Kenapa Penis Bisa Kesemutan, dan Apakah Berbahaya?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sama seperti bagian tubuh lain seperti tangan dan kaki, penis juga bisa kesemutan. Pasalnya, organ intim laki-laki tersebut bersifat sensitif dan membutuhkan aliran darah yang lancar. Penis kesemutan biasanya terjadi pada atlet atau pengendara sepeda. Namun, kondisi tersebut juga bisa dialami oleh siapa saja. Untuk mengetahui lebih lanjut apa saja penyebab dan cara mengatasi masalah penis yang kesemutan, simak penjelasan berikut ini.

Gejala penis kesemutan

Saat penis kesemutan, awalnya mungkin Anda merasakan penis dan skrotum (buah zakar) seperti kebas atau mati rasa. Setelah itu, area organ intim Anda tersebut bisa jadi terasa dingin dan kesemutan. Jika Anda bergerak atau menyentuh penis dan skrotum, area penis dan skrotum Anda bisa terasa sakit seperti tertusuk jarum.

Mengapa penis bisa kesemutan?

Ada beberapa penyebab dan faktor risiko penis terasa kesemutan. Berikut adalah beberapa kemungkinannya.

1. Terlalu lama bersepeda atau duduk

Duduk terlalu lama di atas sadel sepeda atau di kursi bisa menyebabkan penis kesemutan. Ketika Anda duduk, terjadi tekanan saraf dan pembuluh darah di area tubuh yang sensitif, yaitu perineum. Pada laki-laki, perineum terdapat di antara anus dan penis. Perineum Anda terdiri dari saraf dan pembuluh darah. Maka, tekanan saraf serta pembuluh darah pada perineum bisa menyebabkan kerusakan saraf, pembengkakan, aliran darah tidak lancar, hingga aliran darah terhambat (blockage). Inilah yang membuat penis dan skrotum Anda terasa kebas, kesemutan, atau nyeri.

Pada pengendara sepeda, masalah ini cukup umum terjadi. Menurut sebuah penelitian di Jerman, sejumlah 70% pengendara sepeda mengalami gangguan tersebut. Bahkan penelitian lain di Amerika Serikat yang dimuat dalam Journal of Urology mengungkapkan bahwa bersepeda sejauh 300 kilometer atau lebih tanpa jeda berisiko menyebabkan impotensi.  

2. Kekurangan hormon testosteron

Anda yang kekurangan hormon testosteron juga berisiko mengalami penis kesemutan. Pasalnya, hormon testosteron berfungsi untuk menjaga kesehatan penis. Kurang hormon testosteron bisa membuat aliran darah menuju area perineum tidak lancar. Akibatnya, penis dan skrotum mungkin terasa kebas atau kesemutan.

3. Penyakit atau gangguan saraf

Jika Anda sering mengalami penis kesemutan, Anda mungkin mengidap penyakit atau gangguan saraf tertentu. Penyakit yang menyebabkan gangguan atau kerusakan saraf seperti diabetes, multiple sclerosis, dan penyakit Peyronie diketahui bisa menyebabkan penis terasa kesemutan. Biasanya penyakit-penyakit tersebut juga mengakibatkan impotensi.

Mencegah dan mengatasi penis kesemutan

Ketika penis mulai kesemutan, cobalah untuk berdiri supaya area perineum Anda tidak tertekan lagi. Biasanya setelah aliran darah kembali normal, rasa kesemutan akan hilang sendiri dalam beberapa menit. Namun, jika kondisi ini tak membaik juga, segera hubungi dokter atau layanan kesehatan.

Untuk mencegah penis kesemutan, berdiri dari sadel saat bersepeda bisa membantu mengurangi tekanan pada area perineum. Jika memungkinkan, menepilah sejenak dan berdiri kalau Anda sudah bersepeda terlalu lama. Anda juga sebaiknya memilih sadel yang lebih lebar. Tekanan yang Anda rasakan akan berkurang karena menyebar ke seluruh permukaan, tak hanya pada satu titik saja.

Bila penis sering kesemutan padahal Anda tidak sering bersepeda atau duduk kelamaan, bisa jadi penyebabnya adalah penyakit atau gangguan yang terselubung. Hubungi dokter Anda untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Langsung menangani penyakitnya bisa mencegah dan mengobati penis kesemutan.

Berapa Pengeluaran Rokok Anda Sehari?

Hitung dan coba alihkan uang itu untuk aktivitas lain yang membantu kesehatan Anda.

Cek Sekarang!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ragam Obat Kuat Pria di Apotek, Apakah Bisa Bikin Tahan Lama di Ranjang?

Obat kuat sering dijadikan solusi untuk menunjang stamina pria di ranjang. Tapi apakah obat ini efektif? Adakah efek samping yang berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Kesehatan Seksual, Tips Seks 27 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

11 Pilihan Obat Kuat Alami yang Bikin Pria Lebih Tahan Lama di Ranjang

Waswas akan efek samping obat kuat seperti viagra? Cobalah konsumsi obat kuat dari tanaman herbal dan makanan sehat ini sebagai gantinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Seksual, Tips Seks 27 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Apakah Bisa Hamil Jika Kita Menelan Sperma?

Saat oral seks, tidak jarang wanita kelepasan menelan sperma dari penis pria. Tapi amankah jika wanita menelan sperma? Temukan jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Seksual, Tips Seks 27 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Benarkah Radiasi dari Wi-Fi Bisa Memicu Kanker Anak?

Perdebatan para ahli soal bahaya radiasi wi-fi tentu meresahkan, apalagi jika Anda dan anak setiap hari mengakses wi-fi. Jadi, amankah wi-fi bagi keluarga?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kanker, Penyakit Kanker Lainnya 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Mengobati Panas Dalam Dengan Obat Alami dan Medis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 28 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
anatomi tubuh manusia

Anatomi Tubuh Manusia: Mengenal Sistem-Sistem Organ Manusia

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 28 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
gatal setelah mandi

Gatal Setelah Mandi? Beberapa Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 28 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
jenis buah sehat

Jenis Buah-buahan yang Paling Sehat, Menurut Kebutuhan Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit