6 Manfaat Ginseng: Dari Diabetes Hingga Kanker

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ginseng merupakan salah satu tanaman herbal yang mempunyai banyak khasiat. Akar tanaman ini sudah lama dimanfaatkan sebagai obat herbal dalam pengobatan tradisional. Biasanya akar ginseng dikonsumsi dengan cara dicampurkan ke dalam minuman, seperti teh. Minuman teh ginseng ini biasanya dipercaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh, mengatasi kelelahan, dan masih banyak lagi. Ingin tahu apa saja manfaat ginseng? Simak di sini.

Berbagai manfaat ginseng yang mungkin belum Anda tahu

1. Fungsi kognitif

Manfaat ginseng yang pertama adalah meningkatkan kemampuan berpikir atau kognitif. Penelitian yang dipublikasikan oleh The Cochrane Library menunjukkan bahwa ginseng mempunyai beberapa manfaat untuk kognitif, perilaku, dan kualitas hidup. Pemberian ginseng pada anak dipercaya dapat meningkatkan tingkat konsentrasi dan fokus Anda.

Kandungan antioksidan dalam ginseng dapat membantu melawan radikal bebas yang dapat merusak sel di otak. Sehingga, ginseng juga dapat mencegah demensia, Alzheimer, dan gangguan kognitif lainnya.

2. Efek antiperadangan

Selain mempunyai sifat antioksidan, ginseng ternyata juga mempunyai efek antiperadangan. Efek antiperadangan pada ginseng ini mungkin ada karena senyawa ginsenosida dalam ginseng. Senyawa ini mempunyai efek meningkatkan kekebalan tubuh, berdasarkan penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Translational Medicine.

3. Mengurangi stres

Ginseng dapat memengaruhi sistem saraf tubuh dalam berbagai cara, seperti merangsang metabolisme dan meningkatkan tingkat energi. Keduanya dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan yang ada di tubuh. Senyawa adaptogen dalam ginseng mungkin berperan dalam hal ini. Adaptogen dalam ginseng dapat mengganggu kadar hormon yang dihasilkan tubuh saat stres. Sehingga, ginseng dapat menurunkan kadar hormon stres dalam tubuh dan membantu menciptakan suasana hati yang lebih baik.

4. Membantu mengontrol diabetes

Ginseng ternyata bermanfaat bagi Anda yang mempunyai penyakit diabetes. Ginseng telah terbukti dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Tanaman herbal ini dapat membantu mengatur penyerapan glukosa dalam tubuh. Sehingga, membuat Anda terlindungi dari lonjakan gula darah tiba-tiba (yang membuat diabetes berbahaya).

Penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Chinese Medicine tahun 2005 menunjukkan bahwa ginseng (jenis Amerika maupun Asia), termasuk akar, buah, dan daun dapat mengobati diabetes. Namun, sebelum Anda mengonsumsi ginseng, sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda terlebih dahulu. Jika Anda sudah mengonsumsi obat antidiabetes, mungkin Anda tidak perlu mengonsumsi ginseng lagi.

5. Mencegah kanker

Ginseng mengandung antioksidan yang dapat melawan radikal bebas dalam tubuh, sehingga dapat mencegah Anda dari kanker. Ginsenosida yang terkandung dalam ginseng juga mempunyai sifat antitumor sehingga dapat mencegah perkembangan sel-sel kanker. Salah satu jenis kanker yang dapat dibantu penyembuhannya dengan ginseng adalah kanker usus besar. Penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi ginseng dapat menurunkan tingkat penyebaran kanker kolorektal.

6. Mencegah penuaan dini

Mungkin Anda sekarang sudah sering melihat produk kecantikan yang mengandung ginseng di dalamnya. Ya, ginseng sendiri mempunyai manfaat dalam mencegah penuaan dini. Ginseng mampu mengurangi tanda-tanda penuaan. Hal ini karena sifat antioksidan yang dimiliki oleh ginseng. Antioksidan ini mampu mencegah efek negatif dari radikal bebas dalam tubuh yang dapat merusak sel-sel sehat. Antioksidan dalam ginseng ini juga mampu meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah penyakit jantung.

Ginseng juga mampu merangsang aliran darah ke seluruh tubuh, terutama ke sel-sel kulit. Sehingga, ginseng juga membantu membuat kulit tampak lebih muda dan lembab. Tanda-tanda penuaan Anda pun akan berkurang.

Yang harus Anda perhatikan sebelum mengonsumsi ginseng

Di samping berbagai manfaat yang dimilikinya, ginseng juga ternyata mengandung efek samping. Hal ini karena ginseng merupakan rempah-rempah yang sangat kuat. Beberapa efek samping dari konsumsi ginseng adalah sakit perut, sakit kepala, gangguan tidur, dan reaksi alergi. Oleh karena itu, sebaiknya Anda tidak terlalu banyak dan sering mengonsumsi ginseng. Konsumsi secukupnya saja. Jika Anda ingin mengonsumsi suplemen ginseng, sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda terlebih dahulu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Walaupun tidak punya masalah atau penyakit, sebaiknya kulit dirawat sejak dini. Intip ragam perawatan kulit agar lebih sehat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Penyakit Kulit 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Mengenal Perawatan Paliatif Sebagai Pengobatan Penyakit Kanker

Perawatan paliatif adalah perawatan suportif yang umumnya dijalani pasien kanker. Namun, seperti apa sih perawatan ini? Pelajari selengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker 18 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Cara Mengobati Kanker, Mulai dari Minum Obat Hingga Prosedur Medis

Cara mengobati penyakit kanker tidak hanya dengan minum obat. Tersedia juga prosedur medis lain yang dapat mengatasi kanker. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker 18 September 2020 . Waktu baca 12 menit

Pilihan Obat Tradisional (Herbal) untuk Membantu Mengatasi Kanker Otak

Penderita kanker otak kerap mencari berbagai cara dan obat tradisional, herbal, atau alami untuk membantu mengatasi penyakitnya. Apa saja itu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker, Kanker Otak 16 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kanker esofagus kanker kerongkongan

Kanker Esofagus

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 10 menit
kanker penis

Kanker Penis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 8 menit
gejala kanker lidah

Kanker Lidah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 10 menit
kanker mulut gusi gigi bibir

Kanker Mulut (Gusi, Lidah dan Bibir)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 10 menit