Apakah Greek Yogurt Memang Lebih Sehat dari Yogurt Biasa?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Baik greek yogurt dan regular yogurt dalam bentuk tanpa rasa, tidak berlemak atau rendah lemak, bisa menjadi pilihan dari makanan sehat Anda. Keduanya mengandung protein, kalsium dan probiotik. Namun, manakah yang lebih sehat? Berikut perbandingan kandungan nutrisi antara kedua jenis yogurt ini.

Kandungan nutrisi greek yogurt vs yogurt biasa

Protein

Greek yogurt mengandung protein tinggi, yang membantu meningkatkan kesehatan tubuh. Dalam 6 ons greek yogurt terkandung 15 sampai 20 gram protein, jumlah ini sama dengan 2 sampai 3 ons daging tanpa lemak. Inilah kenapa yogurt jenis ini sering jadi pilihan para vegetarian untuk menggantikan protein dari daging.

Bandingkan dengan yogurt biasa yang hanya menghasilkan 9 gram protein, yang berarti memungkinkan Anda lebih cepat lapar.

Karbohidrat

Greek yogurt merupakan salah satu pilihan makanan sehat untuk diet rendah karbohidrat. Kandungan gulanya lebih rendah (sekitar 5-8 gram, dibandingkan dengan 12 gram atau lebih) daripada yogurt biasa, namun tetap memiliki kadar vitamin dan mineral yang tinggi.

Greek yogurt tidak mengandung beberapa gula susu dan laktosa, sehingga membuat yogurt ini cenderung tidak mengganggu Anda yang tidak toleran terhadap laktosa (intoleransi laktosa). Namun, bagaimanapun kedua yogurt ini mengandung karbohidrat dalam jumlah besar jika difermentasi dengan gula atau zat pemanis lainnya.

Natrium

Satu porsi greek yogurt rata-rata mengandung 50 miligram natrium, yaitu hanya sekitar setengah dari jumlah pada yogurt biasa. Kandungan natrium yang rendah ini baik, karena jika terlalu banyak dapat meningkatkan tekanan darah dan meningkatkan risiko masalah jantung lainnya.

Jadi, lebih baik makan greek yogurt atau yogurt biasa saja?

Popularitas greek yogurt melonjak beberapa tahun belakangan ini, dan dengan alasan yang bagus. Greek yogurt bertekstur tebal, creamy, dan asam karena melalui proses penyaringan fermentasi.

Jika Anda mengonsumsi greek yogurt yang plain alias tanpa rasa, kandungan gulanya memang lebih rendah dari yogurt biasa. Namun, yogurt yang biasa memiliki kandungan mineral kalsium untuk penguat tulang dua kali lebih banyak dari greek yoghurt. Greek yogurt juga biasanya lebih mahal dari yogurt biasa dikarenakan lebih banyak susu yang dipakai dalam pembuatannya.

Kemudian ada juga dampak lingkungan dari efek sisa fermentasi produksi greek yogurt. Ketika yogurt disaring, sisa fermentasi dari susu (disebut juga “asam” sisa fermentasi karena pH-nya yang rendah) akan tertinggal. Sisa fermentasi ini dapat dijual kepada para petani ataupun peternak sebagai tambahan pangan ternak, dan bisa juga digunakan sebagai penyubur tanah, bahkan bisa diolah menjadi sumber energi listrik.

Tetapi karena produksi greek yogurt meningkat tajam beberapa tahun belakangan ini, terdapat kekhawatiran bahwa para petani tidak akan mampu mengatasi kelebihan sisa fermentasi yang diproduksi.

Yogurt dapat menjadi pilihan yang sehat, apapun yang Anda pilih, baik greek atau yang biasa. Keduanya memiliki protein, kalsium dan probiotik. Pilihlah yogurt tanpa rasa yang rendah lemak atau tanpa lemak. Jika Anda ingin sedikit rasa manis, tambahkan buah segar atau satu sendok teh madu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

You are already subscribed to notifications.
Sumber

Greek Yogurt Vs. Regular Yogurt: Which Is More Healthful? [online] Available at: http://health.usnews.com/health-news/diet-fitness/diet/articles/2011/09/30/greek-yogurt-vs-regular-yogurt-which-is-more-healthful. Accessed 25 Agustus 2017.

Greek Yogurt vs. Regular Yogurt: Is One Better? [online] Available at: http://www.aarp.org/health/healthy-living/info-2017/weighing-yogurts-fd.html. Accessed 25 Agustus 2017.

Which Is Healthier: Greek Yogurt or Regular Yogurt?. [online] Available at: http://www.eatingwell.com/article/282212/which-is-healthier-greek-yogurt-or-regular-yogurt/. Accessed 25 Agustus 2017.

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Diet Tinggi Serat, Cara Sehat untuk Turunkan Berat Badan

Salah satu diet yang dipercaya mampu menurunkan berat badan dengan aman dan sehat adalah diet tinggi serat. Seperti apa aturannya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Nutrisi, Hidup Sehat 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Antara Dada dan Paha Ayam, Mana yang Lebih Banyak Gizinya?

Paha ayam lebih murah dan lebih mudah untuk diolah. Di sisi lain, dada ayam lebih ekonomis karena dagingnya lebih banyak. Bagaimana dari sisi kesehatannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Nutrisi, Hidup Sehat 1 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Nutrisi memegang peranan yang besar untuk mencegah kemungkinan risiko COVID-19. Yuk, cari tahu nutrisi utama yang perlu ditambahkan dalam menu harian Anda.

Ditulis oleh: Maria Amanda
Nutrisi, Hidup Sehat 30 Juli 2020 . Waktu baca 9 menit

13 Tips Makan Sehat untuk Orang yang Super Sibuk

Banyak yang mengira makan makanan sehat itu susah dan perlu banyak usaha, jadi orang yang sibuk tidak akan bisa. Padahal, kenyataannya tidak begitu.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Nutrisi, Hidup Sehat 22 Juli 2020 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Sebelum Memberikan Yoghurt untuk Bayi, Ini Panduan yang Perlu Dipahami

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
Konten Bersponsor

Cari 3 Kandungan Suplemen Ini untuk Cegah Osteoporosis

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor

Begini Peran Penting Probiotik untuk Kesehatan Lansia

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Multivitamin Gummy untuk Dewasa, Benarkah Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit