Infeksi Pada Luka

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

1. Definisi

Apa itu infeksi pada luka?

Ketika Anda atau anak Anda mengalami luka di tubuh mereka, Anda harus memerhatikan apakah muncul tanda infeksi di area luka tersebut. Luka yang terinfeksi harus segera diberikan antibiotik agar tidak semakin parah. Luka yang kotor biasanya akan terkena infeksi sekitar 24-72 jam setelah luka terjadi.

Apa saja tanda dan gejalanya?

Luka yang terinfeksi biasanya akan berubah warna menjadi kemerahan, bengkak, terasa nyeri, dan bernanah. Namun Anda perlu tahu bahwa jika warna kemerahan hanya terjadi di pinggiran luka dan lebarnya hanya 2-3 mm, ini adalah hal yang normal, terutama jika luka Anda baru saja dijahit. Anda hanya perlu memastikan bahwa area yang kemerahan tersebut tidak menyebar.

Rasa sakit dan nyeri juga normal, rasa sakit dan pembengkakan biasanya paling parah terjadi pada hari kedua dan setelah itu akan berkurang. Jika infeksi menyebar keluar dari daerah luka, maka infeksi akan menyebar mengikuti saluran getah bening dan menimbulkan garis yang berwarna kemerahan yang terlihat di kulir. Jika infeksi mencapai aliran darah yang juga biasa disebut keracunan darah, maka biasanya tubuh akan demam. Proses penyembuhan biasanya dapat menimbulkan pembengkakan ringan dan nyeri kelenjar getah bening di area yang luka.

2. Cara menangani

Apa yang harus saya lakukan?

Gunakan kompres yang direndam air asin hangat (2 sendok teh garam per satu liter air) selama 15 menit 3 kali sehari. Keringkan daerah secara menyeluruh setelah dikompres. Jangan pernah merendam luka yang dijahit karena akan meningkatkan risiko infeksi.

Kapan saya harus ke dokter?

Segera hubungi dokter jika:

  • Luka sangat sakit
  • Mengalami demam tinggi (lebih dari 38°C).
  • Garis merah muncul di area yang luka
  • Infeksi luka terjadi pada area wajah.

Meski tidak sedarurat gejala di atas, Anda tetap perlu memeriksakan diri ke dokter jika:

  • Ada nanah di luka, atau ada nanah mengalir dari tempat luka
  • Ada jerawat mulai muncul di luka yang dijahit
  • Luka menjadi lebih sakit pada hari kedua
  • Bagian kemerahan di kulit mulai menyebar
  • Anda merasa keadaan Anda semakin parah

3. Pencegahan

Segera bersihkan luka dengan sabun dan air selama 5 sampai 10 menit guna menghilangkan kotoran dan bakteri. Rendam luka tusukan di air sabun hangat selama 15 menit. Lakukan ini sesegera mungkin setelah cedera terjadi karena semakin lama Anda menunda, semakin sedikit manfaat yang bisa Anda dapat dari membersihkan luka. Oleskan salep antibiotik setelah Anda selesai membersihkan luka. Selain itu, ajarkan anak Anda untuk tidak menggaruk atau menyentuh luka bekas gigitan serangga, koreng, atau area kulit yang teriritasi. Jangan mencium luka yang terbuka karena luka akan terkontaminasi oleh banyak kuman dari mulut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Manfaat Laktosa pada Susu Pertumbuhan Anak & Takaran Konsumsi yang Aman

Mengapa laktosa sering ditemukan dalam susu formula anak? Ini dia manfaat laktosa bagi tumbuh kembang anak yang perlu Anda ketahui.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
laktosa untuk anak
Anak 1-5 Tahun, Parenting 27 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Pertolongan Pertama Ketika Telinga Kemasukan Serangga

Salah satu benda asing yang paling sering masuk ke dalam telinga adalah serangga. Lantas, bagaimana pertolongan pertama saat telinga kemasukan serangga?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Social Anxiety Disorder (Gangguan Kecemasan Sosial)

Berbeda dengan pemalu atau gugup, penderita social anxiety disorder bisa terserang panik dan rasa takut saat bersosialisasi. Berikut informasi lengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Mental, Gangguan Kecemasan 25 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Periksa gigi bisa jadi pengalaman yang menyenangkan, kok. Agar anak tidak takut ke dokter gigi, contek saja beragam tips pintar berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
anak cengeng

7 Cara Menghadapi Anak Cengeng Tanpa Drama

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
mata kelilipan

Tidak Boleh Sembarangan, Ini Cara Mengatasi Mata Kelilipan yang Benar

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 11 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Mitos Keliru Tentang Orang Introvert

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit