Liquid Diet, Ampuh Untuk Menurunkan Berat Badan. Tapi Apa Sehat?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan, pasti Anda akan mencoba berbagai macam jenis diet yang ada. Salah satu tren diet terbaru adalah liquid diet. Diet jenis ini diklaim dapat menurunkan berat badan dalam waktu yang cepat. Tetapi, apakah liquid diet benar efekti dan aman untuk diterapkan dalam jangka panjang?

Apa itu liquid diet?

Liqiud diet adalah metode diet yang diyakini dapat membuat berat badan Anda turun. Sama dengan namanya, prinsip diet ini adalah tidak mengonsumsi makanan apapun, kecuali mengonsumsi cairan. Ya, jika melakukan diet ini, maka kalori yang Anda dapatkan hanya dari minuman apapun.

Diet jenis ini dirasa sangat praktis, apalagi bagi orang-orang yang memiliki kesibukan yang tinggi. Selain itu, bagi beberapa orang yang telah mencobanya, diet ini katanya dapat membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh, semacam detoksifikasiBeberapa contoh makanan atau minuman yang dikonsumsi jika Anda menerapkan liquid diet:

  • Krim sup
  • Teh
  • Jus buah atau sayuran
  • Jelly
  • Milkshake
  • Puding
  • Es krim
  • Soda
  • Air mineral

Intinya, Anda harus menghindari makanan padat jika menerapkan diet jenis ini, dan menggantinya dengan makanan atau minuman yang cair. Target kalori yang masuk dalam sehari adalah 1350-1500 kalori. Bahkan untuk liquid diet yang ekstrim, kalori yang dikonsumsi bisa kurang dari 1000 kalori.

Apakah liquid diet ampuh menurunkan berat badan?

Karena hanya makanan yang berbentuk cair dan minuman saja, metode ini memang dapat menurunkan berat badan Anda secara drastis. Sebab kalori yang masuk ke dalam tubuh cukup rendah, sehingga ketika Anda kekurangan kalori tubuh akan langsung menggunakan cadangan lemak yang ada. Cadangan lemak akan dibakar untuk dijadikan energi dan hal ini yang membuat berat badan turun.

Tetapi, hati-hati dengan pilihan cairan yang akan Anda konsumsi. Salah-salah justru Anda akan mengalami kenaikan berat badan atau mengalami gangguan kesehatan lainnya. Jika Anda terlalu banyak mengonsumsi minuman manis, malah kandungan gula dari minuman tersebut akan membuat kadar gula darah Anda meningkat dan berat badan bertambah.

minuman manis bikin gemuk

Tapi, Apakah diet ini aman untuk dilakukan?

Sayangnya, diet semacam ini bisa dibilang diet yang ekstrim karena Anda mendapatkan kalori dan zat gizi dari cairan saja. Apalagi jika Anda tidak merencanakan diet ini dengan benar, maka risiko untuk mengalami kekurangan gizi sangat besar.

Tetapi mungkin Anda akan berpikir bahwa diet ini tetap aman jika memilih cairan yang sesuai dan bernutrisi tinggi. Tidak salah memang, cairan seperti jus dan susu bisa menggantikan sebagian nutrisi dari makanan padat. Namun tetap saja, Anda harus merencanakannya dengan baik dan pastikan bahwa setiap cairan yang Anda pilih sudah mengandung berbagai zat gizi yang diperlukan.

Jika tidak, maka Anda akan mengalami kekurangan gizi dan kondisi ini menimbulkan beberapa gejala seperti:

  • Pusing
  • Lemas
  • Rambut rontok
  • Konstipasi atau sembelit

Bagi Anda yang sedang hamil, menyusui, atau mengalami penyakit kronis tertentu, sebaiknya jangan menerapkan liquid diet.

Meski kurang aman, liquid diet ternyata boleh dilakukan untuk kondisi kesehatan tertentu

Diet cairan sebenarnya sangat cocok diterapkan pada orang yang mengalami gangguan mengunyah dan menelan. Dengan hanya mengonsumsi cairan, kalori yang dibutuhkan tetap didapatkan. Cairan seperti jus buah, yogurt, atau susu khusus pengganti makan bisa pengganti makanan padat yang sulit ditelan. Tetapi, tentu saja hal ini harus di bawah pengawasan tim medis atau Anda telah berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli gizi.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Aturan Diet untuk Wanita di Usia 40 Tahun ke Atas

Bagi wanita, mengonsumsi ikan salmon 2 kali dalam seminggu merupakan salah satu cara diet di usia 40 tahun ke atas untuk mengurangi risiko penyakit jantung.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Jenis Gangguan Kesehatan Akibat Terlalu Sering Bermain Smartphone

Tak hanya membuat kita lupa waktu, bermain smartphone terlalu lama juga bisa memicu berbagai jenis gangguan kesehatan. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Psikologi 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Fakta Seputar Gigi Gingsul yang Harus Anda Tahu

Banyak orang menilai gigi gingsul membuat senyuman pemiliknya bertambah manis. Berikut serba-serbi kesehatan gigi gingsul yang perlu Anda tahu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novita Joseph
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 25 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Tak Hanya Memutihkan Kulit, Ini 6 Manfaat Bengkoang Bagi Kesehatan

Siapa yang suka makan bengkoang? Nyatanya, kandungan dan manfaat bengkoang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Apa saja manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Kecantikan 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat garam untuk kesehatan

6 Manfaat Garam untuk Kesehatan yang Belum Anda Tahu

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 3 menit
krim muka dari dokter bikin ketagihan

Sederet Fungsi Vitamin B untuk Kecantikan

Ditulis oleh: Tiara Putri
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit
10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 7 menit
tidak cepat lapar

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit