Siklus Haid Jadi Berantakan Setelah Menikah? 4 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Setiap wanita memiliki siklus dan lama menstruasi yang berbeda-beda. Ada yang siklus menstruasinya teratur, tapi ada juga yang siklus haidnya tidak teratur, kadang lebih panjang atau lebih pendek. Bahkan, ada pula yang mengalami perubahan siklus haid tidak teratur setelah menikah, padahal sebelumnya berjalan normal alias lancar-lancar saja. Kira-kira, apa penyebabnya dan apakah ini hal yang wajar?

Siklus haid tidak teratur setelah menikah, wajarkah?

Dilansir dari Healthline, siklus menstruasi normal rata-rata terjadi setiap 28 hari. Namun, ada pula yang memiliki siklus haid sekitar 25-35 hari dan ini masih dianggap normal.

Anda dianggap memiliki haid yang tidak teratur jika siklus menstruasi Anda kurang dari 24 hari atau lebih dari 38 hariPenyebab haid tidak teratur bermacam-macam, mulai dari stres, asupan makanan, hingga kehidupan setelah menikah.

Ya, beberapa wanita mengeluh siklus haid tidak teratur setelah menikah, padahal sebelumnya teratur alias lancar-lancar saja. Anda pun jadi khawatir hal ini akan memengaruhi kesuburan dan bikin Anda susah punya anak. Bagaimana fakta sebenarnya?

Menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Health Education Research and Development tahun 2015, siklus haid tidak teratur setelah menikah adalah hal yang wajar terjadi. Selain itu, wanita yang baru saja menikah juga rentan mengalami gejala PMS yang cukup mengganggu, mulai dari kram perut hingga sakit kepala berat.

Penyebab siklus haid tidak teratur setelah menikah

Siklus haid tidak teratur setelah menikah dapat disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya:

1. Stres

stres menjelang pernikahan

Hampir semua pasangan suami istri baru rentan mengalami stres setelah menikah. Bagaimana tidak, Anda dan pasangan mau tak mau harus menyesuaikan diri dengan kehidupan dan tanggung jawab baru dalam rumah tangga.

Stres menyebabkan hormon dalam tubuh jadi tidak seimbang. Bukan cuma sekadar bikin bad mood, perubahan hormon ini juga menyebabkan siklus haid tidak teratur setelah menikah.

Namun tak perlu khawatir. Setelah Anda bisa menjalani hari-hari pasca menikah dengan lebih rileks, siklus menstruasi Anda biasanya akan kembali normal seperti semula.

2. Melakukan banyak kebiasaan baru

beres-beres rumah

Setelah menikah, Anda dan pasangan mungkin akan melakukan kebiasaan baru yang cukup berbeda dengan saat Anda masih sendiri dulu. Jika Anda biasanya bisa bangun siang dengan bebas, kini harus bangun lebih pagi untuk menyiapkan makanan. Kemudian, lanjut bersih-bersih rumah dan melakukan pekerjaan rumah tangga lainnya.

Proses menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru inilah yang dapat mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh. Ketika tubuh jadi sering kecapekan, hal ini menyebabkan siklus menstruasi Anda jadi tidak teratur setelah menikah, entah jadi lebih panjang atau justru lebih pendek dari biasanya.

3. Kenaikan berat badan

cepat gemuk

Baik wanita maupun pria biasanya akan bertambah gemuk setelah menikah. Bahkan, hal ini sering digunakan sebagai patokan bahwa Anda sudah hidup lebih bahagia bersama pasangan.

Namun memang, wanita yang sudah menikah biasanya sudah tidak memperhatikan penampilannya lagi. Jika sebelumnya Anda mati-matian berusaha menurunkan berat badan untuk menarik perhatian pasangan, sekarang Anda bisa lebih cuek karena sudah berhasil menemukan cinta sejati. Alhasil, Anda bisa makan bebas dan berat badan pun jadi bertambah.

Namun ternyata, kenaikan berat badan inilah yang menjadi penyebab siklus haid tidak teratur setelah menikah. Wanita yang tubuhnya gemuk cenderung memiliki jumlah estrogen yang lebih banyak dalam tubuh. Semakin banyak estrogen yang diproduksi, maka siklus menstruasi akan semakin tidak teratur.

4. Efek alat KB

efek minum pil kb

Siklus haid tidak teratur setelah menikah mungkin juga disebabkan oleh alat KB yang sedang Anda gunakan saat ini, salah satunya pil KB. Bahkan kalau Anda menggunakan suntik KB, Anda akan berhenti mengalami menstruasi.

Anda membutuhkan waktu sekitar 3-6 bulan untuk membuat siklus menstruasi kembali normal setelah berhenti minum pil KB. Jangan ragu untuk konsultasi ke dokter jika Anda ingin mengganti alat kontrasepsi yang lebih cocok untuk Anda.

Memiliki siklus haid tidak teratur setelah menikah akan membuat Anda sulit menghitung masa subur. Anda tentu akan bingung menentukan waktu yang tepat untuk berhubungan intim di masa subur supaya bisa cepat punya anak.

Untuk mengatasinya, sebaiknya selalu catat siklus menstruasi Anda selama beberapa bulan. Kemudian, hitung rata-ratanya. Anda juga bisa menggunakan kalkulator masa subur atau konsultasi ke dokter kandungan terdekat untuk mengetahui masa subur Anda.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca