4 Langkah Wajib Mengurangi Risiko Jatuh Pada Orang Lanjut Usia

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21/06/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Dibandingkan dengan pada anak-anak, remaja, atau orang dewasa, orang tua jatuh adalah kejadian yang sering membuat khawatir. Risiko Anda untuk jatuh semakin tinggi seiring dengan bertambahnya usia. Terjatuh merupakan penyebab tersering para orang tua datang ke IGD. Centers for Disease Control (CDC) mencatat bahwa setiap tahun, hampir setiap 1 dari 3 orang dewasa berusia 64 tahun ke atas terjatuh. Walau sebagian besar luka akibat jatuh tidak berdampak serius, namun terjatuh tetap merupakan penyebab utama patah tulang panggul dan cedera kepala. Dalam kondisi ini, cedera yang ditimbulkan akan mempersulit seseorang untuk kembali ke kegiatan sehari-hari dan hidup mandiri, Sayangnya, hampir separuh dari mereka yang terjatuh tidak pergi memeriksakan diri ke dokter atau memberi tahu keluarga mereka.

Terjatuh dapat menjadi ancaman yang berbahaya bagi lansia, namun kondisi ini merupakan salah satu dampak dari proses penuaan yang tidak dapat dihindari. Untungnya, dengan beberapa tindakan pencegahan sederhana, Anda dapat mengurangi risiko jatuh tersebut.

Yang perlu dilakukan untuk mencegah orang tua jatuh

1. Tetap aktif

Menjaga tubuh agar tetap aktif merupakan cara paling sederhana untuk mengurangi risiko jatuh. Latihan fisik yang teratur dapat membantu mempertahankan kekuatan otot tubuh dan kaki selama proses penuaan terjadi. Penting bagi lansia untuk tetap aktif bergerak dan menghindari gaya hidup yang pasif. Olahraga yang bisa dilakukan adalah berjalan atau melakukan yoga, hindari olahraga yang terlalu berat bagi usia lanjut.

2. Perhatikan gejala yang muncul

Sebelum terjatuh, biasanya para lansia akan memperlihatkan gejala ketidakseimbangan. Mengenali tanda-tanda berikut mungkin dapat membantu Anda menghindari risiko orang tua jatuh dan dirawat di rumah sakit karenanya:

  • Cara berjalan yang tidak seimbang. Ketidakseimbangan saat berjalan di permukaan yang tidak rata dapat meningkatkan risiko jatuh. Dokter mungkin akan menyarankan fisioterapi atau penggunaan alat bantu jalan.
  • Masalah penglihatan. Penglihatan yang menurun dapat menyebabkan lansia sulit melihat benda-benda yang menghalangi jalan. Gangguan penglihatan juga dapat mempengaruhi keseimbangan. Periksakan mata satu tahun sekali untuk mengetahui apakah ada masalah penglihatan yang perlu ditangani.
  • Efek samping obat. Obat-obatan yang diminum dapat memberikan efek samping yang mempengaruhi keseimbangan, contohnya obat darah tinggi, diuretik, dan antihistamin. Obat-obatan tersebut dapat menyebabkan pusing atau hilang keseimbangan. Selalu perhatikan dan diskusikan obat-obatan yang Anda minum dengan dokter.

3. Ciptakan rumah yang aman

Kunci dari keamanan tinggal di rumah saat usia sudah memasuk usia lanjut adalah beradaptasi dan mengenali lingkungan tempat tinggal sebaik mungkin. Banyak lansia yang menjadi takut dan menyingkirkan barang-barang di rumahnya untuk menciptakan ruang gerak yang lebih luas, namun hal ini justru dapat menambah risiko jatuh. Memodifikasi rumah Anda mungkin dapat menjadi pilihan yang lebih baik. Berikut adalah beberapa tempat di rumah yang biasa menjadi tempat yang rawan untuk jatuh:

  • Kamar mandiKamar mandi merupakan tempat yang berisiko. Saat mandi, kita mungkin harus melakukan gerakan-gerakan yang dapat mengganggu keseimbangan. Anda dapat menambah kursi untuk duduk selama mandi dan pegangan tangan di kamar mandi.
  • Lantai yang tidak rata. Lantai dan karpet yang tidak rata dapat menimbulkan masalah keseimbangan. Menyingkirkan karpet dan memperbaiki lantai yang rusak akan mengurangi risiko jatuh.
  • DapurBekerja di dapur memerlukan banyak posisi dan manuver. Menata ulang dapur agar tidak mengganggu gerakan Anda akan sangat membantu.
  • Ruangan dengan penerangan buruk. Kemampuan melihat di ruangan gelap akan semakin menurun seiring dengan berjalannya waktu. Menambah sumber penerangan mungkin dapat mengurangi risiko jatuh.
  • Tangga. Menambah pegangan pada tangga mungkin dapat meningkatkan keamanan dan rasa percaya diri.

4. Laporlah jika terjatuh

Banyak lansia berpikir bahwa dengan melaporkan bahwa mereka terjatuh, mereka dapat kehilangan kemandirian mereka. Akan tetapi, perlu diingat, dengan tidak melaporkan bahwa Anda terjatuh, maka Anda tidak dapat ditangani sedini mungkin oleh dokter. Selain itu, potensi Anda untuk terjatuh lagi akan semakin meningkat. Berkonsultasi dengan dokter dapat membantu Anda untuk mengambil langkah yang diperlukan untuk menjalani hidup Anda seoptimal mungkin.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Mimpi buruk bisa datang kapan saja di setiap malam Anda. Ini bisa sangat mengganggu Anda jika sering terjadi. Temukan cara mengatasi mimpi buruk di sini.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 02/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Penyakit Katup Jantung

Penyakit katup jantung terjadi ketika katup pada jantung tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Ketahui lebih lanjut di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 01/07/2020 . Waktu baca 13 menit

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Banyak mitos membuat infeksi cacing menjadi hal sepele. Cek fakta seputar cacingan yang berbahaya jika dibiarkan, seperti menghambat pertumbuhan anak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
anak disunat

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit
gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit