Benarkah Sering Bersepeda Menyebabkan Impotensi?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16/03/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Apakah benar bersepeda menyebabkan gangguan seksual? Bersepeda dengan durasi yang sangat lama dan intensitas sering ternyata dapat meningkatkan risiko gangguan pada alat vital, pria maupun wanita.

Bersepeda menyebabkan impotensi

Selama 10 sampai 15 tahun terakhir, berbagai penelitian telah meneliti hubungan antara penelitian dengan permasalahan seksual. Seperti penelitian yang dilakukan di Norwegia yang melibatkan 160 pria yang berpartisipasi dalam tur sepeda sejauh 324 mil. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa satu dari lima pria mengalami mati rasa pada penisnya dalam waktu kurang lebih satu minggu. Kemudian diketahui juga bahwa sebanyak 13% dari peserta tur mengalami impotensi satu minggu setelah tur berakhir.

Penelitian yang dilakukan oleh National Institute for Occupational Safety and Health pada unit patroli polisi, membuktikan bahwa duduk di sadel seperti sepeda setiap hari, mengakibatkan impotensi dan penurunan performa seksual. Survei lain yang dilakukan oleh Massachusetts Male Aging Study pada 1709 pria dengan rentang usia antara 40 hingga 70 tahun yang sering bersepeda dalam kesehariannya, membuktikan bahwa memang terdapat hubungan antara impotensi dengan seringnya bersepeda.

Tidak hanya berisiko pada pria, tapi juga wanita

Sebuah studi yang dilaporkan di dalam Journal of Sexual Medicine menemukan bahwa wanita yang sering bersepeda meningkatkan risiko mati rasa pada organ seksualnya dan dapat menurunkan gairah seksual wanita. Penurunan sensasi pada organ seksual terjadi lebih tinggi pada wanita yang bersepeda dengan posisi jok lebih tinggi daripada posisi setang sepeda. Hal ini dapat terjadi karena adanya peningkatan tekanan saraf dan pembuluh saraf pada alat vital wanita. Penelitian ini terdiri dilakukan pada 48 perempuan yang semuanya aktif bersepeda, setidaknya 10 mil dalam seminggu. Satu bulan kemudian, banyak wanita dari kelompok tersebut yang mengeluh nyeri, kesemutan, dan mati rasa pada pinggul serta daerah alat vital mereka.

Kenapa hal ini bisa terjadi?

Ketika bersepeda, berat badan Anda seluruhnya tertumpu pada bokong. Pada bokong, terdapat bagian tubuh yang disebut perineum, yang merupakan organ perantara antara anus dengan penis-pada pria- dan klitoris–pada wanita. Perineum ini terdiri dari saraf dan arteri yang memasok darah ke alat vital. Jok sepeda biasanya kecil, sempit, dan panjang memiliki ‘hidung’ di ujungnya. Hal ini membuat perineum tertekan dan tidak dapat mengaliri darah ke alat vital dan berisiko untuk merusak jaringan saraf karena tekanan yang terlalu sering. Tidak baiknya aliran darah ke alat kelmain dan gangguan jaringan saraf pada perineum dapat meyebabkan mati rasa pada klitoris wanita dan impotensi pada pria.

Ereksi pada pria dapat terjadi jika ada rangsangan dari luar dan saraf otak mengirimkan ‘pesan gairah’ tersebut kepada penis. Pengiriman pesan ini membutuhkan aliran darah yang baik dan penyampaian pesan yang baik pada jaringan saraf agar dapat sampai ke penis. Namun akibat tekanan tersebut, aliran darah ke penis tersumbat dan pesan gagal untuk diterima. Hal ini lah yang menyebabkan pria mengalami impotensi. Menurut penelitian, jok sepeda yang sempit dan memiliki ujung yang panjang, ternyata dapat mnegurangi aliran darah ke penis sebanyak 66%, sedangkan jok yang lebar dan tidak memiliki ujung, hanya mengurangi aliran darah ke penis sebanyak 25%, dan hal yang sama terjadi pada wanita.

Apakah ini artinya kita tidak boleh lagi bersepeda?

Jika Anda suka bersepeda, Anda tidak harus meninggalkan kegiatan ini karena takut mengalami impotensi di kemudiah hari. Bersepeda merupakan hal yang baik yang dapat membuat tubuh Anda sehat dan bugar jika dilakukan dengan rutin. Namun untuk menghindari dampak buruk dari bersepeda, Anda dapat mengikuti beberapa hal berikut:

  • Pilihlah jok sepeda yang lebar yang tidak memiliki ‘hidung’ panjang di bagian ujungnya.
  • Jangan memiringkan kursi Anda ke atas, posisi ini dapat meningkatkan tekanan pada perineum.
  • Pastikan jok sepeda Anda sudah diatur dengan ketinggian yang tepat, sehingga kaki Anda nyaman ketika mengayuh pedal sepeda.
  • Lebih baik memakai celana yang nyaman dipakai, jangan memakai celana yang terlalu ketat dan berbahan panas.
  • Atur ketinggian setang sepeda sehingga Anda duduk lebih tegak.
  • Sesekali Anda bisa berdiri dan mengangkat bokong Anda selama bersepeda, hal ini membantu untuk memulihkan aliran darah ke alat vital Anda.

BACA JUGA

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Pijat Prostat, Benarkah Bisa Atasi Masalah Prostat dan Seksual?

    Dewasa ini, pijat prostat mulai banyak dicari. Banyak yang yakin pijat ini bisa jadi solusi berbagai keluhan di area prostat. Apa memang benar?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Urologi, Prostat 05/08/2020 . Waktu baca 6 menit

    Nafsu Seks Siapa yang Lebih Besar? Pria atau Wanita?

    Semua orang punya nafsu seks yang berbeda. Namun apakah benar nafsu seks pria lebih besar dari wanita? Simak apa kata hasil penelitian.

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

    5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

    Rambut kering memang bikin penampilan terlihat kusam. Mari simak cara mengatasi rambut kering menggunakan 5 bahan alami pada penjelasan di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

    Lemak Paha Anda Sulit Dihilangkan? Ini Penyebabnya

    Tahukah Anda bahwa lemak paha adalah lemak yang sulit dihilangkan dibandingkan dengan lemak yang ada di bagian tubuh lain? Lalu apa penyebabnya?

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Nutrisi, Hidup Sehat 30/07/2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

    7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
    Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
    penyebab infeksi saluran kencing

    Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
    kesehatan kandung kemih

    Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
    manfaat ginseng buat pria

    Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit