Tidak nafsu makan adalah masalah yang menjengkelkan bagi orang-orang yang kekurangan berat badan, atau terus-menerus kehilangan berat badan yang tidak diinginkan. Anda paham benar betapa pentingnya makan berbagai macam makanan untuk menjaga kesehatan Anda, entah itu untuk mendapatkan kembali berat badan ideal Anda atau setidaknya menjaga agar berat badan Anda saat ini tidak makin turun.

Kurangnya nafsu makan bisa menjadi efek samping dari obat yang Anda gunakan, karena Anda sedang tertekan atau dilanda stres, atau Anda baru saja pulih dari sakit. Malas makan juga bisa datang dari makanan yang memang tidak enak. Atau, pada kasus kebanyakan, malas memasak atau mencari makanan untuk disantap. Tak peduli apa alasannya, jika Anda kekurangan berat badan, meningkatkan nafsu makan pada akhirnya akan berimbas pada kesehatan yang lebih baik.

Bagaimana cara meningkatkan nafsu makan jika Anda malas makan?

Anda bisa saja memaksa diri sendiri untuk makan, tapi ini hanya akan menambah stres. Jadi, simak terus artikel ini untuk cari tahu cara-cara mudah dan menyenangkan untuk meningkatkan nafsu makan Anda. Catatan: saran ini juga baik untuk diterapkan pengasuh manula untuk membiasakan mereka makan sedikit lebih banyak.

1. Jadikan waktu makan sebagai waktu berkumpul bersama

Makan sendirian, atau makan di meja kerja, mungkin membuat Anda kesepian. Menguras tenaga untuk meracik sepiring makanan untuk diri Anda sendiri kok rasanya… sedikit menyedihkan, ya?

Lawan perasaan ini dengan ajak teman kantor makan siang di luar — atau terima ajakan teman semeja untuk makan siang bersama untuk kali ini? — atau undang keluarga dan teman dekat Anda makan malam bersama di rumah Anda akhir minggu ini, dan bereksperimenlah dengan resep-resep baru. Sempatkan makan bersama keluarga Anda jika memungkinkan, atau bergabunglah dengan grup arisan di komunitas Anda untuk memberikan kesan waktu makan sebagai momen yang selalu Anda nantikan.

2. Makan lebih sering dalam porsi kecil

Sepiring besar nasi beserta lauk pauk mungkin terasa sulit untuk Anda habiskan dalam satu kali makan, tapi gagasan “ngemil” mungkin terlalu menggoda untuk ditinggalkan begitu saja. Jadi, daripada memaksakan diri untuk tiga kali makan besar dalam satu hari, camil 6-7 porsi makanan ringan sepanjang hari sebagai gantinya. Makanan dalam porsi yang lebih kecil juga lebih mudah untuk dipersiapkan.

“Hindari kalori kosong, seperti kue basah, keripik, gula, dan soda,” kata Kathleen Zelman, RD, direktur nutrisi di WebMD. “Seiring bertambahnya usia, Anda membutuhkan lebih sedikit kalori, namun kebutuhan gizi Anda akan lebih tinggi. Jadi semakin Anda malas makan, harus semakin padat gizi makanan Anda nantinya.” Pilih makanan berkalori tinggi dan padat nutrisi, seperti selai kacang alami, buah-buahan kering, kacang-kacangan, smoothie buatan sendiri dari buah segar, yoghurt dan susu, keju, alpukat, dan legume. Tambahkan saus favorit, dressing, keju parut atau lelehan keju, mentega, atau kuah untuk topping mashed potato, nasi atau pasta, untuk meningkatkan asupan kalori Anda.

Kalori yang Anda konsumsi melalui ngemil dengan cara ini akan bertambah, tapi tidak akan diikuti oleh perasaan perut “begah” dan mengantuk yang selalu hadir setiap kali selesai makan besar.

3. Pastikan stok makanan favorit Anda selalu siap sedia

Anda akan lebih mudah untuk makan lebih banyak jika dihadapkan oleh makanan yang benar-benar Anda nikmati, jadi pastikan Anda menyimpan stok camilan favorit Anda dalam jangkauan.

Isi kulkas dan dapur Anda dengan bahan-bahan makanan kesukaan Anda sehingga Anda selalu memiliki makanan yang siap sedia. Jika Anda tidak merasa ingin repot-repot bepergian ke swalayan atau pasar, minta bantuan anggota keluarga, pengasuh/asisten rumah tangga, atau temang untuk membelikan beberapa makanan favorit Anda. Jasa pengiriman lokal atau online dapat memudahkan Anda untuk berbelanja bahan makanan dan mendapatkannya bahkan di hari yang sama. Ketika Anda memasak, buat dalam porsi besar untuk dibagi beberapa hari berikutnya, atau adakan tukar-menukar bekal makan siang dengan teman kantor.

Menyimpan resep-resep masakan mudah favorit Anda dalam sebuah jurnal juga dapat membantu Anda di saat-saat genting Anda butuh ide untuk memasak.

4. Buat makanan lebih menarik

Jika Anda tidak lapar karena makanan terlihat atau terasa hambar, cobalah untuk menemukan cara untuk membuatnya lebih menggoyang lidah. Kita makan dengan mata, jadi tata piring Anda semenggugah mungkin dengan variasi makanan dan nuansa warna-warni. Cobalah gabungkan makanan dengan dua-tiga warna berbeda, seperti potongan brokoli atau paprika merah di atas pasta, atau hanya dengan menempatkan beberapa tangkai peterseli di piring Anda. Mengonsumsi makanan dari berbagai warna juga menjamin bahwa Anda mendapatkan semua nutrisi yang Anda butuhkan.

Jika Anda mengalami kesulitan mengunyah atau menelan makanan, mungkin akan membantu untuk mengubah fisik makanan Anda. Anda dapat memotong atau cincang daging dan sayuran mentah menjadi potongan-potongan kecil agar Anda lebih mudah mengunyahnya. Tambahkan cairan (kaldu atau produk susu) dan haluskan makanan Anda, sehingga lebih mudah untuk ditelan, atau makan makanan lunak seperti sup, yogurt, dan buah berdaging lunak. Indera penciuman juga berperan dalam nafsu makan. Meskipun bagi sebagian orang, makanan dingin lebih selera, dalam beberapa kasus, memanaskan makanan akan membuatnya lebih harum, dan mungkin membuat Anda merasa lapar. Semua ini lebih kepada selera masing-masing individu, sehingga Anda perlu memutuskan apa yang paling menggugah selera untuk Anda.

Karena indra penciuman kita dan rasa sering menurun dengan bertambahnya usia, Anda juga dapat merasakan makanan tidak merasakan sebaik dulu. Perkuat rasa makanan dengan menambahkan rempah atau bumbu untuk memperkaya rasa alami dari makanan Anda. Mungkin setetes-dua tetes sambal, Tabasco, atau Sriracha. Penguat rasa lainnya seperti cuka, jus lemon, dan mustard juga dapat menambahkan dimensi rasa. Jangan menambahkan garam — kebanyakan orang sudah memiliki terlalu banyak natrium dalam diet mereka. jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, Anda harus berbicara dengan dokter Anda tentang konsumsi garam atau memilih pengganti garam.

Menambahkan variasi menu makan Anda dapat membantu membuat makanan lebih menarik juga. Sering-sering bereksperimen dengan resep baru atau jenis makanan baru adalah cara yang baik untuk mendorong nafsu makan Anda.

5. Minum air di antara waktu makan, bukan selama makan

Minum air tepat sebelum dan selama makan mungkin mengurangi jumlah makanan yang Anda akan makan karena terganggu oleh tambahan volume cairan. Tidak apa untuk menikmati minuman dengan makanan Anda, tetapi minum hanya beberapa teguk sehingga Anda dapat fokus pada makanan. Kemudian, minum air atau isap es batu di antara waktu makan. Anda juga bisa membuat sendiri smoothie buah lezat Anda (Tambahkan lebih banyak kalori untuk smoothies Anda dengan sesendok selai kacang atau bubuk protein).

6. Berolahraga

Membakar kalori melalui olahraga mungkin tampak justru berlawanan dengan logika. Bagaimana bisa berolahraga justru meningkatkan nafsu makan, bukannya hanya akan membuat Anda lelah dan tidak bersemangat?

Sebenarnya, latihan fisik membantu merangsang nafsu makan. Aktivitas fisik merilis senyawa kimia dalam otak yang dapat meningkatkan mood Anda dan merangsang nafsu makan Anda. Dapatkan setidaknya 30 menit latihan kardiovaskular setiap hari, dan termasuk latihan kekuatan yang menargetkan semua kelompok otot utama Anda dua kali seminggu. Bahkan jika Anda hanya berjalan 10 menit pada satu waktu, dua atau tiga kali per hari, aktivitas fisik ringan ini dapat meningkatkan keinginan Anda untuk makan lebih banyak.

BACA JUGA:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca