Berbagai Cara Mudah Mengobati Infeksi Telinga, di Rumah dan di Dokter

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Rasa sakit dari infeksi telinga (otitis interna) bisa mengganggu aktivitas harian Anda. Belum lagi juga harus berurusan dengan cairan yang sesekali merembes keluar dari lubang telinga. Infeksi telinga biasanya disebabkan oleh bakteri atau virus, sehingga pengobatannya tidak boleh sembarangan. Berikut ini berbagai obat infeksi telinga yang biasa diresepkan dokter, plus perawatan rumahan yang dapat Anda coba untuk mempercepat penyembuhan.

Obat infeksi telinga dari dokter

Pengobatan untuk infeksi telinga biasanya disesuaikan berdasarkan penyebab, usia, dan keparahan infeksi. Berikut ini berbagai obat yang umumnya diresepkan untuk mengatasi infeksi telinga, yaitu:

Antibiotik

Dokter akan memberikan antibiotik minum untuk infeksi telinga yang disebabkan oleh bakteri. Antibiotik diberikan untuk mengatasi infeksi telinga pada:

  • Anak-anak berusia 6 bulan ke atas yang mengalami nyeri telinga sedang hingga berat pada satu atau kedua telinga. Rasa sakit juga telah berlangsung selama kurang dari 48 jam dan mengalami peningkatan suhu tubuh hingga lebih dari 39ºCelsius.
  • Anak-anak berusia 6 hingga 23 bulan dengan nyeri telinga ringan pada satu atau kedua telinga yang telah berlangsung selama kurang dari 48 jam dan suhu tubuh masih di bawah 39ºCelsius.
  • Anak-anak berusia 24 bulan ke atas hingga dewasa dengan nyeri telinga ringan pada satu atau kedua telinga. Rasa nyeri telah berlangsung selama kurang dari 48 jam dan suhu tubuh di bawah 39 derajat celcius.

Antibiotik harus diminum sesuai takaran dosis dan dihabiskan sampai tenggat waktu yang telah ditentukan dokter. Selain obat minum, dokter juga bisa meresepkan antibiotik tetes untuk mengobati infeksi telinga bagian luar.

Jika disebabkan oleh infeksi virus, dokter akan memberikan obat infeksi telinga jenis antiviral untuk mengatasi gejalanya.

Obat pereda nyeri dan dekongestan

Pada beberapa kasus, infeksi telinga dapat diakibatkan oleh penyakit lain seperti flu maupun alergi. Jika disebabkan oleh flu atau penyakit pernapasan lainnya, Anda bisa gunakan obat pereda nyeri yang dijual bebas di pasaran, seperti paracetamol dan ibuprofen, untuk membantu meredakan sakit yang terjadi akibat peradangan di dalam telinga.

Jika infeksi telinga terjadi akibat reaksi alergi, Anda bisa menggunakan dekongestan atau antihistamin seperti pseudoephedrine atau diphenhydramine (Benadryl). Meskipun obat-obatan ini dapat dibeli tanpa resep dokter, namun usahakan untuk berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter sebelum meminumnya. Balita yang mengalami infeksi telinga tidak boleh diberikan obat-obatan tersebut.

Perawatan rumahan untuk mengobati infeksi telinga

Selain obat dokter, Anda juga bisa meredakan gejala infeksi telinga dengan cara:

Mengompres telinga dengan air hangat

Mengompres telinga dengan bantuan air hangat dapat membantu meredakan tekanan dan rasa sakit. Rendam waslap bersih alam air hangat dan peras sisa airnya. Tempelkan selama maksimal 20 menit di atas telinga yang sakit. Selain kain waslap atau handuk, Anda juga bisa menggunakan kapas untuk kemudian ditempelkan di lubang terluar telinga.

Berkumur dengan air garam

Air garam dapat membantu meredakan radang tenggorokan akibat infeksi telinga. Tak hanya itu, berkumur dengan air garam juga membantu membersihkan saluran telinga yang tersumbat akibat produksi lendir berlebih.

Usahakan untuk tetap menjaga kebersihan indera pendengaran Anda dan jaga agar telinga selalu tetap kering agar tidak menjadi sarang bagi bakteri dan virus penyebab infeksi.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: April 30, 2018 | Terakhir Diedit: April 17, 2018

Yang juga perlu Anda baca