Tidak Ingin Sakit Saat Musim Pancaroba? Yuk, Coba 4 Tips Ini

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 3 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat musim pancaroba, beberapa virus dan bakteri mulai gencar menyerang tubuh Anda. Alhasil, Anda akan jadi lebih mudah jatuh sakit di. Namun, Anda tidak perlu khawatir. Yuk, ikuti beberapa tips berikut supaya Anda tidak mudah sakit di musim pancaroba.

Musim pancaroba mengundang penyakit

Musim pancaroba adalah peralihan antara musim penghujan dengan musim kemarau. Ini menyebabkan cuaca kadang mendung, hujan, berangin, atau bahkan sangat panas.

Cuaca yang tidak menentu ini biasanya akan mengundang bakteri dan virus untuk menyebabkan infeksi pada tubuh. Mulai dari pilek, flu, batuk hingga sakit tenggorokan.  Meskipun semua penyakit tersebut dapat diobati dengan mudah, gejala yang ditimbulkan tetap saja mengganggu kenyamanan Anda untuk beraktivitas.

Tips mencegah sakit di musim pancaroba

Siapa pun tentu tidak ingin sakit di musim pancaroba, bukan? Nah, kunci agar pertahanan tubuh Anda lebih kuat dari infeksi virus dan bakteri adalah meningkatkan sistem imun.

Meningkatnya sistem imun membuat tubuh lebih responsif terhadap zat asing. Selain itu, antibodi yang dihasilkan untuk melawan patogen (bibit penyakit) pun akan jauh lebih kuat.

Untuk mendukung imun, ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan, antara lain:

1. Tingkatkan asupan makanan bergizi

makan salad untuk otak sehat

Makanan adalah sumber energi dan nutrisi bagi tubuh. Tidak hanya menjaga organ tubuh agar bekerja secara normal, nutrisi dari makanan, seperti vitamin C, zat besi, dan protein ternyata secara khusus dapat mendukung sistem kekebalan tubuh.

Anda dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut dari berbagai makanan, seperti jeruk, daging merah, telur, ikan, dan sayuran hijau.

2. Minum air putih yang cukup

air putih obat infeksi saluran kencing alami

Tips selanjutnya yang perlu Anda lakukan agar tidak sakit di musim pancaroba adalah mencukupi kebutuhan air setiap hari. Air tidak hanya meredakan dahaga, tapi juga menjaga kelembapan tubuh dan menjadi komponen utama dari pembentukan plasma darah.

Selain itu, air membantu mengedarkan oksigen ke seluruh bagian tubuh dan membantu mengeluarkan zat yang tidak dibutuhkan tubuh. Jika tubuh kekurangan cairan, organ tubuh tidak dapat bekerja dengan efektif, termasuk sistem kekebalan tubuh Anda. Untuk itulah, mencukupi kebutuhan air setiap di musim pancaroba penting untuk mencegah sakit.

Namun, kebutuhan air setiap orang itu berbeda-beda, tergantung dengan usia, kondisi kesehatan, dan aktivitas yang dilakukan. Kisaran banyaknya air yang harus dipenuhi anak-anak dan orang dewasa setiap hari, antara lain 1200 ml hingga 2000 ml atau sekitar 8 gelas sehari.

3. Cukup tidur

leher sakit

Jika nutrisi dan air sudah tercukupi, maka Anda harus sempurnakan dengan tidur cukup. Tidur merupakan waktu bagi organ tubuh Anda untuk beristirahat. Jika Anda sering begadang dan kurang tidur, organ tubuh akan kelelahan. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh akan melemah dan membuat Anda jatuh sakit di musim pancaroba.

Cobalah untuk mengatur kembali jam tidur dan bangun Anda. Hindari aktivitas yang bisa mengganggu tidur, seperti main ponsel, baca bukan, atau makan.

4. Olahraga

olahraga minum air kelapa manfaat

Cuaca tidak menentu selama musim pancaroba mungkin membuat Anda malas untuk berolahraga. Namun, jangan jadikan ini sebagai alasan. Pasalnya, olahraga merupakan aktivitas yang menyehatkan tubuh Anda. Apalagi jika ingin Anda tidak ingin jatuh sakit di musim pancaroba.

Olahraga akan merangsang produksi hormon dopamin. Hormon ini bertugas untuk memperbaiki suasana hati dengan membuat perasaan Anda jadi lebih senang dan bahagia. Selain itu, dopamin juga digunakan oleh sel-sel kekebalan untuk mengatur respons tubuh terhadap infeksi.

Tidak perlu memilih jenis latihan yang sulit, Anda bisa mencoba untuk lari, jogging, jalan santai, atau bersepeda.

Perlukah dibantu dengan minum suplemen?

Boleh-boleh saja jika Anda minum suplemen sebagai pelindung ganda agar tidak mudah sakit di musim pancaroba. Asal dokter sudah memberikan Anda lampu hijau.

Jika kebutuhan nutrisi sudah tercukupi, suplemen sebenarnya tidak dibutuhkan. Terkecuali, jika Anda memang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, minum suplemen tentu akan sangat bermanfaat.

Suplemen yang biasanya direkomendasikan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, antara lain vitamin C, zat besi, dan vitamin B6 atau madu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Artikel dari ahli dr. Chrisendy Hakim

Haruskah ke Dokter Jika Diare Terjadi Selama Berhari-hari?

Diare memang umum terjadi dan dapat berlangsung selama berhari-hari. Lantas, haruskah pergi ke dokter jika mengalami hal ini? Baca selengkapnya di sini.

Ditulis oleh: dr. Chrisendy Hakim
diare berhari hari
Diare, Health Centers 12 November 2019

Cegah Dehidrasi Dengan 5 Cara Ini di Tengah Aktivitas Padat dan Cuaca Panas

Beraktivitas di luar ruangan saat cuaca panas rentan membuat Anda dehdirasi. Simak cara berikut ini untuk mencegah dehidrasi saat cuaca panas.

Ditulis oleh: dr. Chrisendy Hakim
mencegah dehidrasi cuaca panas
Hidup Sehat, Tips Sehat 16 Agustus 2019

Sakit Kepala Juga Perlu Ke Dokter, Ini Pertimbangannya

Jangan salah, sakit kepala juga perlu periksa ke dokter. Kemungkinan besar ini terjadi karena adanya penyakit lain. Simak beberapa pertimbangannya berikut.

Ditulis oleh: dr. Chrisendy Hakim
sakit kepala periksa ke dokter
Hidup Sehat, Tips Sehat 1 Juli 2019

Yang juga perlu Anda baca

Bantu Cegah Penyakit, Ini Peran Vitamin C, D, dan Kalsium di Sistem Imun

Demi fungsi sistem imun yang optimal, tubuh butuh asupan nutrisi termasuk vitamin dan mineral. Ketahui peran nutrisi untuk dukung sistem imun dan sumbernya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
fungsi sistem imun
Nutrisi, Hidup Sehat 1 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Kekebalan Tubuh Berubah saat Hamil? Ini Penanganannya

Kekebalan tubuh saat hamil berubah karena berbagai macam penyebab. Simak penjelasannya dan cara menjaga sistem imun tetap sehat di tengah kehamilan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
ibu hamil memiliki risiko perburukan gejala saat terinfeksi covid-19
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 1 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Berkenalan dengan Cordyceps Millitaris, Jamur yang Baik untuk Kesehatan Paru

Ada cara alami untuk melindungi paru-paru. Salah satunya dengan Jamur Cordyceps militaris memiliki beragam manfaat untuk menjaga kesehatan paru-paru.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
jamur cordyceps untuk kesehatan paru
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Mimpi Buruk Saat Demam Tinggi? Inilah Penyebabnya

Waktu kecil atau bahkan saat dewasa, Anda mungkin pernah mengalami mimpi buruk saat demam atau sakit. Pasti sangat mengganggu, kan? Nah, ini dia alasannya!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencegah sakit setelah hujan

Kehujanan Bisa Bikin Sakit, Ini 4 Kiat Ampuh Mencegahnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 3 menit
antibodi bayi dari sang ibu

Pentingnya Persiapkan Daya Tahan si Kecil Sebelum dan Sesudah Lahir

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 10 November 2020 . Waktu baca 7 menit
cara meningkatkan leukosit lewat makanan penambah sel darah putih

Daftar Makanan untuk Atasi Kekurangan Sel Darah Putih

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 8 November 2020 . Waktu baca 7 menit
sistem imun manusia sehat keluarga

Bagaimana Cara Kerja Sistem Imun Manusia?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Tamara Alessia
Dipublikasikan tanggal: 3 November 2020 . Waktu baca 3 menit