Risiko Anda Terkena Penyakit Jantung Meningkat Jika Punya Darah Kental. Apa Ciri-cirinya?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Pepatah mengatakan ‘darah lebih kental dari pada air’untuk menggambarkan eratnya ikatan keluarga. Namun pada kenyataannya, memiliki darah kental dalam tubuh justru dapat membahayakan kesehatan Anda. Apa risikonya jika punya darah kental? Dan bagaimana caranya mengetahui jika Anda punya darah yang kental? Cari tahu di sini.

Risiko penyakit jantung bisa meningkat jika Anda punya darah kental

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Harvard University, darah kental meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, stroke, dan penyakit jantung lainnya. Dalam penelitian lainnya, diketahui bahwa kelompok orang yang memiliki darah yang kental memiliki peluang lebih besar untuk mengalami penyakit kardiovaskular.

Apa yang membuat darah menjadi kental?

Seberapa kental atau cair darah yang Anda miliki dipengaruhi oleh banyak faktor. Beberapa hal yang memengaruhi kekentalan darah yaitu:

  • Sel darah merah. Sel darah merak berpengaruh langsung terhadap kekentalan darah. Semakin banyak darah merah, maka akan semakin kental darah Anda.
  • Kadar lemak darah. Semakin banyak lemak dalam darah Anda maka darah Anda semakin kental.
  • Peradangan kronis yang terjadi pada tubuh, akibat kebiasaan merokok, diabetes, atau penyakit kronis lain.

Lalu, apa cirinya memiliki darah kental di dalam tubuh?

Anda tidak sendiri jika Anda tak mengerti seberapa kental darah Anda. Memang sampai saat ini belum ada alat atau pemeriksaan yang dapat melihat apakah darah kental atau tidak. Namun yang jelas, darah kental tidak baik untuk kesehatan Anda. Mengapa?

Darah yang kental berkaitan kelancaran aliran darah. semakin kental darah seseorang maka semakin lambat aliran darah yang bergerak. Hal ini tentu akan mengubah beberapa fungsi tubuh dan menimbulkan gangguan kesehatan, terutama jantung.

Ketika aliran darah yang lambat tersebut bergerak, risiko untuk terjadi pengendapan semakin besar. Pada akhirnya, banyak gumpalan-gumpalan yang terbentuk karena darah kental. Kondisi tersebut membuat darah tak teraliri dengan baik dan banyak jaringan tubuh yang mengalami kekurangan oksigen serta makanan.

Bagaimana mencegah darah mengental?

Memperbanyak minum air putih digadang menjadi saran yang paling baik untuk mencegah darah kental, karena asupan cairan dapat berpengaruh terhadap sirkulasi darah Anda. Anda bisa mengonsumsi air putih setidaknya 2 liter per hari.Namun melakukan hal ini bukan jaminan darah Anda tak akan mengental, tapi memang kebiasaan ini akan membuat tubuh terhidrasi dengan baik.

Sebenarnya tak perlu cara khusus untuk membuat aliran dan kekentalan darah Anda normal. Anda hanya perlu menerapkan pola hidup sehat, seperti menjaga pola makan, melakukan olahraga rutin, istirahat yang cukup, serta menghindari rokok.

Meskipun memang belum diketahui secara pasti bagaimana mengetahui kadar kekentalan darah di dalam tubuh, namun bila Anda melakukan semua cara tersebut, maka Anda akan terhindar dari berbagai pemicu yang dapat menyebabkan Anda terserang penyakit jantung.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca