Prinsip “Terima Apa Adanya”, Apakah Menjamin Hubungan Langgeng?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23/10/2018
Bagikan sekarang

Semua orang tentu ingin dicintai oleh pasangannya dengan tulus, apa adanya, dan tanpa pamrih, alias cinta tanpa syarat. Namun bagaimanapun, tidak bisa dipungkiri bahwa selalu ada sedikit keinginan untuk menerima sesuatu yang lebih dan berharap balasan dari pasangan. Akan tetapi, saat kita menggunakan prinsip menerima apa adanya alias tidak pamrih terhadap pasangan, apakah hubungan dijamin awet?

Sebetulnya, cinta tanpa syarat itu apa, sih?

pasangan ideal untuk menikah

Anda mungkin sering mendengar istilah unconditional love alias cinta tanpa syarat, entah itu dari lirik lagu atau percakapan tokoh novel favorit Anda. Banyak orang yang menganggap bahwa cinta tanpa syarat hanya dimiliki oleh hubungan orangtua terhadap anak atau sebaliknya, karena hubungan keduanya tidak pernah mengharapkan balasan apa pun dari kasih sayang yang diberikan.

Yang jadi pertanyaan, apakah cinta tanpa syarat ini juga bisa dialami oleh orang dewasa, terlebih bagi mereka yang sedang dimabuk asmara? Sebaiknya, ketahui dulu arti cinta tanpa syarat itu sendiri.

Dikutip dari Verywell, cinta tanpa syarat berarti menerima apa adanya dan rela membahagiakan orang lain tanpa mengharapkan balasan. Maksudnya Anda tidak pamrih dan tidak mempedulikan keuntungan yang akan didapatkan. Yang penting adalah semakin Anda menerima pasangan apa adanya, maka semakin bahagia yang Anda rasakan.

Tanpa disadari, hal ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian yang diterbitkan pada Psychiatry Research: Neuroimaging tahun 2009 silam. Saat Anda mencintai dan menerima pasangan apa adanya alias tanpa pamrih, bagian otak yang terkait dengan sistem penghargaan akan bekerja sangat aktif di waktu yang bersamaan.

Ketika bagian otak tersebut aktif, secara otomatis akan timbul rasa bahagia, senang, dan puas. Hal ini menunjukkan bahwa semakin besar perasaan cinta tulus yang Anda berikan, maka semakin besar pula kebahagiaan yang akan Anda rasakan.

Apakah menerima pasangan apa adanya menjamin hubungan langgeng?

kunci penting agar tercipta hubungan yang sehat

Mencintai pasangan tanpa syarat memang lebih sering ditunjukkan dengan memberikan semua yang ia inginkan atau menerima pasangan apa adanya. Namun bagaimanapun, Anda tetap perlu memperhatikan batasan-batasan wajar dalam berpacaran supaya hubungan langgeng dan awet.

Perlu dicatat juga bahwa langgeng atau tidaknya hubungan tergantung dari kepribadian si pasangan. Contohnya begini, Anda mencintai seorang pecandu alkohol, pecandu narkoba, atau pembohong besar yang selalu menipu dan bahkan meremehkan Anda. Kasus seperti ini tentu tidak bisa digolongkan sebagai cinta tanpa syarat, justru lebih tepatnya digolongkan sebagai hubungan tidak sehat alias toxic relationship.

Jika hubungan asmaranya saja sudah tidak sehat, maka bagaimana mungkin ini bisa membawa Anda berdua ke dalam hubungan yang langgeng? Jadi singkatnya, menerima pasangan apa adanya bukan berarti Anda menoleransi segala bentuk pelecehan atau kekerasan dalam hubungan. Ini tentang bagaimana pasangan Anda juga mampu memberikan dampak yang baik untuk hubungan asmara Anda berdua.

Komunikasi harus kuat jika mau menerima apa adanya

Kunci penting untuk mendapatkan hubungan langgeng sebetulnya terletak pada komunikasi. Semakin baik komunikasinya, maka Anda berdua pun jadi lebih mudah untuk menerima satu sama lain. Dengan keterbukaan, semua masalah kecil sampai masalah besar sekalipun akan lebih mudah terlewati. Dan yang tak kalah penting, hubungan langgeng bukan lagi menjadi mimpi bagi Anda berdua.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Cara Menghadapi Pasangan Pemabuk

Memiliki pasangan yang kecanduan alkohol memang akan memengaruhi hubungan Anda berdua. Lalu, bagaimana cara menghadapi pasangan yang pemabuk?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Berkompromi dengan Pasangan yang Beda Prinsip

Beda prinsip dengan pasangan bukan berarti hubungan harus diakhiri. Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah saling berkompromi dan saling memahami.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda

Meski Menemui Banyak Rintangan, Ternyata Menjalin Hubungan LDR Ada Manfaatnya

Bagi Anda yang menjalani hubungan jarak jauh alias LDR mungkin sering dipandang sebelah mata. Kenyataannya, LDR memiliki manfaat yang tidak disangka-sangka.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Memperingati Hari Jadi Ternyata Penting untuk Keharmonisan Hubungan Anda, Lho!

Anniversary atau hari jadi adalah salah satu cara Anda dan pasangan untuk merayakan kebahagiaan Anda sebagai pasangan. Mengapa begitu penting?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Direkomendasikan untuk Anda

hubungan berjalan terlalu cepat

7 Tanda Hubungan Anda dan Pasangan Berjalan Terlalu Cepat

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 27/04/2020
cinta memudar

Apakah Cinta Bisa Memudar Seiring Berjalannya Waktu?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 09/04/2020
membandingkan hubungan orang lain

Sehatkah Suka Membandingkan Hubungan Asmara dengan Orang Lain?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 05/04/2020
tidak disukai pacar sahabat

Pacarnya Sahabat Tidak Suka Dengan Anda, Perlu Menjauh Atau Tidak, Ya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 22/02/2020