Diet Soda, Apa Benar Bisa untuk Menurunkan Berat Badan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Minuman soda memang sudah menjadi salah satu minuman yang banyak dikonsumsi oleh banyak orang. Di berbagai restoran cepat saji, minuman soda menjadi minuman yang pas dinikmati bersama kentang goreng atau hamburger Anda. Namun, terlalu sering mengonsumsi minuman bersoda rupanya dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan meningkatkan risiko penyakit tertentu. Oleh karena itu, untuk mengatasi hal ini para produsen minuman soda mengeluarkan produk minuman soda yang rendah kalori yang dinamakan diet soda. Bahkan katanya diet soda ini bisa membantu menurunkan berat badan. Apa benar?

Diet soda membantu menurunkan berat badan, benarkah?

Diet soda merupakan minuman berkarbonasi yang mengandung kalori lebih rendah. Hal ini membuat minuman diet soda mungkin lebih baik dibandingkan minuman soda biasa. Kandungan kalorinya yang lebih rendah membuat banyak orang beranggapan bahwa minuman ini tidak menyebabkan kenaikan berat badan, seperti minuman soda biasa.

Bahkan, sebuah penelitian yang didanai oleh American Beverage Association membuktikan bahwa orang yang mengonsumsi diet soda dapat menurunkan berat badan lebih banyak (sebesar 6 kg) dibandingkan orang yang tidak mengonsumsinya (hanya 4 kg) dalam waktu 12 minggu. Peneliti menjelaskan bahwa orang yang minum soda lebih mampu mengatasi perubahan perilaku saat diet sebagai upaya untuk menurunkan berat badan.

Namun, penelitian ini banyak dibantah oleh penelitian lain yang mengatakan bahwa diet soda justru dapat meningkatkan berat badan dan meningkatkan risiko penyakit tertentu.

Penelitian lain membuktikan sebaliknya

Walaupun diet soda mengandung kalori yang lebih rendah, namun diet soda tetap mengandung pemanis buatan. Nah, pemanis buatan inilah yang dapat menyebabkan Anda mengalami kenaikan berat badan.

Banyak penelitian yang menghubungkan pemanis buatan dengan peningkatan nafsu makan. Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan oleh Purdue University. Penelitian ini membuktikan bahwa pemanis buatan dapat mengganggu kemampuan alami tubuh dalam menilai dan mengatur kalori dari makanan.

Pemanis buatan dalam diet soda dapat membuat tubuh bingung. Tubuh menjadi kurang mampu dalam mengenali energi yang ada dalam cairan manis yang masuk ke tubuh Anda. Sehingga, saat tubuh merasa belum cukup menerima kalori (padahal sudah banyak menerima cukup gula), maka tubuh akan meningkatkan nafsu makan Anda. Hal ini kemudian dapat menyebabkan Anda mengalami kenaikan berat badan.

Penelitian lain yang diikuti lebih dari 5000 orang dewasa selama 7-8 tahun juga membuktikan bahwa soda dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Semakin banyak diet soda yang dikonsumsi, maka semakin banyak pertambahan berat badan yang dicapai oleh partisipan dalam penelitian tersebut.

Efek sering minum soda, selain kenaikan berat badan

Tak hanya dihubungkan dengan kenaikan berat badan, soda juga banyak dihubungkan dengan berbagai penyakit, seperti penyakit jantung dan diabetes. Penelitian yang dilakukan oleh University of Minnesota membuktikan bahwa minum satu kaleng diet soda per hari dapat dihubungkan dengan peningkatan risiko sindrom metabolik sebesar 36%.

Sindrom metabolik menggambarkan sekelompok kondisi, yaitu tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, kolesterol tinggi, dan lingkar pinggang besar. Hal ini kemudian dapat menyebabkan peningkatan risiko penyakit jantung dan diabetes.

Selain itu, soda juga dihubungkan dengan peningkatan risiko osteoporosis, masalah pada gigi (seperti gigi berlubang), memicu sakit kepala, bahkan juga dihubungkan dengan risiko depresi.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Rasanya Memang Lezat, Tapi Apakah Selai Cokelat Kacang Sehat?

Banyak orang suka makan roti dengan olesan selai kacang cokelat saat sarapan. Namun, apa dampaknya untuk kesehatan? Apakah menyehatkan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Fakta Gizi, Nutrisi 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Daftar Makanan untuk Atasi Kekurangan Sel Darah Putih

Leukosit yang rendah bisa membuat Anda rentan kena infeksi. Makanan penambah sel darah putih bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan leukosit Anda.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Sel Darah Putih 16 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Manfaat Penting Vitamin B6 (Piridoksin), Plus Sumber Makanan Terbaiknya

Vitamin B6 (piridoksin) berguna untuk tubuh. Kenali manfaat vitamin B6 dan sumber makanan terbaiknya dalam artikel berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Fakta Gizi, Nutrisi 11 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

4 Cara Mengurangi Minuman Manis untuk Tubuh yang Lebih Sehat

Mengubah pola makan ataupun kebiasaan mengonsumsi minuman manis bukanlah hal yang mudah. Berikut adalah cara mengurangi minuman manis yang bisa Anda coba.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Tips Makan Sehat, Nutrisi 9 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit


Direkomendasikan untuk Anda

resep membuat bakwan

Ragam Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
dampak buruk minum bubble tea

Masalah Kesehatan yang Mungkin Muncul Akibat Doyan Minum Bubble Tea

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
mie instan atau nasi

Mie Instan atau Nasi: Mana yang Bikin Lebih Cepat Gemuk?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 20 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
makanan mengandung sumber biotin

5 Sumber Makanan Sehari-hari yang Mengandung Biotin

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit