Normalkah Jika Keluar Darah dari Vagina Saat Melakukan Teknik ‘Main Jari’?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Menciptakan suasana bercinta yang panas, bisa diawali dengan fingering vagina (memasukkan jari ke vagina). Sayangnya, teknik main jari ini bisa mengakibatkan vagina berdarah. Suasana intim yang seharusnya mendukung, malah jadi terhenti karena cemas dan panik. Sebenarnya, apa saja penyebab keluarnya darah dari vagina saat fingering vagina? Berbahayakah jika hal ini terjadi?

Penyebab keluarnya darah saat memasukkan jari ke vagina

Jangan cemas dulu, bercak darah yang keluar setelah foreplay itu normal terjadi pada wanita yang baru pertama kali melakukan seks. Kondisi ini terjadi akibat selaput dara yang robek karena adanya dorongan dan tekanan dari jari atau saat penetrasi. Darah biasanya berwarna terang dan keluar lebih sedikit, seperti flek. Pada beberapa kasus, darah ini akan muncul dalam beberapa hari.

Darah yang keluar saat foreplay juga bukan selalu berkaitan dengan masalah pada vagina. Beberapa wanita mengalami flek atau keluar bercak darah meskipun tidak menstruasi. Nah, bisa saja bercak ini keluar ketika hal pasangan sedang memainkan jarinya ke dalam vagina Anda.

Namun jangan salah, keluarnya darah saat memasukkan jari ke vagina juga bisa menandakan masalah yang lebih serius. Beberapa hal yang menyebabkan keluarnya darah saat memasukkan jari ke vagina, antara lain:

1. Vagina tergores

Vagina memiliki kulit yang lebih tipis dibanding kulit tangan Anda. Adanya tekanan, dorongan, gesekan dari jari dan kuku tangan membuat kulit vagina tergores dan berdarah. Saat ini terjadi, pasangan Anda akan merasakan nyeri sesaat karena adanya goresan dan menimbulkan ketidaknyamanan jika aktivitas terus dilanjutkan.

2. Infeksi

Adanya darah saat memasukkan jari ke vagina bisa jadi tanda pasangan Anda memiliki infeksi, seperti klamidia (infeksi bateri di vagina), atau servisitis (peradangan pada leher rahim). Bila pasangan Anda memiliki salah satu kondisi tersebut, kemungkinan aktivitas seks akan terasa menyakitkan.

Kapan harus ke dokter?

Jika keluarnya darah dari vagina saat foreplay, tidak menimbulkan gejala lain yang mengganggu, Anda tidak perlu khawatir. Sebaliknya, jika pendarahan terus terjadi selama beberapa hari disertai rasa nyeri yang tidak menghilang segera lakukan kesehatan ke dokter.

Selama masa perawatan, sebaiknya Anda jangan dulu melakukan hubungan seks untuk mencegah penularan dan iritasi lebih lanjut. Konsultasikan pada dokter kapan waktu yang tepat untuk kembali melakukan hubungan intim.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Oktober 20, 2018 | Terakhir Diedit: Oktober 10, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca