Penis Juga Bisa Terkena Infeksi Jamur. Ini Ciri-cirinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Infeksi ragi (jamur) biasanya dialami oleh bayi dan wanita. Pada bayi, infeksi ini lebih dikenal dengan istilah ruam popok. Sementara pada wanita sebutannya adalah infeksi ragi vagina. Akan tetapi, ternyata pria juga bisa kena infeksi ragi, yaitu pada penis. Seperti apa tanda-tanda infeksi ragi penis dan apa penyebabnya? Berikut adalah informasi lengkapnya.  

Bagaimana pria bisa kena infeksi ragi penis?

Infeksi ragi pada penis biasanya menyerang bagian kepala penis dan kulit kulup (pada pria yang tidak disunat). Tak seperti infeksi ragi vagina di mana jamur tumbuh akibat kadar bakteri yang tidak seimbang, infeksi ragi pada pria biasanya ditularkan lewat seks. Bila Anda berhubungan seks dengan pasangan yang mengidap infeksi ragi vagina tanpa pengaman, Anda pun berisiko mengalami infeksi ragi penis. Namun, infeksi ragi tidak tergolong sebagai penyakit menular seksual karena penyakit ini juga bisa muncul tanpa adanya kontak seksual dengan orang lain.  

Siapa saja pria yang berisiko terkena infeksi jamur pada penis?

Di samping tertular pasangan seksual Anda, ada beberapa faktor risiko yang bisa memicu infeksi ragi. Perhatikan beberapa faktor risiko berikut ini.

  • Tidak disunat
  • Mengonsumsi antibiotik yang ikut membunuh bakteri baik pencegah infeksi pada penis
  • Gangguan daya tahan tubuh atau mengidap penyakit yang menyerang daya tahan tubuh, seperti AIDS
  • Kadar gula darah tinggi atau mengidap penyakit kencing manis (diabetes)
  • Area penis lembap, misalnya karena berkeringat atau tidak mengeringkan penis dengan sempurna setelah mandi
  • Kurang menjaga kebersihan penis
  • Mengonsumsi obat kortikosteroid
  • Kelebihan berat badan atau obesitas

Gejala infeksi ragi penis

Ada beberapa tanda infeksi ragi penis yang tidak boleh Anda remehkan. Simak tanda-tandanya berikut ini dan segera periksakan ke dokter kalau Anda mengalaminya.

  • Gatal dan panas di kepala penis
  • Penis terlihat memerah atau membengkak
  • Muncul bercak atau noda putih di sekitar area penis
  • Bau tak sedap (bagi pria yang tidak disunat)
  • Keluar cairan putih yang menggumpal di balik kulit kulup (bagi pria yang tidak disunat)
  • Sakit ketika buang air kecil atau berhubungan seks

Apakah infeksi ragi pada penis bisa diobati?

Umumnya, infeksi ragi cukup diobati dengan salep dan krim. Biasanya salep atau krim seperti clotrimazole, miconazole, dan econazole bisa dibeli di apotek tanpa resep dokter.

Akan tetapi, pada kasus yang cukup serius Anda mungkin membutuhkan penanganan khusus dan obat minum yang diresepkan oleh dokter. Apalagi kalau infeksi tersebut menyebabkan penyakit balanitis (radang kepala penis). Jika Anda tidak disunat, dokter mungkin akan menganjurkan sunat demi mencegah penyebaran infeksi.

Mencegah infeksi jamur pada penis

Cara terbaik untuk mencegah infeksi ragi pada penis adalah memastikan Anda melakukan seks aman. Hindari berhubungan seks tanpa kondom dengan orang yang mengidap infeksi ragi vagina. Tidak berganti pasangan seksual juga bisa mengurangi risiko Anda terserang penyakit ini.

Selain itu, menjaga kebersihan penis juga jadi kunci pencegahan infeksi ragi. Pastikan area intim Anda selalu bersih dan kering. Kalau Anda tidak disunat, jangan luput membersihkan bagian di bawah kulit kulup dengan air dan sabun.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Minum Madu Setelah Minum Obat, Boleh atau Tidak?

Minum obat terus minum madu? Boleh atau tidak? Baiknya Anda simak penjelasan di sini mengenai bahaya dan anjuran saat minum madu.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat, Fakta Unik 27/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Menguak Manfaat Power Nap dan Bedanya Dengan Tidur Siang Biasa

Badan lemas, ngantuk, dan mata berat? Itu tandanya Anda butuh tidur siang! Yuk, intip trik power nap ini agar tidur siang lebih berkualitas dan bermanfaat.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Fakta Unik 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Manfaat Buah Melon yang Menyehatkan Tubuh

Suka makan buah melon? Tapi, tahukah Anda kalau manfaat buah melon sangat baik untuk kesehatan tubuh manusia? Apa saja manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 22/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Penyebab Demam Naik Turun Pada Bayi (dan Cara Mengatasinya)

Semua orangtua mungkin panik dan takut menghadapi bayi demam naik turun. Sebenarnya apa yang menyebabkan bayi demam naik turun? Bagaimana mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Anak, Parenting 21/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

lemak paha sulit dihilangkan

Lemak Paha Anda Sulit Dihilangkan? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 4 menit
penyakit menular seksual

7 Penyakit Kelamin yang Sering Menular Lewat Seks Tanpa Kondom (Plus Gejalanya untuk Diwaspadai)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 13 menit
cara tahan lama

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 28/07/2020 . Waktu baca 3 menit
tidur pakai bra

Tidur Sebaiknya Pakai Bra atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit