Suara Serak atau Parau Bisa Dicegah dan Diobati Seperti Berikut Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Mengalami suara serak terus menerus tidak hanya sekadar membuat Anda kesulitan menelan dan bicara, tapi juga membuat pita suara menjadi lebih lemah. Jika memaksakan untuk berbicara dalam kondisi suara yang sedang serak, pita suara perlu mengeluarkan tenaga lebih banyak. Kondisi suara serak ini bisa disebabkan oleh berbagai hal. Oleh sebab itu, cara mengatasi atau menghilangkan suara serak pun harus menyesuaikan dengan kondisi penyebabnya.

Apa yang menyebabkan suara serak?

Suara serak ditandai dengan perubahan suara yang terdengar lebih berat dan volume suara yang lebih lemah. Kondisi ini biasanya disertai dengan gejala tenggorokan yang terasa kering, perih, dan gatal.

Untuk menentukan cara yang tepat menghilangkan suara serak, penting untuk terlebih dulu mengetahui penyebabnya. Gangguan kualitas suara ini umumnya disebabkan oleh iritasi atau cedera pada pita suara (laring).

Iritasi pada pita suara bisa disebabkan oleh sejumlah kondisi, tapi yang paling umum dialami adalah radang pita suara (laringitis). Kondisi ini paling sering ditimbulkan oleh infeksi saluran pernapasan bagian atas, biasanya oleh infeksi virus.

Di samping itu, ada pula penyebab lain yang bisa menurunkan kualitas suara menjadi serak atau parau seperti:

  • Kista, tumor, dan polip pita suara
  • Refluks asam lambung (GERD)
  • Alergi
  • Iritasi pada saluran pernapasan
  • Merokok
  • Gangguan tiroid
  • Trauma (cedera) pada laring atau pita suara
  • Kondisi saraf seperti penyakit Parkinson dan stroke

Selain beberapa hal di atas, suara serak juga dapat disebabkan oleh penggunaan pita suara yang berlebihan, misalnya berteriak atau tertawa terlalu keras.

Penyebab pasti dari suara serak yang Anda alami bisa diketahui melalui pemeriksaan medis oleh dokter spesialis THT. Dokter akan mengamati gejala sekaligus memeriksa bagian tenggorokan Anda, tepatnya di bagian laring atau pita suara.

Ketika dokter telah mendapatkan diagnosisnya, dokter akan menentukan cara mengobati suara serak yang sesuai dengan penyebabnya.

Cara alami untuk menghilangkan suara serak 

tenggorokan sakit setelah menangis

Pengobatan untuk mengatasi suara serak ini bisa berbeda-beda tergantung dari penyebabnya. Jika disebabkan oleh alergi atau laringitis akut yang bisa sembuh dalam beberapa hari, cara menghilangkan suara serak bisa dilakukan dengan perawatan mandiri di rumah.

Berikut adalah pengobatan rumahan yang bisa dilakukan untuk mengobati suara serak:

1. Mengurangi bicara selama beberapa hari.

Salah satu cara untuk mengembalikan suara adalah dengan mengistirahatkan pita suara Anda selama beberapa hari. Hal ini membantu meredakan pembengkakan yang disebabkan oleh laringitis.

Saat mengalami suara serak, janganlah terlalu sering berbicara apalagi tertawa keras dan berteriak. Bicaralah seminimal mungkin. Jika memungkinkan, Anda sebaiknya tidak berbicara sama sekali untuk sementara waktu.

2. Banyak minum air putih

Perbanyak minum air putih membantu memulihkan suara Anda. Cairan juga dapat membuat tenggorokan terjaga kelembapannya. Dengan begitu, suara yang serak bisa kembali seperti semula.

3. Hindari alkohol dan kafein

Untuk sementara waktu, hindari konsumsi alkohol dan kafein. Kedua minuman tersebut dapat mengeringkan tenggorokan dan memperparah kondisi suara serak.

4. Mandi dengan air hangat

Saat suara serak menyerang di pagi hari, mandilah dengan air hangat selama beberapa hari ke depan. Uap air hangat dapat membantu membuka dan melembapkan saluran udara. Cara menghilangkan suara serak ini bisa Anda lakukan setiap pagi untuk melegakan tenggorokan.

5. Berhenti merokok

Salah satu penyebab dari suara serak adalah kebiasaan merokok. Asap rokok yang masuk ke dalam tenggorokan bisa mengiritasi pada pita suara dan menyebabkan radang tenggorokan. Oleh karena itu, berhentilah merokok agar tidak memperparah peradangan yang menyebabkan suara serak.

6. Menghindari paparan alergen

Alergen seperti debu, polusi atau serbuk sari dapat memicu alergi yang menyebabkan suara serak. Bila menyadari kamar berdebu, bersihkan kamar sehingga Anda bisa meminimalkan risiko reaksi alergi. Termasuk pada area sudut ruangan yang mungkin sulit dijangkau.

Di samping itu, hindarilah penggunaan obat dekongestan untuk menyembuhkan gejala alergi seperti hidung tersumbat. Dekongestan justru dapat mengiritasi pita suara dan mengeringkan tenggorokan. Meski melegakan saluran udara, cara ini tidak efektif dalam menyembuhkan suara serak.

Berbagai Cara Mengobati Radang Tenggorokan, dengan dan Tanpa Obat

Pengobatan medis sebagai cara menyembuhkan suara serak

Perempuan meminum obat sesusai aturan minum obat TBC

Jika cara di atas tak kunjung berhasil untuk meredakan gejala, mungkin ada penyebab lain yang mengakibatkan suara Anda jadi parau.

Meskipun sudah melakukan cara di atas untuk menghilangkan suara serak, tapi suara bisa juga tidak kembali normal. Saat ini terjadi, apalagi jika gejala sudah berlangsung lebih dari 2 minggu bahkan suara hampir hilang, Anda perlu segera berkonsultasi dengan dokter.

Menurut American Academy of Otolaryngology, terdapat beberapa cara pengobatan medis yang mungkin dilakukan dokter untuk mengatasi suara serak, seperti:

1. Mengonsumsi obat-obatan

Laringitis yang menimbulkan gejala suara serak bisa disebabkan oleh infeksi bakteri. Pengobatannya memerlukan konsumsi antibiotik untuk radang tenggorokan.

Anda perlu mematuhi cara mengobati suara serak dengan antibiotik sesuai yang dianjurkan dokter. Antibiotik biasanya perlu dihabiskan meskipun suara sudah kembali normal.

Sementara untuk mengatasi suara serak yang disebabkan oleh naiknya asam lambung ke kerongkongan atau GERD, dokter akan memberikan obat antasida untuk menetralisasi lambung.

Obat-obatan jenis kortikosteroid mungkin juga diperlukan dalam mengatasi suara serak yang diakibatkan oleh iritasi asap rokok, polusi, alergi, dan cedera.

2. Terapi suara atau berbicara

Beberapa penyakit yang menyerang otot dan saraf, seperti Parkinson dan stroke, dapat memicu kelumpuhan otat pita suara. Suara serak merupakan salah satu gejala yang disebabkan oleh gangguan pada pita suara ini. Untuk mengembalikan kemampuan berbicara diperlukan terapi suara dengan teknik tertentu. Cara mengatasi suara serak ini perlu dilakukan dengan bantuan terapis suara.

3. Operasi pita suara

Operasi pita suara perlu dilakukan ketika suara serak diketahui disebabkan oleh penyakit yang merusak struktur, sistem saraf dan otot, serta fungsi pita suara. Kerusakan pita suara seperti ini paling sering disebabkan oleh adanya jaringan berbahaya seperti polip, kista, tumor atau kanker.

Cara mengobati suara serak melalui operasi dilakukan dengan mengangkat jaringan tersebut dan memperbaiki struktur pita suara.

Bagaimana mencegah agar suara tidak serak?

Kondisi suara serak juga bisa dicegah dengan menghindari berbagai faktor yang membuat pita suara teriritasi. Tidak hanya dengan mewaspadai penularan infeksi virus dan bakteri, Anda bisa melakukan hal-hal di bawah ini untuk menjaga suara tetap jernih.

  • Jangan berteriak-teriak atau berbicara keras dalam jangka waktu yang lama. Jika perlu berbicara lantang di depan umum, ada baiknya Anda menggunakan mikrofon atau pengeras suara lainnya.
  • Jika berprofesi sebagai penyanyi atau penyiar, latihan olah suara yang dipandu oleh guru vokal atau terapis suara mungkin perlu rutin dilakukan. Cara ini membantu melatih kekuatan pita suara sehingga terhindar dari risiko cedera dan iritasi yang menyebabkan suara serak.
  • Berhenti merokok dapat mencegah suara menjadi serak sekaligus mencegah munculnya kanker pita suara yang risikonya disebabkan oleh kebiasaan merokok. 
  • Orang dengan suara serak yang disebabkan oleh refluks asam lambung (GERD) atau asam lambung naik sebaiknya menerapkan pola makan teratur dan hindari konsumsi alkohol, kafein, dan makanan pedas secara berlebihan.

Dalam mengobati suara serak Anda perlu mengetahui penyebab pastinya sehingga dapat menentukan cara penanganan yang tepat. Namun saat tenggorokan mulai terasa sakit dan suara terdengar serak, Anda bisa langsung mengatasi gejala ini melalui cara pengobatan rumahan. Jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter jika gejala tidak kunjung membaik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Tips Sehat Menjalani Puasa Saat Radang Tenggorokan

Saat puasa, daya tahan tubuh bisa turun. Anda pun jadi rentan kena radang tenggorokan. Nah, ini dia caranya agar tetap lancar puasa saat radang tenggorokan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hari Raya, Ramadan 19 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Jangan Asal Pilih Permen Pelega Tenggorokan, Pastikan Ada Kandungan Ini

Jangan sembarang memilih permen pelega tenggorokan. Pastikan tiga kandungan penting ini terdapat pada permen agar sakit tenggorokan bisa cepat reda.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Hidup Sehat, Tips Sehat 24 April 2020 . Waktu baca 6 menit

Apakah Boleh Makan Es Krim saat Radang Tenggorokan?

Bolehkah makan es krim saat sedang radang tenggorokan? Jawabannya boleh, namun tidak untuk semua es krim. Ketahui jenis-jenis es krimnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hidup Sehat, Fakta Unik 9 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

Suara Selalu Serak Saat Bangun Tidur? 4 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Suara serak di pagi hari bisa terjadi pada siapa saja. Untuk tahu cara mengatasinya, yuk kenali dulu penyebab-penyebabnya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Hidup Sehat, Fakta Unik 16 Desember 2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat panas dalam alami

6 Cara Cepat dan Alami Redakan Panas Dalam

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 12 November 2020 . Waktu baca 4 menit
gejala jangka panjang covid-19 harus dilakukan pemeriksaan setelah sembuh

Antibiotik untuk Radang Tenggorokan, Kapan Perlu Mengonsumsinya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
penyakit tenggorokan musiman

5 Penyakit Musiman yang Mengganggu Tenggorokan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 1 September 2020 . Waktu baca 6 menit
Dokter pemeriksaan THT

Penyakit Telinga Hidung Tenggorokan, Tanda Harus Periksa ke Dokter THT

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 25 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit