Perbedaan Makanan Organik, Makanan Alami, dan Makanan Sehat

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16/09/2019
Bagikan sekarang

Meskipun sering digunakan secara bergantian, ternyata ketiga istilah ini memiliki arti yang berbeda.

Makanan organik dari produk nabati tumbuh tanpa menggunakan pestisida buatan, pupuk, atau herbisida. Sementara itu, daging, telur, dan produk susu organik diperoleh dari hewan yang diberi makan dari alam dan tidak diberi hormon atau antibiotik.

Makanan alami adalah makanan yang bebas dari bahan sintetis atau buatan atau aditif.

“Makanan sehat” adalah istilah umum yang digunakan, baik untuk makanan alami maupun organik, atau makanan biasa yang melewati sedikit proses pengolahan, seperti tepung gandum utuh.

Banyak yang berpendapat bahwa makanan organik memiliki konsentrasi nutrisi yang lebih tinggi, tapi pendapat itu tidak sepenuhnya benar. Kandungan nutrisi makanan juga sangat bervariasi, tergantung kapan bahan makanan dipanen dan bagaimana cara menyimpan dan proses pengolahannya. Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa makanan organik, alami, atau sehat terasa lebih enak dibandingkan makanan biasa (kecuali jika bahan-bahan tersebut dalam kondisi sangat segar).

Rasa dapat ditentukan oleh genetika tanaman, bukan berdasarkan jenis bahan makanan, apakah organik atau biasa. Cara panen dan cara merawat bahan makanan juga memengaruhi rasa. Rasa buah persik atau tomat yang dipetik ketika masih terlalu hijau tidak akan seenak buah yang matang pada pohonnya.

Meskipun tidak memengaruhi rasa atau nutrisi, berbagai jenis pupuk memiliki efek pada lingkungan. Banyak orang tidak keberatan untuk membayar lebih untuk makanan organik karena produksinya tidak menyebabkan kerusakan lingkungan akibat penggunaan pestisida dan herbisida. Selain itu, tanaman organik juga menggunakan pupuk kompos yang tidak merusak lingkungan, seperti pupuk buatan. Namun, label “organik” pada bahan makanan belum menjamin makanan bebas dari kontaminasi ketika bahan didistribusikan ke pasar.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Perlukah Memilih Makanan yang Rendah IG Meski Tak Terkena Diabetes?

    Makanan rendah indeks glikemik (IG) bisa dikonsumsi para diabetesi ataupun yang bukan, karena memberikan manfaat untuk kesehatan tubuh keseluruhan.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Nutrisi, Hidup Sehat 24/04/2020

    4 Sumber Protein Rendah Kalori yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

    Untuk mendukung penurunan berat badan, Anda bisa mengonsumsi deretan sumber sehat dengan tinggi protein dan rendah kalori berikut ini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Nutrisi, Hidup Sehat 24/04/2020

    Beras Merah vs Beras Shirataki, Mana yang Efektif untuk Diet?

    Bagi yang sedang diet, konsumsi beras atau nasi mungkin akan dibatasi. Beras merah atau beras shirataki dapat menjadi pilihan, tapi mana yang lebih efektif?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Nutrisi, Hidup Sehat 29/03/2020

    Apakah Kaldu Instan Organik Aman untuk MPASI Bayi?

    Produk kaldu instan organik untuk MPASI bayi kini semakin banyak dijual, dengan alasan praktis dan sehat. Benarkah produk ini aman dikonsumsi oleh bayi?

    Ditulis oleh: Nita Azka Nadhira, S.Gz

    Direkomendasikan untuk Anda

    menu sahur untuk diet keto

    3 Resep Menu Makan Sahur untuk Diet Keto Tanpa Ribet

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 16/05/2020
    sirtfood diet

    Kenali Sirtfood Diet yang Bikin Berat Badan Adele Turun

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 12/05/2020
    marah saat lapar

    Kenapa Kita Mudah Marah Saat Sedang Lapar?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 10/05/2020
    camilan enak dan sehat

    Tak Cemas Berat Badan Naik, Ini Pilihan Camilan Selama di Rumah Saja

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020