5 Manfaat Inositol (Vitamin B8) untuk Mengobati Berbagai Penyakit

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Tahukah Anda bila vitamin B ada berbagai macam? Ada vitamin B1 (thiamin), vitamin B2 (riboflavin), atau vitamin B3 (niacin). Selain tiga vitamin B populer tersebut, ada juga vitamin B8 yang disebut dengan inositol. Penasaran dengan apa itu inositol dan manfaat inositol bagi tubuh? Simak ulasannya berikut ini.

Manfaat inositol (vitamin B8) untuk kesehatan tubuh

Vitamin B8 terkandung alami dalam banyak tumbuhan dan hewan, juga suplemen makanan. Berikut beberapa manfaat inositol pada kesehatan tubuh.

1. Meningkatkan kesuburan sekaligus mengobati PCOS

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa inositol berpotensi untuk meringankan gejala sindrom ovarium polikistik (PCOS). PCOS adalah gangguan hormon yang menyebabkan wanita menstruasi tidak teratur dan sulit hamil. Sekitar 72% perempuan dengan kondisi ini mengalami masalah kesuburan.

PCOS juga terkait erat dengan gangguan sindrom metabolik, sehingga meningkatkan risiko obesitas, diabetes, penyakit hati, dan penyakit jantung. Itu kenapa wanita dengan PCOS harus mendapatkan pengobatan untuk kondisinya.

Sejumlah penelitian melaporkan bahwa suplemen inosito, terutama yang mengandung Myo-inositol (MYO) dan D-chiro-inotiol (DCI) mampu memperbaiki masa ovulasi dengan cepat untuk meningkatkan peluang kesuburan wanita.

2. Mengatasi berbagai gangguan mental

gejala depresi postpartum

Gangguan mental pada umumnya dipicu oleh gangguan pada sistem saraf pusat dan produksi senyawa kimia dalam otak, seperti depresi, gangguan kecemasan, dan gangguan obsesif-kompulsif (OCD).

Setelah masuk ke dalam tubuh, inositol bekerja memengaruhi sistem saraf pusat otak dan meningkatkan mood sehingga dipercaya bisa mengobati berbagai gejala penyakit mental juga gangguan makan, seperti binge eating dan bulimia.

Asupan suplemen inositol sebanyak 6.000 mg per hari mampu meningkatkan kualitas hidup orang yang memiliki depresi dan yang punya serangan panik. Dosis yang sama juga mencegah fase mania kambuh pada orang yang memiliki gangguan bipolar.

3. Berpotensi sebagai pengobatan kanker

Inositol memiliki bentuk lain yaitu fitrat, asam fitrat, dan heksafosfat. Walaupun belum terbukti efektif, ketiganya mampu meningkatkan kemanjuran obat-obatan antikanker, menghambat penyebaran kanker, dan secara tidak langsung mampu meningkatkan kualitas hidup pasien kanker selama pengobatan.

Beberapa penyakit kanker yang dapat dicegah perkembangannya dengan inositol adalah kanker paru, kanker payudara, kanker prostat, dan kanker usus besar. Sayangnya, penggunaan asam fitrat bisa menganggu penyerapan nutrisi lain dalam tubuh sehingga penggunaannya harus di bawah pengawasan dokter.

4. Meningkatkan sensitivitas insulin

Inisitol yang bisa menjadi obat untuk sindrom metabolik pada wanita dengan PCOS, memiliki potensi juga untuk meningkatkan sensitivitas insulin pada pasien diabetes. Tapi, penelitian yang dilakukan masih sangat terbatas.

5. Mengurangi gejala sindrom distres pernapasan pada bayi

Bayi yang lahir prematur sering mengalami sindrom distres pernapasan karena aliran darah ke bayi saat dilahirkan sangat terbatas. Studi menunjukkan bahwa bayi dengan kondisi ini yang diberi inositol sebanyak 80 mg per kilogram beratnya setiap hari membutuhkan lebih sedikit bantuan napas lewat selang oksigen.

Kualitas hidup mereka meningkat sebanyak 77% dan sekaligus mencegah komplikasi, seperti displasia bronkopulmoner (kesalahan perkembangan saluran pernapasan), kebutaan, dan prematur retinopati. Namun, inositol dengan tujuan ini hanya dapat diberikan secara suntik bukan melalui makanan atau suplemen.

Dari mana saya bisa mendapatkan inositol?

manfaat inositol

Manfaat inositol yang sangat banyak, terutama dalam mencegah sekaligus mengobati berbagai penyakit, tentu Anda pasti tidak ingin melewatkannya. Jangan khawatir, inositol tersedia dalam berbagai makanan, terutama pada buah dan sayur yang segar. Beberapa makanan yang mengandung myo-inositol tinggi adalah:

  • Semua jenis jeruk
  • Gandum
  • Kubis
  • Labu kuning
  • Kismis
  • kacang-kacangan
  • Tomat
  • Paprika
  • Kentang
  • Persik
  • Asparagus
  • Pir
  • Piang
  • Daging sapi
  • Telur
  • Minyak kelapa dan gula kelapa

Selain deretan makanan di atas, inositol juga terdapat pada suplemen. Namun, Anda harus melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Apakah Anda membutuhkan suplemen inositol tambahan atau tidak.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca