3 Pengganti Nasi yang Lebih Sehat untuk Ibu Hamil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Nasi merupakan salah satu sumber karbohidrat utama di Indonesia, termasuk pada ibu hamil. Namun, nasi juga cepat menaikkan gula darah. Sebagai alternatifnya, Anda bisa pilih salah satu dari pengganti nasi untuk ibu hamil berikut ini. Anda juga boleh membuat variasi dengan bergonta-ganti dari satu sumber kabohidrat ke yang lainnya setiap kali makan.

Sumber karbohidrat pengganti nasi untuk ibu hamil

Pengganti nasi yang lebih sehat idealnya harus tinggi karbohidrat kompleks. Makanan sumber karbohidrat kompleks memiliki nilai indeks glikemik rendah, namun tinggi serat sehingga membuat Anda kenyang lebih lama dan terjauhkan dari ngidam makan junk food.

Beberapa contoh pilihan karbohidrat sebagai pengganti nasi antara lain.

1. Nasi merah

Nasi merah memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dari nasi putih. Per 50 gram nasi merah memiliki kandungan serat 3,5 gram, sedangkan nasi putih memiliki kandungan serat 0,6 gram. Kandungan serat yang tinggi ini akan membuat Anda kenyang lebih lama sehingga Anda tidak makan berlebihan.

Selain itu, nasi merah juga memiliki kandungan vitamin B yang lebih tinggi dari nasi putih. Vitamin B merupakan salah satu vitamin yang paling penting untuk ibu hamil. Dengan mengonsumsi nasi merah sebagai pengganti nasi putih, Anda bisa mendapatkan asupan vitamin B lebih banyak.

2. Roti gandum utuh (whole wheat)

Roti gandum memiliki kalori dan indeks glikemik yang lebih rendah daripada nasi putih. Itu sebabnya produk ini dapat menjadi pengganti nasi untuk ibu hamil, karena dapat membantu agar gula darah tidak cepat naik dan juga mencegah lapar datang lebih cepat.

Roti gandum juga mengandung beberapa mineral penting seperti kalsium, magnesium, zinc, dan fosfor. Selain itu juga mengandung vitamin penting yang dibutuhkan selama kehamilan, seperti vitamin E dan folat.

Kalsium selama kehamilan dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang dan gigi bayi Anda. Bayi akan mengambil kebutuhan kalsiumnya dari tubuh ibu, sehingga untuk menjaga kepadatan tulang ibu, ibu membutuhkan banyak asupan kalsium untuk mengganti kalsium ibu yang diambil bayi.

Zinc sangat diperlukan untuk membantu perkembangan otak bayi. Sedangkan, bagi ibu hamil, diperlukan untuk pertumbuhan dan perbaikan sel-sel tubuh ibu, dan juga untuk membantu menghasilkan energi.

Sementara itu, vitamin E dibutuhkan untuk membantu pembentukan dan penggunaan sel darah merah dan otot. Folat merupakan salah satu bentuk vitamin B yang diperlukan untuk mendukung fungsi plasenta dan mencegah bayi dari cacat lahir.

3. Kentang

Kentang juga merupakan salah satu makanan yan bisa menjadi pengganti nasi putih untuk ibu hamil. Kentang memiliki kalori dan indeks glikemik yang lebih rendah daripada nasi putih, tetapi sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan nasi merah.

Kentang juga mengandung serat yang lebih tinggi daripada nasi putih, apalagi jika dimakan dengan kulitnya. Selain itu, kentang juga mengandung vitamin B6, tiamin, riboflavin, folat, dan vitamin C, yang merupakan vitamin penting diperlukan selama kehamilan.

Vitamin B6 diperlukan untuk membantu pembentukan sel darah merah dan membantu mengatasi mual akibat morning sickness. Sementara vitamin C dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan kesehatan ibu hamil dan janin.

Vitamin C juga dapat membantu penyerapan zat besi agar mencegah ibu hamil dari anemia. Anemia adalah salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi saat hamil.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Menghadapi 7 Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan

Mendekati hari-H melahirkan, Anda mungkin jadi gugup dan takut. Hal ini wajar, tapi jangan sampai kecemasan ibu hamil menjelang persalinan bikin stres.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kehamilan & Kandungan, Melahirkan, Kehamilan 10 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Serba Serbi Omega-6, Nutrisi Penting untuk Ibu dan Bayi

Tak hanya omega 3, asam lemak omega 6 juga sama pentingnya untuk Ibu hamil dan bayi. Ketahui apa saja manfaat, sumber makanan, serta anjuran mengonsumsinya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
omega 6 untuk ibu hamil
Nutrisi, Hidup Sehat 19 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Masturbasi Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

Masturbasi saat hamil kabarnya mampu memberikan kenikmatan yang lebih memuaskan daripada hubungan seksual. Namun, apakah aman?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 12 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit

Kenali Perubahan Gairah Seks Ibu Hamil di Trimester Ketiga, Plus Tips Seks yang Aman

Jika biasanya nafsu seks ibu hamil menurun di trimester pertama, bagaimana ketika sudah memasuki kehamilan trimester ketiga?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Hidup Sehat, Seks & Asmara 15 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
garis hitam di perut

Muncul Garis Hitam di Perut Saat Hamil, Apa Sih Artinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
obat penambah darah

Berbagai Jenis Obat Penambah Darah yang Umum Diresepkan Dokter

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit