Tidak Dianjurkan untuk Digunakan Setiap Hari, Kapan Sebaiknya Pakai Pantyliner?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Pantyliner adalah produk kewanitaan berbentuk menyerupai pembalut, tapi dengan ukuran yang lebih kecil. Bedanya, daya serap dan tampung dari pantyliner cenderung lebih sedikit serta tidak sebanyak pembalut. Sebelum memakainya, Anda harus tahu kalau pantyliner tidak baik untuk dipakai setiap hari. Lantas, kapan waktu ideal untuk pakai pantyliner?

Pantyliner tidak disarankan untuk digunakan setiap hari

pembalut yang aman

Ada berbagai alasan yang membuat tidak sedikit wanita lebih memilih untuk pakai pantyliner ketimbang pembalut. Ini biasanya karena sedang mengalami cairan vagina berlebih, yang membuat celana dalam lembap dan terasa risi saat digunakan.

Penggunaan pantyliner lebih dipilih karena ukurannya yang kecil dan setidaknya dapat membantu menyerap cairan vagina. Sementara penggunaan pembalut, dirasa terlalu besar karena produksi cairan vagina tidak sebanyak darah menstruasi.

Cara ini dapat membuat cairan vagina tertampung di dalam pantyliner. Dengan begitu, celana dalam tetap nyaman saat dipakai. Meski tujuannya baik, tapi Anda tidak sarankan pakai pantyliner rutin setiap hari.

Pasalnya, pantyliner tidak didesain untuk menyerap dan mengalirkan udara seperti yang dilakukan oleh celana dalam. Bagian atas pantyliner memang terbuat dari kapas atau katun sintetis, tapi bagian bawah yang ditempelkan ke pakaian dalam berasal dari plastik.

Itu sebabnya, pakai pantyliner tidak mampu menyerap keringat dan mengalirkan udara bagi vagina untuk bernapas. Hal ini dapat membuat vagina menjadi lembap yang merupakan tempat ideal bagi perkembangan bakteri dan jamur.

Alhasil, Anda berisiko mengalami infeksi di area kewanitaan. Di sisi lain, pantyliner juga biasanya terbuat dari kapas atau katun sintetis yang tidak sepenuhnya lembut.

Bagi beberapa wanita yang kulit di area kewanitaannya sangat sensitif, pakai pantyliner justru dapat menimbulkan gesekan berlebih. Akibatnya, kulit vulva atau bagian luar vagina mengalami peradangan, iritasi, dan membuat tidak nyaman.

Kapan waktu yang tepat untuk pakai pantyliner?

keputihan sebelum haid

Pantyliner memang tidak dianjurkan untuk digunakan setiap hari. Namun, bukan berarti Anda tidak boleh pakai pantyliner sama sekali.

Dalam beberapa kondisi tertentu, pantyliner boleh dipakai jika dirasa dapat membuat area kewanitaan lebih nyaman.

1. Keputihan dalam jumlah banyak

Ketika keputihan atau cairan vagina Anda sedang banyak-banyaknya, pakai pantyliner bisa menjadi solusi yang tepat. Kondisi ini biasanya terjadi saat ovulasi alias masa subur.

Anda bisa menggunakan pantyliner untuk membantu menyerap keputihan berlebih tersebut, sehingga membantu menjaga vagina tetap lembap dan nyaman.

 2. Sebelum dan sesudah menstruasi

Biasanya selama beberapa hari sebelum dan setelah menstruasi, vagina akan mengeluarkan flek. Flek berwarna cokelat atau kemerahan dapat menjadi pertanda bahwa menstruasi akan datang, atau menstruasi telah selesai dan berhenti secara perlahan.

Ketimbang menggunakan pembalut yang ukurannya terlalu besar untuk menampung flek, Anda bisa pakai pantyliner sebagai gantinya. Selain membantu menampung flek, pakai pantyliner juga bisa melindungi celana dalam dari bercak noda.

3. Mencegah inkontinensia urin

Inkontinensia urin adalah kondisi ketika tubuh sulit mengontrol keinginan untuk buang air kecil. Jika Anda memiliki kondisi ini, pakai pantyliner bisa membantu mencegah keluarnya urin yang tidak tertahankan.

Jadi, urin yang keluar tidak akan langsung membasahi celana dalam, tapi diserap terlebih dahulu oleh pantyliner.

Perhatikan waktu ideal pakai pantyliner

ganti pembalut

Di satu sisi, pantyliner memang tidak dianjurkan untuk dipakai rutin setiap hari. Namun di sisi lain, dalam beberapa waktu tertentu, pakai pantyliner bisa menjadi pilihan terbaik untuk memudahkan aktivitas harian Anda.

Nah, sama halnya seperti pemakaian pembalut yang tidak boleh seharian penuh, pantyliner juga demikian. Supaya lebih aman dan nyaman, Anda disarankan untuk mengganti pantyliner paling tidak setiap 4 jam sekali.

Usahakan juga untuk menggunakan celana dalam yang terbuat dari bahan katun. Tujuannya agar aliran udara di area kewanitaan tetap terjaga, serta mencegah vagina berkeringat dan lembap.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca