Normalnya, Seberapa Lama dan Sering Keputihan Seharusnya Berlangsung?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Hampir semua wanita pasti pernah mengalami keputihan. Jangan dulu khawatir karena ini adalah kondisi yang normal. Meski begitu, tetap ada kecemasan apakah keputihan yang Anda alami benar-benar normal atau tidak. Untuk mengetahuinya, simak ulasannya di bawah ini. 

Ciri keputihan yang normal

keputihan berdarah apakah normal?

Keputihan adalah cairan yang normalnya berwarna putih atau kuning, yang keluar dari vagina. Sebagian besar wanita mengalami keputihan setiap hari, meski ada pula yang hanya mengalaminya sesekali. 

Meski hampir semua wanita mengalaminya, durasi, seringnya, serta banyaknya jumlah keputihan bisa saja berbeda-beda. Hal ini disebabkan karena setiap wanita memiliki aktivitas dan kondisi yang berbeda pula.

Cairan yang keluar dari vagina ini berfungsi menjaga kelembapan vagina dan membuang sel-sel yang sudah mati di sekitar vagina. Itu sebabnya, ini adalah kondisi yang normal. 

Biasanya, warna dan tekstur vagina akan berubah mengikuti siklus menstruasi Anda. Siklus menstruasi umumnya terjadi setiap 28 hari sekali. 

Mendekati masa menstruasi, Anda mungkin akan menyadari adanya perubahan cairan vagina. Bahkan, semakin mendekati harinya, Anda bisa mendapati adanya bercak cokelat atau flek di celana dalam Anda. 

Jangan dulu panik karena hal itu normal dan menandakan bahwa Anda semakin dekat dengan waktu haid.

Berikut adalah beberapa ciri keputihan yang normal, sesuai dengan siklus menstruasi:

  • Hari ke-1 s/d ke-5. Ini adalah saat di mana Anda menstruasi. Meski menstruasi, bukan berarti Anda tidak mengalami keputihan. Anda tetap mengalaminya, tetapi warna cairan vagina bercampur dengan darah haid, sehingga terlihat berwarna merah.
  • Hari ke-6 s/d ke-14. Setelah selesai menstruasi, keputihan tidak akan sebanyak saat haid. Anda juga akan kembali melihat warnanya menjadi putih atau kuning pucat.
  • Hari ke-15 s/d ke-25. Periode ini merupakan beberapa hari sebelum ovulasi terjadi. Cairan vagina Anda akan menjadi lebih tipis dan licin. Warnanya tetap konsisten antara putih dan kuning pucat. 
  • Hari ke-25 s/d ke-28. Keputihan Anda akan mulai berkurang dan tidak terlalu sering terjadi karena sudah mendekati waktu menstruasi. 

Frekuensi dan durasi keputihan yang normal 

keputihan sebelum haid

Pada umumnya, seberapa sering keputihan terjadi bergantung pada tubuh masing-masing wanita. Ada beberapa wanita yang mengalami keputihan setiap hari, ada pula yang tidak.

Seperti yang telah disebutkan, untuk jumlah keputihan dan lamanya pun tak ada patokan pasti karena setiap wanita berbeda-beda. 

Keputihan yang masih dianggap normal adalah cairan vagian yang warna, tekstur, serta baunya tidak mengalami perubahan yang ekstrem, seperti tiba-tiba berbau menyengat.

Perubahan siklus menstruasi sangat mungkin dapat terjadi. Akibatnya, keputihan Anda pun bisa terpengaruh. Bila masalah keputihan Anda cemas dan curiga akan penyakit tertentu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. 

Meski keputihan normal, perubahan tidak biasa yang terjadi bisa menandakan suatu masalah kesehatan.

Menurut U.S Department of Health and Human Service atau setara dengan Kemenkes RI, terlalu sering mengalami keputihan bisa mengarah pada vaginitis. 

Akan tetapi, perubahan frekuensi keputihan ini tidak dapat dijadikan sebagai patokan bahwa Anda benar-benar menderita vaginitis. Vaginitis mungkin saja terjadi jika disertai beberapa gejala di bawah ini:

  • Keputihan yang disertai dengan rasa gatal dan terbakar
  • Terlalu sering keputihan, misalnya hampir setiap hari
  • Cairan vagina berbau tidak sedap
  • Warna keputihan menjadi hijau, kuning gelap, atau abu-abu
  • Vagina terasa nyeri
  • Warna kulit di sekitar vagina berubah menjadi merah

Jika menemukan tanda-tanda demikian, segeralah memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasinya. 

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca