kb saat puasa

Bolehkah Melakukan Suntik KB Saat Puasa?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal tayang Mei 19, 2020
vasektomi dan tubektomi

Vasektomi dan Tubektomi, Sterilisasi untuk Mencegah Kehamilan

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Tanggal tayang Maret 22, 2020
manfaat kondom

5 Manfaat Pakai Kondom untuk Kesehatan

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Maria Amanda
Tanggal tayang Maret 18, 2020
cara memilih kondom

Untuk Pasutri, Begini Cara Memilih Kondom yang Pas

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Maria Amanda
Tanggal tayang Maret 17, 2020