Infeksi Pada Luka

Oleh

Tanggal update September 17, 2019
Bagikan sekarang

1. Definisi

Apa itu infeksi pada luka?

Ketika Anda atau anak Anda mengalami luka di tubuh mereka, Anda harus memerhatikan apakah muncul tanda infeksi di area luka tersebut. Luka yang terinfeksi harus segera diberikan antibiotik agar tidak semakin parah. Luka yang kotor biasanya akan terkena infeksi sekitar 24-72 jam setelah luka terjadi.

Apa saja tanda dan gejalanya?

Luka yang terinfeksi biasanya akan berubah warna menjadi kemerahan, bengkak, terasa nyeri, dan bernanah. Namun Anda perlu tahu bahwa jika warna kemerahan hanya terjadi di pinggiran luka dan lebarnya hanya 2-3 mm, ini adalah hal yang normal, terutama jika luka Anda baru saja dijahit. Anda hanya perlu memastikan bahwa area yang kemerahan tersebut tidak menyebar.

Rasa sakit dan nyeri juga normal, rasa sakit dan pembengkakan biasanya paling parah terjadi pada hari kedua dan setelah itu akan berkurang. Jika infeksi menyebar keluar dari daerah luka, maka infeksi akan menyebar mengikuti saluran getah bening dan menimbulkan garis yang berwarna kemerahan yang terlihat di kulir. Jika infeksi mencapai aliran darah yang juga biasa disebut keracunan darah, maka biasanya tubuh akan demam. Proses penyembuhan biasanya dapat menimbulkan pembengkakan ringan dan nyeri kelenjar getah bening di area yang luka.

2. Cara menangani

Apa yang harus saya lakukan?

Gunakan kompres yang direndam air asin hangat (2 sendok teh garam per satu liter air) selama 15 menit 3 kali sehari. Keringkan daerah secara menyeluruh setelah dikompres. Jangan pernah merendam luka yang dijahit karena akan meningkatkan risiko infeksi.

Kapan saya harus ke dokter?

Segera hubungi dokter jika:

  • Luka sangat sakit
  • Mengalami demam tinggi (lebih dari 38°C).
  • Garis merah muncul di area yang luka
  • Infeksi luka terjadi pada area wajah.

Meski tidak sedarurat gejala di atas, Anda tetap perlu memeriksakan diri ke dokter jika:

  • Ada nanah di luka, atau ada nanah mengalir dari tempat luka
  • Ada jerawat mulai muncul di luka yang dijahit
  • Luka menjadi lebih sakit pada hari kedua
  • Bagian kemerahan di kulit mulai menyebar
  • Anda merasa keadaan Anda semakin parah

3. Pencegahan

Segera bersihkan luka dengan sabun dan air selama 5 sampai 10 menit guna menghilangkan kotoran dan bakteri. Rendam luka tusukan di air sabun hangat selama 15 menit. Lakukan ini sesegera mungkin setelah cedera terjadi karena semakin lama Anda menunda, semakin sedikit manfaat yang bisa Anda dapat dari membersihkan luka. Oleskan salep antibiotik setelah Anda selesai membersihkan luka. Selain itu, ajarkan anak Anda untuk tidak menggaruk atau menyentuh luka bekas gigitan serangga, koreng, atau area kulit yang teriritasi. Jangan mencium luka yang terbuka karena luka akan terkontaminasi oleh banyak kuman dari mulut.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Panduan Memberi Pertolongan Pada Korban Jatuh dari Ketinggian

    Pertolongan pertama yang Anda berikan saat seseorang jatuh dari ketinggian akan memberikan pengaruh yang besar. Berikut langkah-langkahnya.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Diah Ayu
    Pertolongan Pertama, Hidup Sehat Desember 31, 2019

    7 Cara Cepat Mengatasi Gejala Asma yang Kambuh

    Penting untuk tahu cara mengatasi penyakit asma ketika kambuh agar tidak semakin parah! Termasuk kapan harus menghubungi dokter atau pergi ke IGD terdekat.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Risky Candra Swari
    Asma, Health Centers Desember 10, 2019

    Asah Kemampuan Si Kecil Mengorganisasikan Barang Dengan 4 Tips Ini

    Setelah memasuki usia sekolah, anak harus mampu mengorganisasikan berbagai hal. Nah, untuk melatih kemampuan anak mengorganisasikan sesuatu, ini tipsnya.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Aprinda Puji
    Parenting, Tips Parenting November 29, 2019

    Perkembangan Kemampuan Sensorik Anak Balita Usia 2-5 Tahun

    Permainan sering menjadi cara untuk melatih kemampuan sensorik anak balita. Sebenarnya, apa itu sensorik dan seberapa penting untuk perkembangan anak?

    Ditulis oleh Riska Herliafifah
    Parenting, Perkembangan Balita November 26, 2019

    Direkomendasikan untuk Anda

    Vitamin Terbaik untuk Sistem Pencernaan Anak

    Vitamin Terbaik untuk Sistem Pencernaan Anak

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Aprinda Puji
    Tanggal tayang April 23, 2020
    Seberapa Banyak Kebutuhan Cairan Anak Balita Usia 2-5 Tahun?

    Seberapa Banyak Kebutuhan Cairan Anak Balita Usia 2-5 Tahun?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh Riska Herliafifah
    Tanggal tayang April 14, 2020
    Begini Cara Dekat dengan Anak Pasangan Tanpa Rasa Canggung

    Begini Cara Dekat dengan Anak Pasangan Tanpa Rasa Canggung

    Ditulis oleh Riska Herliafifah
    Tanggal tayang Maret 18, 2020
    Kulit Anak Terinfeksi Setelah Dicakar Kucing; Apakah Akan Menular ke Anak Lain?

    Kulit Anak Terinfeksi Setelah Dicakar Kucing; Apakah Akan Menular ke Anak Lain?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Aprinda Puji
    Tanggal tayang Februari 22, 2020