Kandungan Gizi Pada Frozen Food Sama Dengan Makanan Segar. Tapi…

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda sedang terburu-buru dan tidak punya banyak waktu untuk memasak, frozen food atau makanan beku bisa menjadi pilihan menu masakan yang simpel serta sederhana. Berbagai jenis bahan makanan dapat Anda temukan dalam bentuk makanan beku. Alasan praktis dan mudah didapatkan membuat frozen food atau makanan beku ini digemari oleh banyak orang.

Tapi tunggu dulu, apakah frozen food itu sehat? Apakah nilai gizinya sama dengan makanan segar? Apa yang terjadi jika selalu makan makanan beku?

Frozen food dan makanan segar, lebih sehat mana?

Dari daging, sosis, kentang, sayuran, serta berbagai jenis buah-buahan saat ini telah dikemas ke dalam frozen food. Memang sangat praktis karena makanan beku ini juga dirancang untuk bisa tahan lama, tetapi apakah keawetannya sebanding dengan nilai gizi yang terkandung di dalamnya?

Sayur dan buah dalam bentuk makanan beku sama gizinya dengan yang segar

Ternyata, sayur dan buah yang dibekukan mempunyai kandungan gizi yang hampir sama  dengan makanan segar. Mengapa begitu? Sebenarnya, sayur dan buah dalam bentuk makanan beku ataupun segar, akan mengalami proses yang sama, yaitu pemetikan atau panen, pencucian, hingga dikemas.

Saat proses pencucian sayur dan buah, mungkin saja zat gizinya berkurang sedikit tetapi tidak menurunkan nilai gizi makanan tersebut secara keseluruhan. Kemudian, saat sayur dan buah dikemas dan disimpan dalam keadaan beku, maka vitamin dan mineral di dalamnya juga ikut membeku. Sehingga zat gizi tersebut akan bertahan hingga Anda memasak dan mengonsumsinya. Tetapi, tentu saja tekstur serta rasa sayur atau buah yang telah dibekukan akan berbeda dengan yang masih segar.

Daging beku atau daging segar?

Proses pembekuan tidak membuat perubahan nilai gizi pada berbagai jenis daging yang dikemas dalam bentuk makanan beku. Hampir sama dengan sayur dan buah sebelumnya, daging beku mempunyai kadar zat gizi masih sama dengan daging segar. Namun memang, tekstur serta rasa yang dimiliki daging beku tidak akan sama seperti daging segar.

Berarti, bolehkah saya terus menerus makan frozen food?

Bukan berarti Anda bisa terus-terusan mengonsumsi makanan beku setiap hari. Frozen food yang banyak Anda temukan di dalam pasar swalayan adalah makanan yang sudah diolah sebelumnya sehingga tidak bisa dibilang 100% makanan segar yang dibekukan. Lebih tepatnya, makanan tersebut adalah makanan olahan yang disajikan dalam bentuk beku, seperti sosis, bakso, atau kentang, yang siap untuk digoreng.  

Makanan kemasan yang dibekukan seperti ini tentunya mengandung berbagai zat aditif, misalnya zat pengawet makanan, zat penguat rasa, dan natrium yang tinggi. Padahal zat-zat yang seperti itu dianggap dapat membuat seseorang mengalami penyakit degeneratif di kemudian hari.

Walaupun pembekuan adalah cara yang baik untuk mengawetkan makanan, bahan makanan segar tetap lebih baik ketimbang makanan beku. Lagi pula, Anda tetap bisa membekukan makanan segar yang Anda dapatkan dengan menggunakan lemari pendingin yang ada di rumah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit