5 Bahan Pelumas yang Ternyata Bisa Membahayakan Vagina

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 20 Desember 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Beberapa kondisi membutuhkan pelumas vagina untuk meminimalisasi rasa tidak nyaman saat melakukan hubungan seksual. Pelumas umumnya digunakan untuk mempermudah penetrasi atau mengurangi gesekan saat melakukan hubungan intim, masturbasi, atau pun saat menggunakan alat bantu seks seperti kondom.

Namun, jangan sembarangan dalam memilih bahan sebagai pelumas vagina. Apalagi bahan yang memiliki efek sebagai pelembap atau berbahan dasar minyak. Pasalnya, hal ini justru berbahaya untuk vagina Anda. Selain itu, menggunakan bahan tersebut sebagai pengganti pelumas akan memicu berbagai risiko seperti alergi hingga infeksi bakteri atau infeksi jamur pada vagina.

Untuk mengatasi hal ini, Anda dapat menggunakan lubrikan seks yang aman digunakan pada organ intim dan dapat meningkatkan sensasi saat bercinta.

Bahan pelumas vagina yang bisa membahayakan

1. Baby oil

Menggunakan baby oil sebagai pengganti pelumas vagina bukanlah ide yang bagus. Pelumas yang berbahan dasar minyak sulit untuk dibersihkan. Meski Anda sudah membersihkannya dengan air, baby oil masih akan menempel pada area vagina.

Jika dibiarkan sisa baby oil bisa masuk ke bagian dalam vagina. Berbagai bakteri jahat pun akan ikut menempel dan terjebak bersama baby oil pada area kewanitaan Anda. Akibatnya, vagina justru jadi tempat bakteri bersarang dan berkembang biak.

Selain itu, Journal Obstetrics and Gynecology menemukan hubungan antara penggunaan baby oil dan kolonisasi genus jamur Candida, yang dapat menyebabkan infeksi jamur pada vagina.

2. Air liur

Terdengar aneh bukan, tapi mungkin ini adalah cara praktis dan cepat jika Anda memerlukan pelumas dalam keadaan yang darurat. Namun, hal ini sebenarnya tidak efektif untuk melubrikasi vagina.. Menggunakan air liur sebagai pelumas juga dapat meningkatkan risiko penularan penyakit kelamin dan bisa menyebabkan risiko infeksi bakteri atau jamur pada vagina.

3. Minyak pohon teh (tea tree oil)

Seorang pakar ginekologi dari Amerika Serikat menjelaskan bahwa minyak pohon teh dapat membuat vagina terasa panas seperti terbakar. Hal ini karena minyak pohon teh memiliki reaksi kimia yang sangat keras dan berbahaya bagi vagina. Jadi sebaiknya jangan menggunakan minyak pohon teh sebagai pelumas vagina Anda, untuk menghindari iritasi vagina.

4. Petroleum jelly

Petroleum jelly memang terkenal memiliki banyak manfaat khusunya untuk kecantikan wajah. Namun, petroleum jelly ternyata tidak baik digunakan pada vagina Anda sebagai pengganti pelumas.

Menurut penelitian yang diterbitkan jurnal Obstetrics and Gynecology, penggunaan petroleum jelly sebagai pelumas vagina dapat menyebabkan infeksi pada vagina. Berdasarkan penelitian tersebut, wanita yang menggunakan petroleum jelly sebagai pelumas lebih dari dua kali dalam sebulan dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri yang sama seperti menggunakan minyak pada vagina.

5. Lotion

Menggunakan lotion sebagai pelumas vagina dapat menimbulkan berbagai risiko pada vagina Anda, seperti iritasi. Hal ini adalah akibat dari kandungan glikol propil (senyawa yang larut dalam air yang membantu lotion tetap lembab) pada lotion. Tak hanya itu, lotion juga mengandung wewangian yang dapat memicu iritasi hingga pembengkakan.

Jadi, pelumas apa yang aman untuk vagina?

Saat ini sudah banyak pelumas atau lubrikan khusus untuk seks yang tersedia di pasaran. Pelumas seks ini dirancang untuk penggunaan pada organ intim, sehingga aman digunakan tanpa menimbulkan iritasi maupun infeksi bakteri.

Selain itu, Anda juga bisa menemukan di pasaran, pelumas seks yang bisa menambah sensasi dan aroma. Jenis pelumas yang diformulasikan khusus untuk seks biasanya tidak lengkat karena bahan dasarnya adalah air, sehingga juga aman digunakan di bagian tubuh intim Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Variasi Posisi Seks Anal yang Nikmat dan Aman Bagi Kesehatan

Seks anal bisa dilakukan dengan berbagai posisi. Tertarik melakukannya dengan pasangan? Yuk, intip cara seks anal yang mungkin belum pernah Anda coba.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28 Januari 2019 . Waktu baca 4 menit

Agar Tak Sakit Saat Bercinta, 4 Tips Ini Wajib Dicoba

Sakit saat seks biasanya dipicu oleh beberapa hal. Mulai dari masalah fisik, psikologis, atau karena cara seks yang salah. Berikut cara mencegahnya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 5 Desember 2018 . Waktu baca 3 menit

Sederet Risiko Bahaya Masturbasi Pakai Body Lotion untuk Pelumas

Ketika sedang kepepet, tidak sedikit orang yang masturbasi pakai lotion daripada tidak pakai pelumas sama sekali. Apa bahayanya untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 30 April 2018 . Waktu baca 3 menit

4 Keuntungan Berhubungan Seks Saat Hamil yang Sayang Jika Dilewatkan

Kehamilan tidak menghentikan kehidupan seks Anda dan pasangan. Bahkan, orgasme saat hamil memiliki beberapa manfaat yang sayang jika dilewatkan.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan, Seks & Asmara 13 Maret 2018 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pelumas seks lubrikan bikin susah hamil

Hati-hati, Pelumas Seks Bisa Bikin Susah Hamil

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit
air liur sebagai pelumas

Menggunakan Air Liur Sebagai Pelumas Seks, Aman atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2020 . Waktu baca 5 menit
sering pakai pelumas

Apakah Aman Pakai Pelumas Seks Sering-Sering?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 10 November 2019 . Waktu baca 4 menit
minyak kelapa pelumas seks

Bolehkah Menggunakan Minyak Kelapa Sebagai Pelumas Seks?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 30 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit