Pahami 5 Penyebab Kecanduan yang Bisa Terjadi Pada Siapa Saja

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Kecanduan terhadap sesuatu ternyata termasuk masalah kesehatan yang mesti diwaspadai. Memang, paling banyak kasus kecanduan terjadi akibat penggunaan obat-obatan atau minum beralkohol. Namun, nyatanya kondisi yang bisa terjadi pada siapa saja ini dapat dipengaruhi oleh berbagai hal. Lantas, apa saja penyebab kecanduan?

Penyebab seseorang bisa kecanduan

1. Genetik

Ternyata, kecanduan bisa dipengaruhi oleh gen bawaan dari lahir. Hal ini akan memengaruhi apakah seseorang cenderung bisa kecanduan akan sesuatu dan apakah ia akan mengalami gejala putus yang berat atau tidak.

Misalnya saja, orangtua memiliki adiksi akan sesuatu hal, maka ia berpeluang memiliki anak yang bisa kecanduan terhadap sesuatu. Meski memang hal yang membuat kecanduan mungkin akan berbeda.

Meskipun demikian penyebab kecanduan yang satu ini cukup rumit dan tidak akan langsung menjadikan seseorang kecanduan. Hal ini akan dipengaruhi oleh faktor yang lebih besar yaitu lingkungan sosial.

2. Kondisi keluarga

Kestabilan lingkungan rumah dan keluarga sangat mempengaruhi perkembangan seseorang. Hal ini memengaruhi besarnya risiko adiksi pada anak di masa mendatang.

Berada di lingkungan orang tua yang menggunakan obat-obatan terlarang dan alkohol misalnya, dapat meningkatkan risiko seorang anak untuk mencoba hal tersebut dan mengalami kecanduan.

Kondisi keluarga yang tidak stabil juga meningkatkan risiko seorang anak untuk menyalahgunakan obat-obatan sebagai strategi coping terhadap tekanan emosi yang mereka alami.

3. Pengaruh teman

Penyebab kecanduan yang satu ini cenderung dialami oleh anak usia remaja. Semakin bertambahnya pergaulan dan pertemanan di lingkungan anak, khususnya pada usia remaja, dapat meningkatkan peluang seseorang untuk mencoba obat-obatan terlarang dan minuman alkohol.

Seorang anak yang tidak memiliki faktor risiko dari lingkungan keluarga dan genetik sekalipun dapat mengalami tekanan dari teman ataupun timbulnya rasa penasaran untuk mencoba yang berdampak terhadap kondisi adiksi.

4. Karakteristik psikologis

Karakteristik yang bisa menjadi penyebab kecanduan itu impusif dan sifat senang mencari sensasi. Sifat impulsif merupakan suatu karakteristik yang menunjukan ketika seseorang tidak dapat mengendalikan hasratnya terhadap sesuatu.

Sedangkan, orang yang senang mencari sensasi akan merasakan euforia ketika mendapatkan stumulasi dari luar, seperti memenangkan judi, berhubungan seks atau mengonsumsi obat-obatan peningkat mood.

Bahkan hal kecil sekalipun seperti menerima notifikasi sosial media yang muncul pada layar smartphone dapat menstimulasi otak untuk melepaskan neurotransmitter yang memicu perasaan senang dan hal tersebut dapat membuat seseorang kecanduan.

5. Kondisi kesehatan mental

Dari berbagai gangguan kesehatan mental terdapat satu kondisi yang sangat erat dengan kondisi adiksi, yaitu attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) dan gangguan kecemasan. Hal ini dikarenakan salah satu karakteristik penyakit ADHD adalah tingginya perilaku impulsif, tapi biasanya sifat tersebut masih bisa ditangani jika seseorang dngan ADHD menjalani pengobatan yang cukup.

Gangguan kecemasan yang mungkin menjadi penyebab kecanduan adalah penyakit kecemasan sosial, depresi, ataupun PTSD (post-traumatic stress disorder). Orang yang mengalami PTSD cenderung alami kecanduan karena ia mencari suatu hal untuk dijadikan coping alias pelariannya saat stres. Oleh karena dilakukan berulang-ulang dan membuat dirinya nyaman, hal yang dijadikan pelarian itu berubah menjadi kecanduan.

Itu sebabnya, mengenali adanya gangguan kesehatan mental dan melakukan penanganan dengan cukup sangat diperlukan untuk mencegah timbulnya adiksi akibat penggunaan obat-obatan terlarang ataupun konsumsi alkohol sebagai strategi coping yang kurang sesuai.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca