Ingat 6 Tips Ini Agar Anda Tidak Mudah Jatuh atau Terpeleset di Rumah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Setiap orang pasti pernah terjatuh atau terpeleset setidaknya sekali seumur hidup. Entah terjungkal dari posisi berdiri ke duduk, terpeleset saat lari, atau tergelincir jatuh saat turun tangga. Ketelodoran ini tidak melulu masalah lansia. Apalagi memang jika suka kurang awas dengan keadaan sekitar saat berjalan. Anda juga sering jatuh? Tenang… Nyatanya ada berbagai cara mudah, kok, untuk mencegah jatuh dan terpeleset! Simak rahasianya di sini.

Kiat jitu mencegah jatuh dan terpeleset

Berikut beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mencegah jatuh dan terpeleset.

1. Pastikan pencahayaan ruangan bagus

menyebabkan kanker

Kebanyakan orang gampang terpeleset karena kurang awas dengan lingkungan sekitarnya yang remang-remang.

Bila perlu, pasanglah bola lampu yang lebih terang buat di setiap ruangan. Terutama di area tangga, lorong-lorong sempit, juga ruangan yang rentan lembap seperti kamar mandi dan dapur.

Rumah yang terang karena pencahayaannya memadai membantu Anda melihat sekitar dengan jelas. Ini tentunya dapat membantu Anda mencegah risiko jatuh, terpeleset, atau tergelincir yang bikin repot.

Jadi, supaya terhindar dari risiko jatuh, pastikan kalau pencahayaan di rumah Anda bagus.

2. Rajin beres-beres rumah

pekerjaan rumah tangga

Cara termudah mencegah risiko jatuh di rumah sendiri adalah memastikan kalau rumah Anda selalu rapi. Kadang, barang-barang yang berserakan di lantai atau mebel yang posisinya bergeser berantakan bisa bikin jatuh tersandung.

Simpan mainan anak, buku, koran, atau barang-barang di tempat khusus dan jangan biarkan berserakan di lantai rumah Anda. Namun, pastikan kalau barang-barang tersebut disimpan di area yang mudah dijangkau supaya Anda tidak perlu naik ke atas bangku atau membungkuk terlalu rendah ketika mengambilnya.

Pastikan juga lantai di rumah tidak licin. Sehabis menyapu dan mengepel, segera angin-anginkan lantai agar cepat kering. Anda juga bisa memasang lakban khusus sehingga karpet tidak mudah bergeser. Bila perlu, segera perbaiki atau ganti perabotan rumah yang sudah reyot, tua, dan rusak.

3. Pasangan pegangan di area tertentu

Sumber: Everyday Health

Jika tinggal serumah dengan orang tua yang sudah sepuh, ada baiknya Anda memasang pegangan di tangga, kamar, dan di dalam toilet. Hal ini karena lansia sangat rentan terjatuh maupun terpleset di area tersebut.

Gary Kaplan, DO, seorang pendiri sekaligus direktur medis dari Kaplan Center for Integrative Medicine di McLean, Virginia, Amerika Serikat juga mengatakan yang serupa. Mengutip dalam laman Everyday Health, Gary menyarankan untuk memasang bar pegangan di samping kloset serta bathtub (bak mandi).

Selain itu, Gary juga menyarankan untuk memasang tikar karet nonslip (antilicin) di lantai dapur dan kamar mandi.

4. Pilih sepatu yang tepat

pakai sepatu tanpa kaus kaki

Pemilihan alas kaki juga tak kalah pentingnya untuk mencegah Anda jatuh terpeleset saat berjalan. Pakailah sepatu yang pas di kaki serta memiliki sol yang keras dan tidak bersisik.

Anda bisa membeli kaus kaki anti selip yang memiliki bantal di telapak kaki jika sepatu Anda tidak pas.

5. Olahraga teratur

gerakan olahraga

Anda mungkin tak pernah mengira kalau olahraga dapat mencegah jatuh terpeleset.

Faktanya, olahraga secara teratur dapat menjaga kekuatan otot dan tulang Anda. Otot dan tulang yang kuat dapat menjaga keseimbangan tubuh, sehingga Anda bisa terhindar dari risiko terjatuh ketika berjalan.

Guna meningkatkan kekutaan otot dan tulang, Anda bisa melakukan olahraga angkat beban menggunakan dumbbell kecil atau resistance band. Anda juga melakukan beberapa gerakan sederhana seperti squat, push-up, dan lunges secara rutin untuk mencegah jatuh seterusnya.

6. Konsultasi ke dokter

tanya dokter

Faktanya, berkonsultasi ke dokter bisa membantu Anda untuk mengetahui seberapa besar risiko Anda terjatuh.

Selain bertambahnya usia, kondisi medis tertentu membuat Anda berisiko tinggi terjatuh. Penyakit seperti radang sendi, katarak, masalah pinggul, dan Parkinson dapat memengaruhi aktivitas gerak penderitanya, sehingga dapat meningkatkan risiko mereka jatuh.

Oleh sebab itu, jika merasa akhir-akhir ini mobilitas Anda terganggu, cobalah untuk berkonsultasi ke dokter. Selain mencegah risiko jatuh, hal tersebut juga membantu mengobati kondisi yang Anda alami.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tiba-Tiba Susah Kentut? Tak Perlu Pusing, Begini Cara Mengatasinya

Pernah merasakan tidak bisa kentut? Tentu rasanya sangat mengganggu dan membuat perut terasa sakit. Tenang, atasi masalah susah kentut dengan cara alami ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

9 Cara Jitu untuk Mengusir Semut Bandel di Rumah

Setiap rumah pasti ada semutnya. Apalagi rumah yang kotor. Jangan panik dulu, air lemon ternyata bisa jadi cara mengusir semut di rumah yang terjamin ampuh.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

3 Hal Penting yang Wajib Dipersiapkan Lansia Sebelum Berenang

Sebelum berenang, ada beberapa hal yang perlu disiapkan lansia agar proses olahraga berjalan lancar. Yuk coba ikuti berbagai persiapannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Lansia, Aktivitas Lansia 25 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Ragam Makanan dengan Kandungan Bakteri yang Baik untuk Usus

Tubuh kita membutuhkan bakteri dalam usus untuk menjaga fungsinya. Cari tahu makanan yang baik untuk usus dalam artikel berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan Pencernaan 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gula darah turun

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
ciri dan gejala infeksi parasit

Mengenal Jenis-Jenis Parasit dan Penyakit Infeksi yang Disebabkannya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
tidak enak badan

6 Cara Mengurangi Rasa Tidak Enak Badan saat Demam

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
makan makanan yang sama

Sehatkah Kalau Makan Makanan yang Sama Terus Setiap Hari?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit